Pemprov Sumut Kirim 1 Ton Makanan Siap Saji untuk Korban Bencana NTT
Oleh : Radar Medan | 01 Sep 2026, 14:41:03 WIB | 👁 58 Lihat Umum
Keterangan Gambar : Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Timur Tumanggor, saat pelepasan pengiriman bantuan untuk korban bencana gempa NTT di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Selasa (1/9/2026).
RADARMEDAN.COM — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengirimkan sekitar 1 ton bantuan makanan siap saji bagi masyarakat terdampak bencana gempa di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas Pemprov Sumut terhadap masyarakat yang terdampak musibah.
Bantuan yang dikirim antara lain berupa ikan teri, ayam suwir, dan kentang iris goreng. Seluruh makanan tersebut dipilih karena dapat langsung dikonsumsi dan dibutuhkan masyarakat dalam masa tanggap darurat bencana.
“Ini kita mengirimkan bantuan siap saji berupa 1 ton lebih kurang, 1 ton yaitu terdiri daripada ikan teri, ayam suwir, kentang iris goreng yang merupakan siap saji dalam rangka untuk bantuan kemanusiaan yang terjadi pada tanggal 15 Agustus 2026 di Provinsi Nusa Tenggara Timur,” kata Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Timur Tumanggor, saat pelepasan pengiriman bantuan untuk korban bencana gempa NTT di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Selasa (1/9/2026).
Pengiriman bantuan tersebut dilakukan sebagai bentuk respons Pemprov Sumut atas bencana alam yang melanda wilayah NTT pada 15 Agustus 2026. Logistik bantuan diperkirakan tiba di lokasi tujuan dalam waktu dua hari.
“Harapan kita bersama dalam waktu yang tidak terlalu lama ini bisa sampai kepada masyarakat kita yang terkena bencana di NTT. Oleh karena ini mohon doa, informasinya lusa ini sudah sampai di Provinsi NTT,” kata Timur.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumut Basarin Yunus Tanjung mengatakan, makanan siap saji menjadi salah satu kebutuhan utama masyarakat dalam situasi tanggap darurat bencana. Karena itu, ikan teri, ayam suwir, dan kentang iris goreng dipilih sebagai bantuan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak.
“Kondisi tanggap darurat itu bagaimana orang bisa bertahan hidup, itu dulu yang utama ya. Kalau nanti setelah recovery baru nanti mungkin tentang fisik, pembangunan fisik, itu yang mungkin nanti jadi pertimbangan,” kata Basarin.
Turut hadir pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Erwin Hotmansah Harahap.(FS)/PE
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .