Dalam 10 Hari Polisi Tuntaskan Kasus Pembakaran Rumah Hakim PN Medan, Ini Kronologinya

Oleh : Radar Medan | 21 Nov 2025, 15:13:13 WIB | 👁 3611 Lihat
Hukum dan Kriminal
Dalam 10 Hari Polisi Tuntaskan Kasus Pembakaran Rumah Hakim PN Medan, Ini Kronologinya

Keterangan Gambar : Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dalam temu pers kasus pembakaran rumah seorang Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jumat (21/11/2025).


RADARMEDAN.COM – Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dalam temu pers memberi penjelaskan kepada wartawan bahwa kasus pembakaran rumah seorang Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan di Komplek Taman Harapan Indah, Blok D No. 25, dipastikan merupakan aksi pembakaran berencana oleh mantan sopir korban. Hal itu disampaikan dalam konferensi pers bersama Polda Sumatera Utara, Jumat (21/11/2025).

Calvijn menyebut, kepolisian melakukan penyelidikan mendalam melalui olah tempat kejadian perkara (TKP) berulang, pemeriksaan 48 saksi, hingga analisis rekaman CCTV.

“Seluruh rangkaian analisis memastikan bahwa ini merupakan tindak pidana pembakaran yang direncanakan,” ujarnya.

Rentang 15 Menit yang Menentukan

Menurut Calvijn, dari rekaman CCTV, korban tercatat meninggalkan kompleks pada pukul 09.36 WIB. Warga kemudian melihat kepulan asap sekitar pukul 10.30 WIB. Berdasarkan penelusuran rekaman kamera, penyidik mempersempit waktu terjadinya pembakaran pada rentang 10.17 hingga 10.32 WIB, saat pelaku masuk dan keluar dari kawasan.

“Rekaman CCTV menjadi bukti penting yang memperlihatkan pergerakan tersangka sebelum dan setelah kejadian,” ungkap Calvijn.

Pelaku Mantan Sopir yang Hafal Situasi Rumah

Pelaku berinisial MA, mantan sopir yang pernah bekerja untuk korban. Karena memahami kondisi rumah, pelaku masuk melalui pintu depan yang tidak dikunci dan memanfaatkan kunci cadangan yang disimpan di rak sepatu.

“Setelah masuk ke dalam kamar, pelaku mencuri perhiasan milik istri korban, kemudian menyiramkan pertalite dan membakar ruangan menggunakan tisu bambu,” jelas Calvijn.

Simulasi Pembakaran

Untuk menguji teori kejadian, polisi melakukan simulasi dengan barang pengganti menyerupai kondisi asli.

“Hasilnya menunjukkan isi lemari dapat terbakar hingga roboh dalam waktu sekitar 12 menit, menguatkan dugaan pembakaran terjadi dalam rentang 15 menit seperti pada rekaman CCTV,” kata Calvijn.

Penjualan Emas Curian Berkali-kali

Calvijn memaparkan bahwa emas hasil curian dijual pelaku sebanyak empat kali di beberapa toko emas tanpa dokumen resmi:

4 November: Menjual di Toko Emas Barus, Rp25 juta
6 November: Menjual bersama tersangka Simamora, Rp35 juta
8 November: Menjual kembali di toko yang sama, Rp60 juta
10 November: Menjual ke toko lain bersama tersangka HS, Rp280 juta

Sebagian uang digunakan membeli sepeda motor baru, sementara sisanya diberikan kepada rekan-rekannya untuk menutup informasi.

Empat orang kemudian ditetapkan tersangka, yaitu:

1. MA –  tersangka utama
2. Simamora – ikut menjual dan menerima uang
3. HS – membantu penjualan perhiasan
4. Pemilik Toko Barus – diduga sebagai penadah

Motif Dendam dan Sakit Hati

Kapolrestabes Medan menjelaskan bahwa pelaku melakukan aksi tersebut karena dendam dan sakit hati kepada korban.

“Pelaku pernah beberapa kali bekerja dengan korban sejak yang bersangkutan bertugas di Rantau Prapat, sehingga motif emosional ini dianggap kuat,” ujar Calvijn.

Forensik Pastikan Unsur Kesengajaan

Tim Laboratorium Forensik Polda Sumut, AKBP Debora Hutagaol menyatakan menemukan kerusakan paling parah di kamar utama, termasuk pecahnya ubin, perubahan warna lantai serta temuan fraksi gasoline atau sejenis bensin pada celana yang dikenakan pelaku.

“Dari pemeriksaan, Instrumen yang digunakan GC-MS (Gas Chromatography-Mass Spectrofotometer) api dipicu bahan bakar berbasis gasoline dengan struktur karbon yang sama seperti cairan pertalite pada botol yang disita,” jelasnya.

Barang Bukti Disita

Kapolrestabes Medan juga menyita sejumlah barang bukti yang diperoleh dari hasil penyelidikan, diantaranya Emas, Sepeda Motor, Helem, Speaker Aktif hingga Sepeda Motor baru yang dibeli tersangka dari hasil penjualan Emas. 

Apresiasi dari Pengadilan Tinggi

Ketua Pengadilan Tinggi Sumatera Utara DR. H Siswandriyono, SH. M Hum memberikan apresiasi kepada penyidik yang berhasil mengungkap kasus dalam waktu 10 hari.

“Ini menunjukkan sinergi kuat antara aparat penegak hukum dan lembaga peradilan,” kata Ketua Pengadilan menyampaikan.(HM/pe)


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

File_Kapolda.jpg

Apresiasi Kinerja Pers, Polda Sumut Beri Penghargaan kepada 5 Jurnalis dan Media

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔20:04:36, 30 Okt 2026

RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .

Berita Selengkapnya ▸
Deli_Serdang.jpg

Bantah Antikritik Soal Akun Anonim, Pemkab Deli Serdang Buka Suara Terkait Anggaran Rp38,5 Miliar

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔11:27:41, 22 Okt 2026

RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat. Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tersangka_Karo1.jpg

Kasus Pembunuhan Dosen ITB Kabanjahe: Polisi Tangkap 2 Pelaku, Tim Masih Buru Pelaku Lainnya

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔16:35:35, 28 Sep 2026

RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .

Berita Selengkapnya ▸
IMG_20260827_113028_compress46.jpg

Klaim Profesor hingga Dokter Spesialis di TikTok Disorot, Rekam Jejak Akademik Dipertanyakan

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔17:40:04, 26 Agu 2026

RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik. Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .

Berita Selengkapnya ▸
dilaporkan1.jpg

Buntut Eksekusi Paksa Chapel, Pdt. Gloria Resmi Polisikan Rektor USU ke Polda Sumut, Ini Jawaban USU

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔08:32:11, 12 Agu 2026

RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .

Berita Selengkapnya ▸
pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya ▸
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya ▸
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya ▸
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya ▸

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas