Turun ke Pematang Guntung, Satreskrim Polres Sergai Berbagi Sembako dengan Penghuni Panti ODGJ
Bobby Nasution Dorong Perempuan Seimbangkan Peran Rumah Tangga dan Ruang Publik
Bupati Tapanuli Utara Tinjau Optimalisasi Penataan dan Penanganan Kota Tarutung
Kapolres Pelabuhan Belawan Silaturahmi dengan Tokoh Masyarakat dan Pemuda Mitra Kamtibmas
Kapolda Sumut Perintahkan Tindak Tegas Begal dan Narkoba, Tak Ada Kompromi
Apel Sabuk Kamtibmas, Kapolda Sumut Tekankan Kekuatan Sinergi Jaga Stabilitas Keamanan
Tim Penggerak PKK Kabupaten Tapanuli Utara Dukung Komitmen Pengembangan UMKM di Kecamatan Sipahutar
Polres Pelabuhan Belawan Ringkus Pelaku Begal Motor, Hasil Tes Urine Positif Narkoba
Resep Pie Cheese Burger Rendah Kalori yang Lezat dan Lebih Sehat
Tekan Aksi Begal, Medan Deli Perkuat Trantibum dan Poskamling
Michelle Ziudith Disambut Histeris di Medan, Bocorkan Kisah Film Jangan Panggil Mama Kafir
Random Video
RADARMEDAN.COM – Kehadiran Michelle Ziudith di Plaza Medan Fair, Rabu (1/10/2025), disambut antusias ratusan penggemar usai penayangan film terbarunya "Jangan Panggil Mama Kafir".Film
Suasana histeris bercampur tangis bahagia mewarnai pertemuan tersebut. Banyak penggemar yang datang dari Belawan hingga Marelan hanya untuk bisa bertemu langsung dengan pemeran utama film garapan Maxima Pictures itu.
Ayu, warga Marelan yang merangkai buket bunga untuk Michelle juga terisak karena tidak sempat selfi dengan Michelle Judith.
"Iya bang, belum sempat foto sama kakak, udah buatkan buket bunga khusus untuknya, kami datang jauh dari Marelan," ucap Ayu sedih.
Dalam wawancara dengan Radarmedan.com di bioskop Cinepolis Medan Fair Plaza, Michelle mengungkapkan tujuan kunjungannya.
“Kami melakukan kunjungan teater fisik untuk teman-teman yang kebetulan mendapat tiket spesial screening awal film ini. Alhamdulillah, responnya sangat positif. Selain penuh di dalam studio (full house), banyak juga penonton yang menunggu di luar karena tidak kebagian tiket. Hal ini wajar karena tiket kali ini memang terbatas, hanya dibuka untuk satu studio saja mengingat ini merupakan special screening,” katanya.
Michelle juga menambahkan bahwa antusiasme penonton membuat banyak yang berharap ada pemutaran tambahan.
“Namun karena jadwal tayang yang sudah dekat, kami tidak bisa menambah pemutaran. Setelah dari Plaza Medan Fair, film ini juga akan berlanjut ke sejumlah daerah lainnya,” ujarnya.
Sebelum tiba di Medan, rombongan krew film sudah menyaksikan pemutaran film layar lebar tersebut di Solo dan beberapa kota di Jawa. Selanjutnya perjalanan akan berlanjut ke Bandung, Bogor, dan Makassar.
Soal kesan selama pembuatan film, Michelle menyebut cerita "Jangan Panggil Mama Kafir" diangkat dari kisah nyata hubungan beda agama.Referensi Geografis
“Film ini sarat konflik dan sangat relevan dengan kondisi masyarakat kita. Prosesnya penuh tantangan, terutama karena ada peran penting seorang anak kecil. Judulnya diambil dari ungkapan si anak terhadap ibunya, sebagai bentuk perlindungan saat ia merasa sang ibu mengalami diskriminasi,” jelasnya.
Ditanya alasan Medan dipilih sebagai kota kunjungan, Michelle mengaku antusiasme warga sangat luar biasa.
“Sejak trailer resmi dirilis, banyak sekali pesan masuk dan DM dari penonton yang ingin menonton lebih dulu. Hal ini sangat membahagiakan bagi kami sebagai pembuat film, apalagi Medan dikenal punya semangat besar mendukung film Indonesia,” tuturnya.Film
Michelle pun menitipkan pesan khusus untuk warga Medan.
“Menurut saya, film ini bisa menjadi pilihan menarik untuk dinikmati bersama keluarga, teman, maupun pasangan. Terutama bagi yang sedang menjalani hubungan dengan perbedaan keyakinan, film ini diharapkan bisa menghibur sekaligus memberi inspirasi,” pungkasnya.(hm)
