Tim Tekab Polsek Medan Area Tembak Kedua Kaki Pelaku Pencurian
Oleh : Radar Medan | 27 Jun 2020, 19:15:04 WIB | 👁 1405 Lihat Hukum dan Kriminal
RADARMEDAN.COM - Tim Tekab Polsek Medan Area menangkap pelaku pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korbannya mengalami luka parah. Pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena melakukan perlawanan saat hendak ditangkap.
Adapun pelaku berinisial RW alias M (30) warga Jalan Ismaliyah, Kecamatan Medan Area. Sedangkan korban bernama Hasim (82) warga Jalan Sabarudin, Kelurahan Sei Rengas, dan Lukman (82) warga Kelurahan Gluhur Darat I, Medan Timur.
"Pelaku melakukan pencurian di rumah korban Hasim pada Jumat (26/6) dini hari," kata Kapolsek Medan Area, Kompol Faidir Chaniago, Sabtu (27/6).
Kasus ini terungkap saat personil Polsek Medan Area menerima informasi adanya pencurian dengan kekerasan di rumah korban. Berdasarkan informasi itu, personel Reskrim Polsek Medan Area langsung menuju lokasi.
"Di sana petugas sudah menemukan kedua korban mengalami luka bacok di bagian kepala. Keduanya dibawa ke RS Methodist untuk dilakukan pertolongan pertama. Saat ini kedua korban belum bisa diambil keterangan karena masih dalam keadaan tidak sadarkan diri," tuturnya.
Dalam penangkapan, polisi melakukan penyelidikan kasus dengan memeriksa sejumlah CCTV yang ada di lokasi. Dari rekaman terungkap identitas pelaku. Polisi langsung melakukan penyidikan mencari keberadaan tersangka.
"Tim menerima informasi pelaku sedang berada di Jalan Gandhi, kemudian tim langsung melakukan penangkapan," ungkap Faidir.
Dari pantauan RADARMEDAN.COM hasil interogasinya, pelaku mengakui perbuatannya. Dia awalnya masuk ke dalam rumah korban melalui atap, dan kepergok oleh korban atas nama Lukman. Pelaku langsung membacok korban di bagian kepala sebanyak 2 kali.
Kemudian pelaku lari menuju pintu depan rumah korban, dan kepergok dengan korban Hasim. Hasim berusaha menghalangi pelaku untuk keluar dari rumah. Karena panik pelaku juga mambacok kepala korban sebanyak 2 kali dan pelaku langsung melarikan diri.
"Pelaku kemudian menjual 3 handpone hasil curian kepada penadah bernama Zulkifli seharga Rp 900 ribu. Namun baru diterima Rp 50 ribu, dan uang itu digunakan untuk membeli sabu," jelas Faidir.
Pada saat hendak mencari barang bukti lainnya, pelaku berusaha melawan petugas. Meski sudah diberi tembakan peringatan, tidak diindahkan hingga akhirnya petugas menembak kedua kakinya.
"Pelaku dan para penadah sudah berada di Polsek Medan Area untuk diperiksa lebih lanjut," ungkap Faidir.(Rahmad/PR ).
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .