Awas, Ini 5 Alarm Tubuh Saat Anda Sudah Kecanduan Gula!
Oleh : Radar Medan | 14 Jul 2026, 13:45:48 WIB | 👁 106 Lihat Kesehatan
Keterangan Gambar : Ilustrasi (Ist)
RADARMEDAN.COM - Gula memang ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi, ia adalah bahan bakar utama penyumbang energi agar kita bisa beraktivitas. Namun di sisi lain, asupan manis yang tidak terkendali justru bisa menjadi bumerang mematikan bagi kesehatan.
Tanpa kita sadari, kebiasaan mengonsumsi makanan atau minuman manis sering kali membuat asupan gula melampaui batas toleransi tubuh. Kabar baiknya, tubuh manusia memiliki mekanisme cerdas untuk memberikan "alarm" saat ia sudah kewalahan memproses zat manis tersebut.
Melansir dari English Jagran, ada lima sinyal kuat dari tubuh yang menandakan bahwa ini saatnya Anda untuk segera mengerem konsumsi gula:
1. Terjebak dalam Siklus Selalu Ingin yang Manis Pernahkah Anda merasa tidak bisa berhenti mencari camilan manis? Ini adalah gejala paling halus namun berbahaya. Konsumsi gula berlebih menciptakan sebuah lingkaran setan. Semakin banyak Anda makan manis, tubuh akan terus menuntut lebih. Kondisi ini tidak hanya membuat tubuh kekurangan nutrisi penting yang sebenarnya dibutuhkan, tetapi juga memicu lonjakan drastis pada tekanan dan kadar gula darah.
2. Ancaman Senyap Bagi Kesehatan Jantung Dampak buruk gula tidak hanya berhenti di perut, tapi menjalar hingga ke jantung. Asupan gula yang tinggi memicu produksi insulin berlebih di dalam aliran darah. Akibatnya, dinding pembuluh darah arteri rentan mengalami peradangan, menebal, dan menjadi kaku. Jika dibiarkan, tekanan ekstra ini akan merusak jantung secara perlahan dan membuka jalan bagi penyakit mematikan seperti serangan jantung, gagal jantung, hingga stroke.
3. Mempercepat Penuaan dan Keriput pada Kulit Ingin awet muda? Kurangilah gula. Gula berlebih di dalam darah akan mengikat protein dan menciptakan molekul jahat bernama Advanced Glycation End-products (AGEs). Molekul perusak ini secara agresif akan menghancurkan kolagen, yaitu protein yang bertugas menjaga kekenyalan kulit. Hasilnya, kulit akan kehilangan elastisitasnya dan memicu penuaan dini serta keriput.
4. Membajak Sistem "Kebahagiaan" di Otak Gula ternyata bisa memanipulasi otak Anda. Saat Anda mengonsumsi makanan manis, otak akan melepaskan dopamin (hormon pemicu rasa senang) dalam jumlah yang sangat besar. Sensasi membahagiakan ini tidak bisa didapatkan dengan intensitas yang sama jika Anda memakan makanan sehat seperti sayur atau buah utuh. Akibatnya, otak akan terus menuntut "dosis" gula yang lebih tinggi demi mengulangi sensasi kesenangan semu tersebut.
5. Mengacaukan Kestabilan Emosi (Mood Swings) Jika Anda belakangan ini sering merasa gelisah tanpa alasan yang jelas, coba evaluasi kembali asupan gula Anda. Gula yang berlebihan menyebabkan kadar gula darah naik-turun layaknya rollercoaster. Lonjakan tajam yang diikuti oleh penurunan drastis inilah yang sering kali menjadi biang kerok munculnya perasaan cemas, gugup, hingga perubahan suasana hati (mood swings) yang sulit dikontrol.(MSN)/HM
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .