Ribuan Peserta Paduan Suara Bakal Ramaikan The Caldera Culture Festival 2026 di Samosir
Oleh : Radar Medan | 02 Sep 2026, 14:01:15 WIB | 👁 68 Lihat Kawasan Danau Toba
Keterangan Gambar : Temu Pers bersama dengan Panitia Toba Caldera Culture Festival (TCCF) 2026 yang difasilitasi Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut, berlangsung di Lobby Dekranasda Lantai 1 Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponengoro Nomor 30 Medan, Rabu (2/9/2026).
RADARMEDAN.COM — Kabupaten Samosir akan menjadi tuan rumah The Caldera Culture Festival (TCCF) 2026 yang dirangkai dengan Samosir International Choir Competition (SICC) 2026. Sekitar 2.000 peserta paduan suara dari berbagai daerah di Indonesia akan memeriahkan ajang tersebut, sekaligus memperebutkan Piala Bergilir Gubernur Sumatera Utara (Sumut) dan total hadiah Rp150 juta.
TCCF 2026 akan berlangsung pada 24–27 September 2026 di Kabupaten Samosir. Mengusung tema “Gema Tanah Toba: Dari Tanah Toba Menyatukan Ragam Suara dan Budaya”, festival ini memadukan seni, budaya, pariwisata, kepedulian terhadap lingkungan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat di kawasan Danau Toba.
Ketua Steering Committee TCCF 2026 Mora Nasution mengatakan, festival tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi panggung pertunjukan, tetapi juga mampu memberikan pengalaman yang lebih luas bagi wisatawan dan peserta yang datang ke Samosir.
“TCCF bukan hanya panggung pertunjukan. Kami ingin orang datang ke Samosir, mengenal budaya, menikmati Danau Toba, bertemu dengan masyarakat dan pelaku UMKM, lalu pulang membawa pengalaman yang baik,” ujar Mora pada Temu Pers yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Medan, Rabu (2/9/2026).
Ia menambahkan, Indonesia memiliki tradisi dan prestasi yang kuat di bidang paduan suara. Karena itu, Samosir International Choir Competition diharapkan dapat menjadi wadah bagi talenta paduan suara Indonesia untuk berkembang dan berkiprah di tingkat internasional.
“Ini event paduan suara. Indonesia dikenal sebagai paduan suara juara dunia. Kalau memang ini bisa menjadi perwakilan di tingkat dunia, tentu menjadi kebanggaan kita bersama,” katanya.
Penyelenggaraan TCCF 2026 merupakan hasil kolaborasi antara Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumut, Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT), Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), serta Pemerintah Kabupaten Samosir sebagai tuan rumah.
Untuk menjaga kualitas kompetisi, SICC 2026 akan menghadirkan dewan juri dari sejumlah negara, antara lain Latvia, Singapura, Malaysia, dan Indonesia.
Selain kegiatan seni dan kompetisi paduan suara, TCCF 2026 juga membawa pesan kuat mengenai pelestarian lingkungan. Sejumlah kegiatan akan dilakukan, di antaranya penanaman bibit pohon di kawasan Danau Toba serta penebaran benih ikan di perairan Danau Toba.
Gerakan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama menjaga kelestarian ekosistem Danau Toba sekaligus mendukung keberlanjutan status Toba Caldera UNESCO Global Geopark.
Mewakili Bupati Samosir, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir, Tetty Naibaho, menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan yang memadukan seni, budaya, pariwisata, penguatan ekonomi masyarakat, serta pelestarian lingkungan tersebut.
Melalui pelaksanaan TCCF 2026 dan SICC 2026, Kabupaten Samosir diharapkan semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi utama wisata budaya dan penyelenggaraan event internasional di kawasan Danau Toba.
Sebagai tuan rumah, Pemkab Samosir terus melakukan berbagai persiapan dan optimalisasi, termasuk memberikan edukasi kepada pelaku UMKM, pengelola hotel, homestay, serta masyarakat agar siap memberikan pelayanan terbaik kepada para pengunjung.
Tetty mengatakan, Samosir menargetkan mampu melayani sekitar 3.000 pengunjung setiap hari selama pelaksanaan kegiatan. Para pelaku usaha pariwisata juga diimbau untuk tidak menaikkan tarif secara tidak wajar selama event berlangsung.
“Ini merupakan momentum untuk memeriahkan Samosir. Kita berharap seluruh pelaku usaha dapat mendukung melalui ketaatan terhadap aturan dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada para tamu,” ujarnya.(FS/PE)
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .