Polda Sumut Kerahkan 2.081 Personel Amankan ASEAN U-19 Boys Bank Sumut Championship 2026

Oleh : Radar Medan | 01 Jun 2026, 18:05:30 WIB | 👁 1633 Lihat
Umum
Polda Sumut Kerahkan 2.081 Personel Amankan ASEAN U-19 Boys Bank Sumut Championship 2026

Keterangan Gambar : Polda Sumatera Utara menggelar Operasi Kepolisian Kewilayahan "ASEAN U19 TOBA-2026" untuk mengamankan penyelenggaraan ajang internasional ASEAN U-19 Boys Bank Sumut Championship 2026 yang berlangsung pada 1 hingga 13 Juni 2026 di wilayah Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang.


RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara menggelar Operasi Kepolisian Kewilayahan "ASEAN U19 TOBA-2026" untuk mengamankan penyelenggaraan ajang internasional ASEAN U-19 Boys Bank Sumut Championship 2026 yang berlangsung pada 1 hingga 13 Juni 2026 di wilayah Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang.

Sebanyak 2.081 personel diterjunkan dalam operasi tersebut, terdiri dari 1.320 personel Polri dan 761 personel unsur instansi terkait yang meliputi TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, serta petugas pengamanan internal (steward).

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., mengatakan pengamanan dilakukan secara terpadu dengan mengedepankan langkah preventif yang didukung fungsi intelijen, preemtif, serta penegakan hukum guna memastikan seluruh rangkaian kejuaraan internasional berjalan aman dan lancar.

"Operasi ASEAN U19 TOBA-2026 dilaksanakan untuk menjamin keamanan seluruh peserta, official, perangkat pertandingan, suporter, hingga masyarakat yang terlibat dalam kegiatan. Kami ingin memastikan event internasional ini berlangsung aman, tertib, lancar, dan sukses sehingga mampu memberikan citra positif bagi Sumatera Utara di mata nasional maupun internasional," ujar Ferry, Senin (1/6/2026).

Menurut Ferry, pengamanan tidak hanya difokuskan pada stadion tempat pertandingan berlangsung, tetapi juga mencakup seluruh lokasi pendukung yang menjadi bagian dari kegiatan kejuaraan.

Sejumlah objek yang menjadi prioritas pengamanan antara lain Bandara Internasional Kualanamu (KNIA), Stadion Utama Sumatera Utara, Stadion Teladan Medan, Stadion Madya Atletik, Stadion Mini Pancing, Stadion Kebun Bunga, Lapangan Cadika, serta sejumlah hotel tempat menginap peserta dan official.

Selain itu, pengamanan juga mencakup seluruh rangkaian kegiatan seperti pertandingan sepak bola, sesi latihan, konferensi pers, ASEAN Football Festival, hingga seremoni pembukaan dan penutupan.

Ferry menjelaskan, pola pengamanan dilakukan dengan sistem berlapis melalui pembagian zona pengamanan yang terdiri dari Ring 1, Ring 2, dan Ring 3.

Ring 1 meliputi area dalam stadion dan lapangan pertandingan, Ring 2 mencakup area gerbang masuk dan selasar stadion, sedangkan Ring 3 berada di area luar stadion, kantong parkir, serta akses jalan menuju venue pertandingan.

"Setiap penonton yang memasuki stadion akan melalui pemeriksaan ketat untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang seperti senjata tajam, flare, petasan, kembang api, minuman beralkohol, laser, maupun atribut yang berpotensi memicu gangguan keamanan," jelasnya.

Di sisi lain, Polda Sumut juga menyiapkan pengawalan dan pengamanan melekat terhadap para pemain, official, perangkat pertandingan, delegasi, serta tamu VIP dan VVIP mulai dari kedatangan di bandara, perjalanan menuju hotel, lokasi latihan, hingga venue pertandingan.

Untuk mendukung kelancaran mobilitas selama turnamen berlangsung, personel gabungan juga akan melakukan rekayasa lalu lintas, pengaturan arus kendaraan, sterilisasi jalur utama menuju stadion, serta penataan kantong parkir guna mengantisipasi kepadatan kendaraan.

"Kami juga telah menyiapkan Pos Pengamanan, Pos Kesehatan, Command Center yang terintegrasi dengan CCTV, hingga rute evakuasi dan skenario kontinjensi apabila terjadi situasi darurat. Semua langkah tersebut merupakan bagian dari upaya mitigasi risiko agar seluruh kegiatan dapat berjalan dengan aman," kata Ferry.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa aparat akan bertindak tegas namun tetap humanis terhadap setiap pelanggaran hukum yang berpotensi mengganggu jalannya kompetisi, termasuk tindakan provokasi, perusakan fasilitas stadion, maupun praktik pencaloan tiket.

Polda Sumut juga melakukan pemantauan terhadap pergerakan kelompok suporter, baik lokal maupun mancanegara, guna mengantisipasi potensi gesekan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban selama kejuaraan berlangsung.

"Kami mengajak seluruh masyarakat, suporter, dan peserta untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif. Mari kita tunjukkan bahwa Sumatera Utara mampu menjadi tuan rumah yang aman, ramah, dan profesional bagi penyelenggaraan event internasional," pungkas Ferry.


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

Deli_Serdang.jpg

Bantah Antikritik Soal Akun Anonim, Pemkab Deli Serdang Buka Suara Terkait Anggaran Rp38,5 Miliar

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔11:27:41, 22 Okt 2026

RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat. Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tersangka_Karo1.jpg

Kasus Pembunuhan Dosen ITB Kabanjahe: Polisi Tangkap 2 Pelaku, Tim Masih Buru Pelaku Lainnya

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔16:35:35, 28 Sep 2026

RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .

Berita Selengkapnya ▸
IMG_20260827_113028_compress46.jpg

Klaim Profesor hingga Dokter Spesialis di TikTok Disorot, Rekam Jejak Akademik Dipertanyakan

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔17:40:04, 26 Agu 2026

RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik. Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .

Berita Selengkapnya ▸
dilaporkan1.jpg

Buntut Eksekusi Paksa Chapel, Pdt. Gloria Resmi Polisikan Rektor USU ke Polda Sumut, Ini Jawaban USU

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔08:32:11, 12 Agu 2026

RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .

Berita Selengkapnya ▸
pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya ▸
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya ▸
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya ▸
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya ▸
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya ▸

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas