Ini Ciri-ciri Virus Corona, Dirasakan Penderita COVID-19 Hari ke Hari

Oleh : Radar Medan | 21 Mar 2020, 10:31:08 WIB | 👁 17497 Lihat
Kesehatan
Ini Ciri-ciri Virus Corona, Dirasakan Penderita COVID-19 Hari ke Hari

RADARMEDAN.COM - Penyebaran virus corona COVID-19 telah mengkhawatirkan banyak negara. WHO sendiri telah menetapkan COVID-19 sebagai pandemik global karena banyaknya orang yang telah terpapar virus tersebut.

Beberapa negara seperti Spanyol, Italia bahkan Malaysia memberlakukan lockdown untuk membatasi pergerakan warganya. Di Indonesia meski tidak diberlakukan lockdown, Presiden Jokowi memerintahkan untuk adanya social distancing atau menjaga jarak untuk menekan penyebaran COVID-19.

Pemerintah daerah membuka beberapa rumah sakit untuk warga melakukan cek identifikasi virus corona gratis. Lalu seperti apa gejala atau ciri-ciri awal sesorang terpapar virus corona? inilah hal-hal yang dirasakan oleh seseorang yang terinfeksi COVID-19 dari hari ke hari. 

1. Diawali dengan demam dan batuk kering

Sebagian besar kasus terpapar virus corona tau COVID-19 baru hanya mengalami gejala ringan, hanya sekitar 20 persen pasien yang levelnya menjadi parah atau menjadi sakit kritis. Gejala awal atau ciri-ciri virus corona menjangkiti seseorang biasanya dimulai dengan demam.

Sebuah studi terhadap hampir 140 pasien di Rumah Sakit Zhongnan, Universitas Wuhan mengidentifikasi pola khas gejala orang yang terpapar COVID-19 yakni sekitar 99% pasien mengalami suhu tinggi, sementara lebih dari setengahnya mengalami kelelahan dan batuk kering. Sekitar sepertiga juga mengalami nyeri otot dan kesulitan bernapas.

2. Ciri-ciri virus corona dan gejala yang dirasakan orang yang terpapar COVID-19 dari hari ke hari

Penelitian dari Pusat Pengendalian Penyakit China menunjukkan bahwa sekitar 80 persen orang yang terpapar hanya mengalami kasus virus corona ringan. Sekitar 15 persen pasien menderita kasus yang parah, dan 5 persen menjadi sakit kritis.

Begini cara gejala dan yang dirasakan oleh orang yang terjangkit virus corona dari hari ke hari mengutip dari bussines insider

  • Hari 1: Pasien mengalami demam atau suhu tinggi. Mereka juga mungkin mengalami kelelahan, nyeri otot, dan batuk kering. Sebagian kecil mungkin mengalami diare atau mual satu atau dua hari sebelumnya.
  • Hari 5: Pasien mungkin mengalami kesulitan bernafas terutama jika mereka orang yang sudah lanjut usia atau memiliki penyakit yang yang sebelumnya telah kronis
  • Hari 7: Ini adalah waktu rata-rata, sebelum pasien dirawat di rumah sakit. Menurut penelitian Universitas Wuhan di hari ketujuh inilah gejala mulai semakin parah, pasien biasanya perlu dirawat di hari ketujuh.
  • Hari 8: Pada titik ini, pasien dengan kasus yang parah memperlihatkan sindrom gangguan pernapasan akut, yang terjadi yakni paru-parunya dipenuhi cairan dan kesulitan bernafas sehingga menyebabkan gagal nafas dan berakibat sangat fatal
  • Hari 10: Jika pasien menunjukkan gejala yang terus memburuk, ini adalah waktu dalam perkembangan penyakit ketika pasien tersebut kemungkinan besar akan dirawat di ICU. Pasien-pasien ini mungkin mengalami sakit perut dan kehilangan nafsu makan untuk para pasien dengan kasus yang lebih ringan. Hanya sebagian kecil yang mati: Tingkat kematian saat ini berkisar sekitar 2 persen.
  • Hari 17: Rata-rata, orang yang sembuh dari virus dikeluarkan dari rumah sakit setelah menjalani perawatan selama 2,5 minggu.

BACA JUGA : Ini Kisah Pengantin Gelar Resepsi Pernikahan, 37 Tamu Berujung Kena Corona

3. Gejalanya tak langsung terlihat meski telah terinfeksi

Menurut ahli epidemologi dari Amerika Serikat, gejala-gejala pertama orang yang terinfeksi virus corona tidak langsung terlihat setelah virus tersebut masuk ke dalam tubuh.

Lauren Ancel Meyers, ahli epidemiologi di University of Texas di Austin, mengatakan orang yang telah terpapar COVID-19 ada juga yang tidak menunjukkan gejala selama lima hari atau lebih. Begitu gejala muncul, mirip dengan penderita pneumonia.

Sementara itu Paras Lakhani, seorang ahli radiologi di Thomas Jefferson University, mengatakan ada perbedaan antara COVID-19 dengan pneumonia, COVID-19 semakin parah dari waktu ke waktu sementara pneumonia tidak .

"Pneumonia biasanya tidak berkembang pesat," kata Lakhani. "Biasanya, sebagian besar rumah sakit akan mengobati dengan antibiotik dan pasien akan stabil dan kemudian mulai membaik." tambahnya.

Namun pasien Coronavirus dapat menjadi lebih buruk bahkan setelah mereka menerima perawatan seperti cairan atau steroid. Satu studi kasus menemukan bahwa tiga hari setelah seorang wanita berusia 33 tahun mulai menerima perawatan di sebuah rumah sakit di Lanzhou, gejalanya lebih terlihat daripada ketika dia tiba untuk dirawat.

4. Transmisi atau cara penularan virus corona

Penyebab wabah yang sedang terjadi ini tentu saja virus corona. Namun bagaimana virus tersebut bisa menjangkit manusia? Seperti yang terjadi pada SARS dan MERS, infeksi ini tergolong penyakit zoonosis, atau yang bisa menular dari hewan ke manusia. 

Diduga virus corona dibawa oleh kelelawar dan hewan liar lain yang dijual di pasar ikan Wuhan, Tiongkok. Virus tersebut masuk ke tubuh manusia melalui kontak dan makanan. Orang yang terinfeksi kemudian akan menularkan virus tersebut ke orang lain melalui lima cara menurut A Handbook of 2019-nCoV Pneumonia Control and Prevention, yaitu:

  1. Transmisi dari cairan tubuh yang keluar saat berbicara, batuk, dan bersin;
  2. Transmisi melalui udara;
  3. Transmisi melalui darah dengan kulit atau selaput lendir yang terbuka (mata, lidah, luka, dan lainnya);
  4. Transmisi dari hewan;
  5. Berdekatan dengan pasien yang terinfeksi.

5. Kelompok yang rentan terinfeksi virus flu dari Wuhan

Semua orang tanpa kecuali berpotensi untuk terserang virus corona. Namun ada beberapa golongan yang ternyata lebih rentan daripada lainnya. Siapa sajakah itu? Berikut di antaranya:

  • Orang lanjut usia, terutama yang punya riwayat penyakit kronis;
    Wanita hamil;
  • Orang dengan disfungsi hati dan ginjal.
  • Sementara itu, anak-anak merupakan golongan orang yang paling kecil kemungkinannya untuk terserang virus ini. 

6. Komplikasi yang diakibatkan virus corona

Seperti yang kita tahu, virus corona bisa menyebabkan penyakit pernapasan yang akut. Apa sajakah penyakit yang dimaksud? Berikut ini di antaranya:

  • Bronkitis akut;
  • Pneumonia;
  • Infeksi pada organ lainnya;
  • Gagal ginjal;
  • Acute cardiac injury atau cedera akut pada jantung;
  • Acute respiratory distress syndrome (ARDS) atau inflamasi besar pada paru-paru;
    Dan yang terparah adalah kematian.

7. Pengobatan COVID-19

Hingga saat ini para ilmuwan masih mengembangkan vaksin untuk menangkal dan mengobati infeksi virus corona. Maka dari itu, pengobatan yang paling memungkinkan untuk saat ini adalah dengan meredakan gejala yang muncul. Di antaranya adalah:

  • Memberikan obat pereda demam dan nyeri untuk pasien;
  • Pasien diharapkan istirahat dengan cukup dan diisolasi dari orang lain agar virus tidak menyebar;
  • Pasien harus memperbanyak minum air agar demam turun dan tidak dehidrasi;
  • Pasien dianjurkan untuk mandi air hangat dan tidur di ruangan lembap agar batuk dan sakit tenggorokan tidak semakin parah.

8. Pencegahan virus corona

Walaupun banyak cara dilakukan berbagai negara sebagai upaya mengobati pasien virus corona, namun belum ada cara pengobatan yang dipatenkan untuk mengatasi virus corona. Karena saat ini pengobatan virus corona belum tersedia, maka dari itu penting untuk melakukan upaya pencegahan mulai sekarang. Apa saja yang bisa kita lakukan?

  • Jangan bepergian ke negara lain yang terinfeksi virus, terutama Tiongkok yang merupakan pusat wabah;
  • Gunakan masker berjenis N95 yang bisa menangkal virus saat keluar rumah;
  • Pastikan untuk selalu mencuci tangan dengan air dan sabun secara menyeluruh;
  • Jangan makan hewan liar, terutama yang menjadi terduga penyebaran virus corona;
  • Hindari kontak dengan hewan liar. Jika terpaksa, pastikan cuci tangan hingga bersih setelahnya;
  • Masaklah semua daging hingga benar-benar matang sebelum dikonsumsi;
  • Tutup mulut dan hidung saat bersin. Bisa menggunakan kain, tisu, atau siku bagian dalam agar virus tidak menyebar;
  • Hindari kontak dengan orang yang sedang sakit dan suspect virus corona;
  • Jangan menyentuh mata, mulut, hidung, dan selaput lendir terbuka sebelum cuci tangan;
  • Terus menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Sementara itu, orang yang terserang virus corona pun harus melakukan beberapa upaya untuk mencegah virus semakin menyebar. Berikut ini di antaranya:

  • Jangan keluar rumah;
  • Harus mendapatkan penanganan langsung dari tenaga medis;
  • Jika rawat jalan, tinggallah terpisah dengan orang lain dan gunakan peralatan yang berbeda dengan orang lain;
  • Hindari kontak dengan orang lain dalam bentuk apa pun;
  • Pakai masker dan sarung tangan yang disarankan untuk mencegah penularan;
  • Selalu buang tisu setelah digunakan.

Itulah ciri-ciri virus corona telah menjangkiti sesorang dan gejala COVID-19 yang dirasakan oleh pasien dari hari ke hari. Yuk mulai hidup sehat dan seminimal mungkin melakukan kontak dengan orang lain apalagi di keramaian. Semoga penyebaran virus corona di Indonesia bisa disetop dan tidk semakin parah   (idntimes)/PE


TAG : virus-corona,nasional,kesehatan,komunitas


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

IMG_20200404_151517_compress95.jpg

Bupati Karo Apresiasi Kinerja Kadistan Kelola Ruang Taman Hijau

DAERAH 👤Radar Medan 🕔15:33:43, 04 Apr 2020

RADARMEDAN.COM,KARO-Bupati Karo, Terkelin Brahmana mengapresiasi jajaran Dinas Pertanian, pasalnya ruang taman hijau terbuka persis didepan kantor PKK (pemberdayaan kesejahteraan keluarga) dirancang dan ditata dengan baik sehingga ada perubahan terlihat indah.  Terkelin menyebutkan dalam pengurusan ruang taman hijau ini, tidak ada dalam . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20200404-WA0000.jpg

Pemkab Asahan Melakukan Video Converence dengan Kemendagri Tentang Percepatan Penanganan Covid-19

NASIONAL 👤Radar Medan 🕔15:10:40, 04 Apr 2020

RADARMEDAN.COM, ASAHAN - Seluruh Provinsi dan Kabupaten/Kota di Indonesia melakukan Video Conference dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mendengar intruksi tentang percepatan penanganan Covid-19. Selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Taufik Zainal Abidin SSos , MSi dan seluruh OPD yang terkait dalam percepatan penanganan . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20200403-WA0017_compress10.jpg

Data Corona di Dairi : 35 ODP, 1 orang Terkonfirmasi Positif Covid-19

DAERAH 👤Radar Medan 🕔15:04:26, 04 Apr 2020

RADARMEDAN.COM, DAIRI - Pemerintah Kabupaten Dairi merilis data terbaru corona terkait pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP) di wilayah Kabupaten Dairi. Hingga Kamis (2/4/2020) pukul 16.00 WIB ada ODP sebanyak 35 orang, dan 1 orang terkonfirmasi positif corona di Kabupaten Dairi dan sedang dirawat di Rumah Sakit H. Adam . . .

Berita Selengkapnya
91411498_10218119962331051_6952119122285035520_o.jpg

Cara Dapatkan Token PLN Gratis Bantuan Pemeritah Dampak Corona Pengguna PLN 450 Watt

TEKNOLOGI 👤Radar Medan 🕔09:47:40, 04 Apr 2020

RADARMEDAN.COM - Presiden Joko Widodo melalui jumpa pers pada akhir Maret  lalu memutuskan membebaskan tagihan pelanggan listrik berkapasitas 450 VA dan mengurangi tarif sebesar 50 persen pelanggan dengan daya 900 VA bersubsidi. Bantuan yang diberikan pada April, Mei, dan Juni 2020 itu bertujuan mengurangi beban masyarakat terdampak . . .

Berita Selengkapnya
5e7c4b2be2a28.jpg

226 Jemaat Gereja Bethel di Bandung Positif Corona

KESEHATAN 👤Radar Medan 🕔20:59:25, 03 Apr 2020

RADARMEDAN.COM, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan 677 warga menunjukkan positif virus Corona (COVID-19) dalam rapid test. Sebanyak 226 di antaranya merupakan jemaat Gereja Bethel di Bandung. "Yang mengagetkan kedua, dari 15 ribu (rapid test) itu 677 positif di Kota Bandung, itu kurang-lebih ada 200 . . .

Berita Selengkapnya
FB_IMG_1585914261865_compress98.jpg

Pemkab Samosir Salurkan 6000 Bantuan Sembako kepada Warga

DAERAH 👤Radar Medan 🕔18:51:07, 03 Apr 2020

RADARMEDAN.COM, SAMOSIR - Pemerintah Kabupaten Samosir menyalurkan 6000 paket bantuan kepada masyarakat kurang mampu. Bantuan tersebut sebagai bentuk perhatian pemerintah akibat dampak mewabahnya virus covid 19 yang melanda dunia.  Bantuan didistribusikan langsung kepada setiap desa/kelurahan dengan melibatkan pimpinan OPD, Camat, Kepala . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20200403-WA0009_compress14.jpg

Dukung Gugus Tugas Covid-19 PWI Asahan akan Bagikan Masker Kepada Wartawan

KOMUNITAS 👤Radar Medan 🕔15:21:48, 03 Apr 2020

RADARMEDAN.COM, ASAHAN - Dalam waktu dekat Persatuan Wartawan Indonesia ( PWI ) Asahan akan membagikan masker kepada  rekan - rekan wartawan yang bertugas melakukan peliputan berita di Kisaran. Hal itu itu dilakukan merupakan sebagai bentuk dukungan kepada Gugus Tugas Covid-19 Asahan, dalam upaya mencegah penyebaran Virus Corona . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20200403-WA0006_compress34.jpg

Bupati Karo Imbau Karantina Mandiri 14 hari Sangat Efektif Melawan Covid-19

DAERAH 👤Radar Medan 🕔15:09:21, 03 Apr 2020

RADARMEDAN. COM, KARO-Bupati Karo Terkelin Brahmana menegaskan agar setiap desa menerapkan karantina mandiri selama 14 hari dirumah, Untuk antisipasi penyebaran wabah virus  Covid-19. Pelaksanaan karantina mandiri ini berlaku bagi masyarakat kabupaten Karo yang baru datang ke desa  yang kategori selama ini tinggal diluar tanah Karo . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20200403-WA0008.jpg

Seribu Masker Dibagikan TP PKK Asahan Bersama IBI Dan Dinkes Asahan

DAERAH 👤Radar Medan 🕔14:55:36, 03 Apr 2020

RADARMEDAN.COM , ASAHAN - Sebanyak 1000 masker dibagikan kepada ibu - ibu yang melakukan aktivitas diluar rumah. Pembagian masker itu langsung dipimpin oleh Ketua TP PKK Asahan bekerjasama dengan Ikatan Bidan Indonesia ( IBI ) dan Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kabupaten Asahan beserta . . .

Berita Selengkapnya
Screenshot_20200403_143914_compress98.jpg

Walikota Tunjuk Amarullah Gultom Plt Kadisduk Capil Sibolga

DAERAH 👤Radar Medan 🕔14:46:40, 03 Apr 2020

RADARMEDAN.COM, SIBOLGA – Berdasarkan Surat Perintah Tugas (SPT) Wali Kota Sibolga, Nomor 821.29 / 635 / BKD tertanggal 1 April 2020. Amarullah Gultom, SE, MM, resmi dihunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadis Dukcapil) Kota Sibolga.   Sekretaris Daerah Kota Sibolga M. Yusuf . . .

Berita Selengkapnya

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Siapa Calon Wali Kota Medan Pilihan Anda?
  Akhyar Nasution
  Bobby Afif Nasution

Video Terbaru

Lihat Semua Video