Salahsatu Pelaku Penusukan Menkopolhukam Ternyata Kelahiran Medan
Oleh : Radar Medan | 10 Okt 2019, 16:42:34 WIB | 👁 1504 Lihat Hukum dan Kriminal
Keterangan Gambar : foto sindonews.com
RADARMEDAN.COM, PANDEGLANG - Penyerangan yang menimpa Menkopolhukam, Jenderal (Purn) Wiranto viral dimedia sosial bahkan rata-rata stasiun televisi membahas itu, ternyata salahsatu pelaku penusukan terhadap Menkopolhukam Jenderal (Purn), Wiranto adalah warga Medan dengan alamat Jln Syahrial VI No 104 LK, Ds, Tanjung Mulia Hilir, Kec. Medan Deli, Kota Medan, Sumatra Utara. Pelaku bernama Syahril Alamsyah alias Abu Rara yang memiliki No KK 1271060912100022 dan No KTP 1271062408680005 itu saat ini diamankan oleh polisi di Polsek Menes, Polres Pandeglang.
Sementara satu pelaku wanita, Fitri Andriana Binti Sunarto merupakan kelahiran Brebes, 05 Mei 1998 Ds, Sitanggai Kec. Karangan Kab. Brebes. Untuk saat ini yg bersangkutan tinggal dan diketahui ngontrak di Kp. Sawah Ds/ Kecamatan Menes Kabupaten Pandeglang.
Warga yang menyaksikan penusukan terhadap Menkopolhukam Wiranto memperkirakan dua pelaku berusia 30-an dan 20-an.
"Kalau cowoknya perkiraan 30 sampai 32 tahun, perempuannya masih muda 21 sampai 23 lah," kata salah satu warga yang melihat lokasi kejadian, Madrohim (27), di lokasi kejadian, Kamis (10/10/2019) seperti dikutip dari CNN Indonesia.
"Pak Wiranto langsung berdarah, langsung dimasukin ke mobil. Terus langsung dibawa ke rumah sakit," kata dia.
"Lukanya dada bawah. Pelaku sempat diamankan dan salah satu perempuan sempat berkelahi dengan polisi itu," terangnya.
Kemudian pelaku kedua yang merupakan perempuan coba menerobos barisan penjagaan. Namun berhasil dihalau oleh Kapolsek. Saat dihalau, pelaku wanita sempat melakukan perlawanan kepada Kapolsek Menes sehingga melukainya.
"Kapolseknya sampe kena, karena beliau melawan. Ditusuk pakai pisau," jelasnya.
Terpisah, Kepala Biro Penerangan masyarakat Porli Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan saat ini kedua pelaku tengah diperiksa di Polres Pandeglang.
Lihat juga: Penjelasan Dokter Soal Luka Perut Wiranto Usai Ditusuk
"Masih diperiksa oleh Polres Pandeglang, Polda Banten dan di-back up oleh Densus 88," kata Dedi di Mabes Polri, Kamis (10/10).
Namun, karena pelaku diduga terpapar paham radikal ISIS, dikatakan Dedi, memang ada kecenderungan untuk melakukan penyerangan terhadap pejabat publik.
"Kalau misalnya radikal ISIS itu pelaku akan menyerang pejabat publik, terutama kepolisian. Karena aparat kepolisian dan pejabat publik yg setiap saat melakukan penegakan hukum terhadap kelompok tersebut," tuturnya.
Terkait apakah memang ada motif tertentu untuk menyerang Wiranto, lanjut Dedi, saat ini masih didalami pihak kepolisian.
"Sementara akan didalami lebih lanjut," ujarnya.
Sebelumnya, Wiranto diserang saat hendak mengunjungi peresmian gedung baru kampus Mathla'ul Anwar, Pandeglang, Banten, pukul 11.55 WIB. Sementara itu Kapolsek Menes Kompol Daryanto turut menjadi korban penyerangan dan mengalami luka di bagian punggung. (CNN Indonesia)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .