Ini Ciri-ciri Virus Corona, Dirasakan Penderita COVID-19 Hari ke Hari

Oleh : Radar Medan | 21 Mar 2020, 10:31:08 WIB | 👁 31827 Lihat
Kesehatan
Ini Ciri-ciri Virus Corona, Dirasakan Penderita COVID-19 Hari ke Hari

RADARMEDAN.COM - Penyebaran virus corona COVID-19 telah mengkhawatirkan banyak negara. WHO sendiri telah menetapkan COVID-19 sebagai pandemik global karena banyaknya orang yang telah terpapar virus tersebut.

Beberapa negara seperti Spanyol, Italia bahkan Malaysia memberlakukan lockdown untuk membatasi pergerakan warganya. Di Indonesia meski tidak diberlakukan lockdown, Presiden Jokowi memerintahkan untuk adanya social distancing atau menjaga jarak untuk menekan penyebaran COVID-19.

Pemerintah daerah membuka beberapa rumah sakit untuk warga melakukan cek identifikasi virus corona gratis. Lalu seperti apa gejala atau ciri-ciri awal sesorang terpapar virus corona? inilah hal-hal yang dirasakan oleh seseorang yang terinfeksi COVID-19 dari hari ke hari. 

1. Diawali dengan demam dan batuk kering

Sebagian besar kasus terpapar virus corona tau COVID-19 baru hanya mengalami gejala ringan, hanya sekitar 20 persen pasien yang levelnya menjadi parah atau menjadi sakit kritis. Gejala awal atau ciri-ciri virus corona menjangkiti seseorang biasanya dimulai dengan demam.

Sebuah studi terhadap hampir 140 pasien di Rumah Sakit Zhongnan, Universitas Wuhan mengidentifikasi pola khas gejala orang yang terpapar COVID-19 yakni sekitar 99% pasien mengalami suhu tinggi, sementara lebih dari setengahnya mengalami kelelahan dan batuk kering. Sekitar sepertiga juga mengalami nyeri otot dan kesulitan bernapas.

2. Ciri-ciri virus corona dan gejala yang dirasakan orang yang terpapar COVID-19 dari hari ke hari

Penelitian dari Pusat Pengendalian Penyakit China menunjukkan bahwa sekitar 80 persen orang yang terpapar hanya mengalami kasus virus corona ringan. Sekitar 15 persen pasien menderita kasus yang parah, dan 5 persen menjadi sakit kritis.

Begini cara gejala dan yang dirasakan oleh orang yang terjangkit virus corona dari hari ke hari mengutip dari bussines insider

  • Hari 1: Pasien mengalami demam atau suhu tinggi. Mereka juga mungkin mengalami kelelahan, nyeri otot, dan batuk kering. Sebagian kecil mungkin mengalami diare atau mual satu atau dua hari sebelumnya.
  • Hari 5: Pasien mungkin mengalami kesulitan bernafas terutama jika mereka orang yang sudah lanjut usia atau memiliki penyakit yang yang sebelumnya telah kronis
  • Hari 7: Ini adalah waktu rata-rata, sebelum pasien dirawat di rumah sakit. Menurut penelitian Universitas Wuhan di hari ketujuh inilah gejala mulai semakin parah, pasien biasanya perlu dirawat di hari ketujuh.
  • Hari 8: Pada titik ini, pasien dengan kasus yang parah memperlihatkan sindrom gangguan pernapasan akut, yang terjadi yakni paru-parunya dipenuhi cairan dan kesulitan bernafas sehingga menyebabkan gagal nafas dan berakibat sangat fatal
  • Hari 10: Jika pasien menunjukkan gejala yang terus memburuk, ini adalah waktu dalam perkembangan penyakit ketika pasien tersebut kemungkinan besar akan dirawat di ICU. Pasien-pasien ini mungkin mengalami sakit perut dan kehilangan nafsu makan untuk para pasien dengan kasus yang lebih ringan. Hanya sebagian kecil yang mati: Tingkat kematian saat ini berkisar sekitar 2 persen.
  • Hari 17: Rata-rata, orang yang sembuh dari virus dikeluarkan dari rumah sakit setelah menjalani perawatan selama 2,5 minggu.

BACA JUGA : Ini Kisah Pengantin Gelar Resepsi Pernikahan, 37 Tamu Berujung Kena Corona

3. Gejalanya tak langsung terlihat meski telah terinfeksi

Menurut ahli epidemologi dari Amerika Serikat, gejala-gejala pertama orang yang terinfeksi virus corona tidak langsung terlihat setelah virus tersebut masuk ke dalam tubuh.

Lauren Ancel Meyers, ahli epidemiologi di University of Texas di Austin, mengatakan orang yang telah terpapar COVID-19 ada juga yang tidak menunjukkan gejala selama lima hari atau lebih. Begitu gejala muncul, mirip dengan penderita pneumonia.

Sementara itu Paras Lakhani, seorang ahli radiologi di Thomas Jefferson University, mengatakan ada perbedaan antara COVID-19 dengan pneumonia, COVID-19 semakin parah dari waktu ke waktu sementara pneumonia tidak .

"Pneumonia biasanya tidak berkembang pesat," kata Lakhani. "Biasanya, sebagian besar rumah sakit akan mengobati dengan antibiotik dan pasien akan stabil dan kemudian mulai membaik." tambahnya.

Namun pasien Coronavirus dapat menjadi lebih buruk bahkan setelah mereka menerima perawatan seperti cairan atau steroid. Satu studi kasus menemukan bahwa tiga hari setelah seorang wanita berusia 33 tahun mulai menerima perawatan di sebuah rumah sakit di Lanzhou, gejalanya lebih terlihat daripada ketika dia tiba untuk dirawat.

4. Transmisi atau cara penularan virus corona

Penyebab wabah yang sedang terjadi ini tentu saja virus corona. Namun bagaimana virus tersebut bisa menjangkit manusia? Seperti yang terjadi pada SARS dan MERS, infeksi ini tergolong penyakit zoonosis, atau yang bisa menular dari hewan ke manusia. 

Diduga virus corona dibawa oleh kelelawar dan hewan liar lain yang dijual di pasar ikan Wuhan, Tiongkok. Virus tersebut masuk ke tubuh manusia melalui kontak dan makanan. Orang yang terinfeksi kemudian akan menularkan virus tersebut ke orang lain melalui lima cara menurut A Handbook of 2019-nCoV Pneumonia Control and Prevention, yaitu:

  1. Transmisi dari cairan tubuh yang keluar saat berbicara, batuk, dan bersin;
  2. Transmisi melalui udara;
  3. Transmisi melalui darah dengan kulit atau selaput lendir yang terbuka (mata, lidah, luka, dan lainnya);
  4. Transmisi dari hewan;
  5. Berdekatan dengan pasien yang terinfeksi.

5. Kelompok yang rentan terinfeksi virus flu dari Wuhan

Semua orang tanpa kecuali berpotensi untuk terserang virus corona. Namun ada beberapa golongan yang ternyata lebih rentan daripada lainnya. Siapa sajakah itu? Berikut di antaranya:

  • Orang lanjut usia, terutama yang punya riwayat penyakit kronis;
    Wanita hamil;
  • Orang dengan disfungsi hati dan ginjal.
  • Sementara itu, anak-anak merupakan golongan orang yang paling kecil kemungkinannya untuk terserang virus ini. 

6. Komplikasi yang diakibatkan virus corona

Seperti yang kita tahu, virus corona bisa menyebabkan penyakit pernapasan yang akut. Apa sajakah penyakit yang dimaksud? Berikut ini di antaranya:

  • Bronkitis akut;
  • Pneumonia;
  • Infeksi pada organ lainnya;
  • Gagal ginjal;
  • Acute cardiac injury atau cedera akut pada jantung;
  • Acute respiratory distress syndrome (ARDS) atau inflamasi besar pada paru-paru;
    Dan yang terparah adalah kematian.

7. Pengobatan COVID-19

Hingga saat ini para ilmuwan masih mengembangkan vaksin untuk menangkal dan mengobati infeksi virus corona. Maka dari itu, pengobatan yang paling memungkinkan untuk saat ini adalah dengan meredakan gejala yang muncul. Di antaranya adalah:

  • Memberikan obat pereda demam dan nyeri untuk pasien;
  • Pasien diharapkan istirahat dengan cukup dan diisolasi dari orang lain agar virus tidak menyebar;
  • Pasien harus memperbanyak minum air agar demam turun dan tidak dehidrasi;
  • Pasien dianjurkan untuk mandi air hangat dan tidur di ruangan lembap agar batuk dan sakit tenggorokan tidak semakin parah.

8. Pencegahan virus corona

Walaupun banyak cara dilakukan berbagai negara sebagai upaya mengobati pasien virus corona, namun belum ada cara pengobatan yang dipatenkan untuk mengatasi virus corona. Karena saat ini pengobatan virus corona belum tersedia, maka dari itu penting untuk melakukan upaya pencegahan mulai sekarang. Apa saja yang bisa kita lakukan?

  • Jangan bepergian ke negara lain yang terinfeksi virus, terutama Tiongkok yang merupakan pusat wabah;
  • Gunakan masker berjenis N95 yang bisa menangkal virus saat keluar rumah;
  • Pastikan untuk selalu mencuci tangan dengan air dan sabun secara menyeluruh;
  • Jangan makan hewan liar, terutama yang menjadi terduga penyebaran virus corona;
  • Hindari kontak dengan hewan liar. Jika terpaksa, pastikan cuci tangan hingga bersih setelahnya;
  • Masaklah semua daging hingga benar-benar matang sebelum dikonsumsi;
  • Tutup mulut dan hidung saat bersin. Bisa menggunakan kain, tisu, atau siku bagian dalam agar virus tidak menyebar;
  • Hindari kontak dengan orang yang sedang sakit dan suspect virus corona;
  • Jangan menyentuh mata, mulut, hidung, dan selaput lendir terbuka sebelum cuci tangan;
  • Terus menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Sementara itu, orang yang terserang virus corona pun harus melakukan beberapa upaya untuk mencegah virus semakin menyebar. Berikut ini di antaranya:

  • Jangan keluar rumah;
  • Harus mendapatkan penanganan langsung dari tenaga medis;
  • Jika rawat jalan, tinggallah terpisah dengan orang lain dan gunakan peralatan yang berbeda dengan orang lain;
  • Hindari kontak dengan orang lain dalam bentuk apa pun;
  • Pakai masker dan sarung tangan yang disarankan untuk mencegah penularan;
  • Selalu buang tisu setelah digunakan.

Itulah ciri-ciri virus corona telah menjangkiti sesorang dan gejala COVID-19 yang dirasakan oleh pasien dari hari ke hari. Yuk mulai hidup sehat dan seminimal mungkin melakukan kontak dengan orang lain apalagi di keramaian. Semoga penyebaran virus corona di Indonesia bisa disetop dan tidk semakin parah   (idntimes)/PE


TAG : virus-corona,nasional,kesehatan,komunitas


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

752108e4-2a06-40be-a9b1-81ed2637bb12.jpg

Peringatan Sumpah Pemuda Bobby Nasution Terima Jaket Kehormatan Bara JP

🔖 POLITIK 👤Radar Medan 🕔10:50:19, 29 Okt 2020

RADARMEDAN.COM -  Kelompok masyarakat yang menamakan diri Barisan Relawan Jalan Perubahan - Bara JP mendeklarasikan diri mendukung Paslon nomor 2 Bobby Aulia menuju Medan Satu. Deklarasi dilaksanakan di Zona Coffe Jalan Karya Wisata Medan Johor bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2020. Turut hadir dalam deklarasi tersebut, . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20201028-WA0007_compress77.jpg

28 Rumah Porak Poranda Dihantam Puting Beliung di Labuhanbatu

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔16:09:27, 28 Okt 2020

RADARMEDAN.COM, LABUHANBATU - Sebanyak 28 rumah milik karyawan PT Hari Sawit Jaya (HSJ) yang tersebar di dua dusun, yakni Dusun KNC Desa Sidomulyo dan Dusun STU Desa Sei Tarolat, Kecamatan Bilah Hilir Kabupaten Labuhanbatu, porak poranda dihantam angin puting beliung, Selasa (27/10/2020) sekira pukul 15.30 WIB. Menurut keterangan Kepala Desa . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20201028-WA0001_compress44.jpg

APK Dirusak OTK, Tim Pemenangan Paslon Melapor ke Bawaslu

🔖 POLITIK 👤Radar Medan 🕔09:08:47, 28 Okt 2020

RADARMEDAN.COM, ASAHAN - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Asahan, menerima laporan pengerusakan Alat Peraga Kampanye (APK) milik salah satu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Asahan di Kecamatan Aek Songsongan, Kabupaten Asahan pada tanggal 24 Oktober kemarin. Hal ini dikatakan oleh Anggota Komisioner Bawaslu Asahan, Ramadhan . . .

Berita Selengkapnya
IMG_20201028_093603_compress44.jpg

Video Oknum Pejabat Humbahas Banyak Beredar di Medsos, Diduga Terima Suap Pelicin Proyek

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔09:38:10, 28 Okt 2020

RADARMEDAN.COM, HUMBAHAS - Video salah satu oknum pejabat dilingkungan Pemda Humbang Hasundutan banyak beredar di media sosial (Medsos). Biasanya video banyak beredar dalam satu dinas alah program dan capaian kinerja namun kali ini berbeda dengan yang lain. Dimana dalam video yang berdurasi 9 lewat 11 detik tersebut terjadi perbincangan dan . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20201026-WA0004_compress57.jpg

Warga Temukan Mayat Mr X di Lau Mandin Kabupaten Karo

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔14:29:01, 26 Okt 2020

RADARMEDAN.COM, KARO -- Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan warga di sekitar jembatan aliran Sungai (Lau Mandin) Desa Pertumbuken, Kecamatan Tiga Binanga, Kabupaten Karo, Minggu (25/10/2020) sore. Kasubbag Humas Polres Tanah Karo, Iptu Syaril Lubis dalam siaran persnya kepada awak media, Senin (26/10) menyatakan, kasus temuan Mr X . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20201025-WA0059_compress6.jpg

Bara JP Kota Medan Beserta Sayap Konsolidasi Menangkan Bobby - Aulia

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔11:16:19, 26 Okt 2020

RADARMEDAN.COM - Kelompok Barisan Relawan Jalan Perubahan Kota Medan (Bara JP) mengadakan pertemuan guna persiapan konsolidasi pemenangan Bobby-Aulia di Cafe Ule Kareng Medan (25/10) malam.  Pertemuan tersebut dalam rangka persiapan konsolodasi sekaligus deklarasi dukungan terhadap paslon Bobby-Aulia menuju Medan 1 pada 28 Oktober . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20201018-WA0006_compress93.jpg

Kreativitas Mahasiswa Asal Pakpak Bharat, Olah Sampah Proyek Jadi Omzet Jutaan Rupiah

🔖 EKONOMI 👤Radar Medan 🕔13:33:31, 18 Okt 2020

RADARMEDAN.COM, PAKPAK BHARAT - Sejak pandemi COVID-19 enam bulan lalu, proses belajar mengajar beralih ke daring. Namun hal itu tak berarti membuat para mahasiswa tidak bisa mengembangkan kreativitas Jawari Hasugian, salah satu mahasiswa asal Singgabur kabupaten Pakpak Bharat yang sedang menjalani semester 3 fakultas hukum di salah satu . . .

Berita Selengkapnya
inCollage_20201017_212113729_compress11.jpg

Sat Narkoba Polres Karo Temukan Perladangan Ganja di Dokan, Cabuti 258 Batang Barangbukti

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔21:25:28, 17 Okt 2020

  RADARMEDAN.COM, KARO - Satres Narkoba Polres Tanah Karo menemukan ladang ganja di Perladangan Juma Rabin Desa Dokan Kecamatan Merek Kabupaten Karo, dengan jumlah pohon sebanyak 258 batang, dengan rincian lokasi pertama 74 batang dan kedua 184 batang, Sabtu (17/10/2020). Adapun kronologis penemuan ladang ganja itu sesuai data dari . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20201017-WA0010.jpg

Walau Hidup Susah, Anak Petani Ini Bisa Raih Gelar Amd R Mik

🔖 PENDIDIKAN 👤Radar Medan 🕔18:29:20, 17 Okt 2020

RADARMEDAN.COM, PAKPAK BHARAT - Seorang anak petani yang tidak memiliki uang pemasukan pasti setiap bulannya membuat Sriani Berutu ini dengan gigih melanjutkan studinya.  Sriani Berutu putri asal Pakpak Bharat ini bercerita kepada RADARMEDAN.COM, jika tidak menyangka bisa lulus dan mendapat gelar Amd R. Mik. Pasalnya kehidupan keluarganya . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20201017-WA0001_compress59.jpg

Proyek Jalan Salak-Kuta Liang Rp4,1 M Dibatalkan, DPRD Nilai Dinas PUPR Abaikan Kepentingan Rakyat

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔14:53:25, 17 Okt 2020

RADARMEDAN.COM, PAKPAK BHARAT - Debat anggota DPRD Pakpak Bharat, Selloh Cibro dengan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Agusman Padang, Jumat 17 Oktober 2020 berjalan alot.  Selloh beberapa kali melontarkan kata-kata 'pedas' kepada Pokja pengadaan barang dan jasa, Agusman Padang soal tidak dilaksanakannya . . .

Berita Selengkapnya

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Siapa Calon Wali Kota Medan Pilihan Anda?
  Akhyar Nasution
  Bobby Afif Nasution

Video Terbaru

Lihat Semua Video