Kenapa Tidak Bisa Mengirim Tugas di Google Classroom? Ini Jawabannya

Oleh : Radar Medan | 20 Jul 2020, 12:33:38 WIB | 👁 31219 Lihat
Teknologi
Kenapa Tidak Bisa Mengirim Tugas di Google Classroom? Ini Jawabannya

RADARMEDAN.COM - Tahun ajaran baru 2020/2021 sudah dimulai meski pandemi corona masih berlangsung. Beberapa sekolah lantas memilih menggunakan Google Classroom yang memungkinkan proses belajar masih berlangsung, tanpa pertemuan fisik.

Namun tidak semua murid, guru, dan orang tuanya terbiasa menggunakan Google Classroom. Akibatnya kerap ada masalah saat mengikuti proses belajar mengajar, salah satunya tidak bisa mengirim tugas di Google Classroom.

Dikutip dari Google Support, berikut penyebab tidak bisa mengirim tugas di aplikasi tersebut:

1. Akun yang digunakan bukan bagian dari Google Classroom sehingga tugas tidak diterima

2. Menggunakan akun Google yang bukan untuk Google Classroom

3. Tugas yang dikopi dari Google Classroom lain menggunakan reuse post

4. Draft tugas yang dibuat untuk Google Classroom berpindah ke classroom lain.

5. Tugasnya sudah lewat dari batas waktu yang ditentukan

6. Dilihat kembali tugas tersebut adalah pekerjaan rumah pribadi atau kelompok.

Untuk mencegah kenapa tidak bisa mengirim tugas di Google Classroom, pastikan menggunakan akun yang memang untuk kegiatan belajar. Selain itu jangan mengirim tugas yang telah digunakan di classroom lainnya.

Selain penyebab tersebut, tentu ada hal lain yang menyebabkan kenapa tidak bisa mengirim tugas di Google Classroom. Saat kondisi itu terjadi, sebaiknya segera tanyakan pada guru yang bersangkutan sehingga bisa diantisipasi secepatnya.

Sebagai tambahan informasi disertakan juga cara mengirim tugas melalui Google Classroom. Cara mengirim tugas lewat Google Classroom ternyata mudah dipelajari dan dipraktikkan saat belajar.

Berikut cara mengirim tugas lewat Google Classroom:

 

1. Buka laman tugas di link https://classroom.google.com

2. Klik Tugas Kelas pada tugas yang belum dikerjakan

3. Tekan Add or Create pada tugas yang sudah selesai dikerjakan dan akan dikirim pada guru atau dosen

4. Pilih bentuk file tugas yang akan dilampirkan. Jika dalam bentuk word maka bisa langsung dilampirkan dengan mengklik file

5. Kemudian pilih file dengan select files from your device

6. Pilih dan upload dokumen yang akan dikirim

7. Jika sudah terupload pilih hand in untuk mengirim tugas lewat Google Classroom. (detik)/PE


TAG : gaya-hidup,pendidikan


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

supa.jpg

Terbukti Menyuap Penyidik KPK, Wali Kota Tanjungbalai Nonaktif Divonis 2 Tahun Penjara

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔22:07:23, 20 Sep 2021

RADARMEDAN.COM - Majelis hakim diketuai As'ad Rahim Lubis menghukum M Syahrial selama 2 tahun penjara. Wali Kota Tanjungbalai Nonaktif ini, terbukti bersalah menyuap penyidik KPK sebesar Rp1,6 miliar. Majelis hakim yang diketuai As'ad Rahim Lubis dalam amar putusannya menyatakan, terdakwa M Syahrial telah memenuhi unsur bersalah . . .

Berita Selengkapnya
optimis.jpg

Bobby Nasution Optimis PPKM di Medan Turun Level

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔22:02:01, 20 Sep 2021

RADARMEDAN.COM - Melihat turunnya trend kasus Covid-19, Wali Kota Medan, Bobby Nasution optimis Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kota Medan akan turun dari Level IV ke III.   "Insya Allah. Mudah-mudahan bisa turun. Namun kami tetap menunggu Inmendagri yang juga akan diteruskan oleh Gubsu. Prinsipnya kami menunggu. . . .

Berita Selengkapnya
sinergi.jpg

Gubsu Sinergi dengan Wali Kota, Begini Konsep Pembangunan Kota Medan

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:27:47, 20 Sep 2021

RADARMEDAN.COM -  Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menggelar rapat persiapan perencanaan pembangunan sejumlah proyek strategis di Kota Medan, sebagai ibu kota provinsi, serta yang terintegrasi di dalamnya. Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut rencana sebelumnya, sebagai proses singkronisasi antarkepala . . .

Berita Selengkapnya
panca.jpg

Kapolda Sumut Gelar Pasukan Operasi Patuh Toba 2021, Sebanyak 1295 Personil Akan Diturunkan

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔16:52:27, 20 Sep 2021

RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, memimpin apel gelar pasukan Operasi Patuh Toba 2021 di Lapangan KS Tubun Mapolda Sumut, Senin (20/ 09/ 2021). Turut hadir dalam apel gelar pasukan Operasi Patuh Toba 2021, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Pangdam I/ BB Mayjen TNI Hasanuddin, Waka Polda Sumut Brigjen Pol Dadang . . .

Berita Selengkapnya
korupsi1.jpg

Korupsi Fasilitas Kredit Fiktif, Mantan Supervisor BRI KCP Kabanjahe Diadili

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔13:43:57, 20 Sep 2021

RADARMEDAN.COM, KARO -  Mantan Supervisor Penunjang Bisnis (SPB) pada PT Bank BRI (Persero) Tbk Kantor Cabang Pembantu (KCP) Kabanjahe James Tarigan (52), Senin (20/9/2021) menjalani sidang perdana di Cakra 4 Pengadilan Tipikor Medan. James diadili dalam perkara korupsi senilai Rp8,1 miliar terkait pemberian fasilitas Kredit Modal . . .

Berita Selengkapnya
binjai8.jpg

Sosok Mayat Tanpa Identitas Tergeletak di Depan Ruko di Binjai

🔖 SEKITAR KITA 👤Radar Medan 🕔13:23:00, 19 Sep 2021

RADARMEDAN, BINJAI - Warga Kota Binjai dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat pria tua tanpa identitas tergeletak didepan sebuah ruko Jalan Husni Tamrin, Kelurahan Pekan Binjai, Kecamatan Binjai Kota, Sumatera Utara. Masyarakat Kota Binjai mengetahui adanya sesosok mayat laki-laki tergeletak didepan ruko dan diperkirakan berumur 70 . . .

Berita Selengkapnya
sampahmedan.jpg

Penetapan Lokasi Bebas Sampah Akan Tingkatkan Kinerja Penanganan Kebersihan di Medan

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔10:50:26, 18 Sep 2021

RADARMEDAN.COM - Tidak hanya mencanangkan Kawasan Pasar Bersih, Wali Kota Medan Bobby Nasution juga menjadikan enam lingkungan di tiga kecamatan menjadi kawasan percontohan bebas sampah. Ketiga lingkungan itu berada di Kecamatan Medan Labuhan, Medan Petisah, dan Medan Deli. Penetapan kawasan bebas sampah ini yang ditegaskan dalam SK Wali Kota . . .

Berita Selengkapnya
bobytegur.jpg

Presiden Jokowi Tegur Bobby Nasution, APBD Tertahan di Bank

🔖 POLITIK 👤Radar Medan 🕔23:20:55, 17 Sep 2021

RADARMEDAN.COM -  Wali Kota Medan Bobby Nasution menjelaskan soal realisasi APBD Kota Medan sebesar Rp1,6 Triliun yang masih berada di Bank. Awalnya, hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat kunjungan ke Medan Kamis (16/9/2021) lalu. Bobby pun memberi penjelasan mengapa anggaran Rp1,6 triliun APBD Medan masih di bank. "Sebenarnya . . .

Berita Selengkapnya
bobybumd.jpg

Umumkan 12 Direksi Baru, Bobby Minta Buktikan Kemampuan Majukan BUMD

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:40, 17 Sep 2021

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Bobby Nasution, meminta kepada seluruh Direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pada tiga Perusahaan Umum Daerah (PUD) yang lolos seleksi dapat menjalankan amanah dan menunjukkan kemampuannya untuk memajukan PUD Kota Medan. Demikian hal ini disampaikan Wali Kota Medan Bobby Nasution dalam pengumuman 12 nama . . .

Berita Selengkapnya
bas.jpg

Ketua DPRD SU Minta Kemenhub Keluarkan Larangan Truk Lintas di Hari Libur di Jalan Medan-Berastagi

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔18:06:03, 17 Sep 2021

RADARMEDAN.COM - Ketua DPRD Sumut Drs Baskami  Ginting meminta Kemenhub (Kementerian Perhubungan) RI untuk segera mengeluarkan  peraturan larangan truk melintas di hari libur, Sabtu dan Minggu di Jalan Medan-Berastagi dan sebaliknya, guna menghindari semakin parahnya kemacetan di jalur tersebut. "Akhir-akhir ini kemacetan di . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Anda Suka Smartphone Samsung atau OPPO?
  Samsung
  Oppo