Oleh : Radar Medan | 05 Mar 2026, 18:58:08 WIB | 👁 5856 Lihat Daerah
Keterangan Gambar : Dinas Pendidikan memfasilitasi mediasi antara kedua belah pihak pada hari ini, Kamis (05/03/2026), yang dilaksanakan di kantor guru SMP Negeri 1 Mandrehe
RADARMEDAN.COM, NIAS BARAT - Peristiwa seorang orang tua siswa yang mengamuk di lingkungan SMP Negeri 1 Mandrehe sempat menghebohkan media sosial dan menjadi perbincangan masyarakat. Kejadian tersebut akhirnya dimediasi oleh pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Barat pada Kamis (05/03/2026).
Peristiwa itu diketahui terjadi pada 12 Februari 2026 di lingkungan sekolah SMP Negeri 1 Mandrehe, Kabupaten Nias Barat, Provinsi Sumatera Utara. Video kejadian yang beredar di media sosial memperlihatkan seorang orang tua siswa terlibat adu mulut dengan salah seorang guru di sekolah tersebut.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Nias Barat, Parlinus Gulo, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa pihaknya segera mengambil langkah untuk menyelesaikan persoalan tersebut melalui jalur mediasi.
"Berdasarkan petunjuk Bupati Nias Barat, kami dari Dinas Pendidikan telah memfasilitasi mediasi antara kedua belah pihak pada hari ini, Kamis (05/03/2026), yang dilaksanakan di kantor guru SMP Negeri 1 Mandrehe,” ujar Parlinus saat dikonfirmasi wartawan.
Ia menjelaskan bahwa kejadian bermula dari kesalahpahaman yang memicu emosi orang tua siswa sehingga terjadi adu argumen dengan salah seorang guru di sekolah tersebut. Peristiwa tersebut kemudian menjadi perhatian publik setelah rekamannya beredar luas di media sosial.
Parlinus menegaskan bahwa kejadian tersebut harus menjadi pembelajaran bagi semua pihak agar lebih mengedepankan sikap tenang dan berpikir jernih sebelum bertindak.
“Jangan bertindak sebelum berpikir dan berkepala dingin dalam menanggapi suatu persoalan, sehingga kejadian seperti ini tidak mencederai citra dunia pendidikan kita,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen, baik guru, orang tua siswa, maupun masyarakat, untuk terus bergandengan tangan dalam mendukung berbagai program pemerintah di bidang pendidikan.
Selain itu, Parlinus berharap peristiwa tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bersama agar hubungan antara pihak sekolah dan orang tua siswa ke depan dapat terjalin lebih baik.
Dalam proses mediasi yang berlangsung, kedua belah pihak akhirnya sepakat untuk menyelesaikan persoalan secara damai. Pihak orang tua siswa diwakili oleh Exaudi Gulo, sementara pihak sekolah diwakili oleh Kepala SMP Negeri 1 Mandrehe, Erika Gulo, S.Pd.
Mediasi tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Inspektur Kabupaten Nias Barat Faozanolo Halawa, S.H., Plt. Kadis Kominfo Sawato Gulo, S.H., Irban I Inspektorat Alinudin Zai, S.I.P., M.M., Sekdis Pendidikan Desieli Halawa, S.Th., M.Pd., perwakilan Polsek Mandrehe, perwakilan Camat Mandrehe, kepala sekolah, para guru, serta orang tua siswa.(OZ)/PE
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .