Pemkab Taput Terima Audiensi Pedagang Tegaskan Penataan Tanggul Aek Sigeaon Tetap Perhatikan Pedagang Lama
Oleh : Radar Medan | 01 Sep 2026, 19:03:50 WIB | 👁 70 Lihat Daerah
Keterangan Gambar : Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si, M.Si bersama Wakil Bupati Dr. Deni Lumbantoruan, M.Eng dan Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Utara menerima audiensi perwakilan pedagang dan mahasiswa terkait rencana penataan dan rekonstruksi kawasan Tanggul Aek Sigeaon, Tarutung, di Aula Mini Kantor Bupati Tapanuli Utara, Selasa (1/9/2026).
RADARMEDAN.COM, TAPANULI UTARA - Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si, M.Si bersama Wakil Bupati Dr. Deni Lumbantoruan, M.Eng dan Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Utara menerima audiensi perwakilan pedagang dan mahasiswa terkait rencana penataan dan rekonstruksi kawasan Tanggul Aek Sigeaon, Tarutung, di Aula Mini Kantor Bupati Tapanuli Utara, Selasa (1/9/2026).
Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terbuka terhadap aspirasi masyarakat. Namun, penanganan Tanggul Aek Sigeaon perlu segera dilakukan sebagai bagian dari mitigasi bencana dan penataan kawasan.
Menurut Bupati, kondisi kawasan tersebut tidak hanya berdampak pada bantaran sungai, tetapi juga telah memengaruhi infrastruktur di sekitarnya. Dengan adanya dukungan anggaran dari pemerintah pusat, pemerintah daerah harus mengambil langkah nyata dalam melakukan penanganan dan perbaikan.
Selain penanganan tanggul, pemerintah juga merencanakan penataan kawasan Aek Sigeaon menjadi lebih aman, tertata dan representatif, termasuk pengembangan kawasan pedestrian.
Menjawab kekhawatiran pedagang, Bupati menegaskan bahwa pemerintah tetap memperhatikan keberlangsungan usaha masyarakat. Dalam proses relokasi nantinya, tempat usaha akan diprioritaskan bagi pedagang lama yang telah resmi terdata.
“Pedagang lama yang sudah terdata akan menjadi prioritas. Tidak ada tempat untuk pedagang baru, jual beli tempat maupun sistem cabut nomor,” tegas Bupati.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Dr. Deni Lumbantoruan, M.Eng menegaskan bahwa relokasi dilakukan demi keselamatan masyarakat karena lokasi berjualan saat ini berada dekat dengan aliran sungai dan memiliki potensi risiko bencana.
“Kita ingin kawasan ini lebih aman dan tertata, tetapi para pedagang tetap harus dapat menjalankan usahanya. Pemerintah tidak akan meninggalkan masyarakat,” ujar Wakil Bupati.
Sebelumnya Pada tahun 2019 Perwakilan Pedagang Tanggul Aek Sigeaon ( APTAS ) juga sudah membuat Pernyataan atas pemakaian dan pemanfaatan Tanggul Aek Sigeaon.
Audiensi berlangsung dalam suasana dialogis dan terbuka. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berharap penataan Tanggul Aek Sigeaon dapat menjadi solusi mitigasi bencana sekaligus menciptakan kawasan yang lebih aman dan tertata, tanpa mengabaikan keberlangsungan usaha para pedagang lama.
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .