Krisis BBM di Medan Tak Kunjung Usai, Bara Pena Desak Evaluasi Pejabat Pertamina Sumut
Oleh : Radar Medan | 14 Jul 2026, 15:44:52 WIB | 👁 170 Lihat Metropolitan
Keterangan Gambar : Antrian panjang terjadi di sejumlah SPBU di Medan d an Deli Serdang, Selasa 14/7/2026 (Ist)
RADARMEDAN.COM — Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang melanda sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Medan, Deli Serdang dan sekitarnya tak kunjung teratasi hingga Selasa (14/7/2026). Alasan PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut yang menyebut kelangkaan dipicu oleh tingginya permintaan selama libur sekolah dinilai sebagai bentuk kelemahan manajerial.
Kritik tajam tersebut disampaikan oleh Pemerhati Masyarakat Sumatera Utara sekaligus Koordinator Barisan Rakyat Peduli Negara (Bara Pena), Barensius Saragih. Ia mendesak agar jajaran pejabat Pertamina di Sumatera Utara, khususnya Regional Sumbagut, segera dievaluasi karena dinilai gagal mengamankan pasokan energi untuk masyarakat.
"Alasan peningkatan permintaan karena libur sekolah itu sangat klise dan tidak bisa diterima. Libur sekolah adalah agenda kalender tahunan yang sudah pasti jadwalnya. Jika manajemen Pertamina Sumut bekerja secara profesional dan memiliki mitigasi yang baik, kelangkaan ekstrem yang menyusahkan masyarakat ini tidak akan terjadi," tegas Barensius.
Lebih lanjut, Barensius menyoroti pernyataan Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga, Fahrougi Andriani Sumampouw, yang mengklaim telah mengoptimalkan distribusi dan menambah armada.
Meski Pertamina menyatakan telah menambah 15 unit mobil tangki (MT) dan 30 Awak Mobil Tangki (AMT) bantuan, realita di lapangan berbicara lain. Hingga Selasa (14/7/2026), antrean panjang kendaraan yang mengular masih menjadi pemandangan miris di hampir seluruh SPBU di Kota Medan. Mulai dari Pertamax, Pertalite, hingga Solar masih sangat sulit didapatkan.
Menurut Barensius, penyesuaian operasional yang baru dilakukan usai terjadinya kelangkaan menunjukkan langkah Pertamina yang sekadar reaktif, bukan preventif.
Oleh karena itu, Bara Pena menuntut tiga hal utama kepada pihak Pertamina:
Evaluasi Total Kinerja Manajemen: Meminta Pertamina Pusat untuk turun tangan dan mengevaluasi kinerja pejabat Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut atas kegagalan membaca proyeksi kebutuhan BBM masyarakat.
Transparansi Pasokan: Membuka data secara transparan mengenai kuota dan distribusi harian BBM untuk wilayah cakupan Fuel Terminal (FT) Medan Group demi menghindari spekulasi penimbunan atau penyelewengan.
Normalisasi Segera: Memastikan SPBU di seluruh wilayah Medan, Binjai, Deli Serdang, hingga Aceh kembali memiliki stok BBM yang cukup dalam kurun waktu 1x24 jam agar roda ekonomi masyarakat tidak lumpuh.
"Rakyat yang dirugikan karena harus membuang waktu produktif mereka hanya untuk mengantre berjam-jam. Kami meminta ketegasan dari pusat. Pejabat Pertamina yang terbukti tidak mampu mengantisipasi krisis ini harus dievaluasi secara serius, bila perlu dicopot dari jabatannya," pungkas Barensius. (HM)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .