Bikin Ngakak! Niat Hati Cicipi Buah Eksotis Manis, Gadis Ini Malah Nangis Gara-gara Makan Kulitnya

Oleh : Radar Medan | 02 Sep 2026, 11:44:32 WIB | 👁 567 Lihat
Gaya Hidup
Bikin Ngakak! Niat Hati Cicipi Buah Eksotis Manis, Gadis Ini Malah Nangis Gara-gara Makan Kulitnya

Keterangan Gambar : Ada yang menyebutnya buah Kapundung atau Kemundung di jual di pinggiran jalan sepanjang Jamin Ginting ke arah Berastagi, Rabu 2/9/2026.


RADARMEDAN.COM, DELI SERDANG – Jagat media sosial kembali diramaikan dengan kisah kocak dari kepolosan warganet.

Kali ini, pengalaman menggelitik datang dari seorang pengguna Facebook bernama Gadis. Berniat menikmati buah manis nan eksotis yang baru pertama kali dilihatnya, ia justru dibuat menangis dan meneteskan air liur karena rasa asam yang luar biasa.

Usut punya usut, ternyata bukan buahnya yang salah, melainkan cara makannya yang keliru!

Kisah ini dibagikan Gadis pada Rabu (2/9/2026) dan sukses membuat siapa saja yang membacanya ikut terpingkal. Cerita bermula saat Gadis penasaran melihat sebuah buah unik yang dijual oleh seorang pedagang. Karena belum pernah mencicipinya sama sekali, ia pun memutuskan untuk membelinya.

Menurut penuturan sang pedagang, buah tersebut didatangkan dari daerah yang jauh, melintasi kawasan Banda Aceh.

"Kata yang jualan buah ini datang dari jauh, entah apa nama kampungnya tadi, pokoknya lewat Banda Aceh. Cara makannya dikupas, terus rasanya manis," ujar Gadis menirukan instruksi dari sang penjual.

Tergiur dengan promosi rasa manis tersebut, Gadis membawa pulang buah itu dengan penuh ekspektasi. Sesampainya di rumah, ia langsung mengeksekusi buah asing itu. Ia mengupas kulit terluarnya tipis-tipis, layaknya sedang mengupas kentang. Tanpa pikir panjang, ia pun langsung menggigit bagian kulit buah tersebut.

Namun, bukannya rasa manis yang lumer di mulut, Gadis justru mendapat "serangan" tak terduga.

"Wow... amazing... segala buah di dunia, baru kali ini kurasakan buah yang paling asaaammm! Meneteslah air mata dan air liurku," curhat Gadis dalam unggahannya.

Saking syoknya dengan rasa asam yang ekstrem tersebut, ia sampai berseloroh menyebut buah itu sebagai "buah mata buaya" dan menuding sang penjual dengan candaan.

"Benar-benar yang jualan ini induknya buaya," tambahnya.

Kekocakan rupanya belum berhenti sampai di situ. Setelah berhasil menenangkan diri dari rasa asam yang membuat matanya berair, Gadis mulai curiga dengan struktur buah tersebut. Ia pun membongkar bagian dalamnya. Dari situlah fakta membagongkan terungkap.

"Akhirnya aku curiga ada biji putih di dalamnya... dan ternyata itu yang dimakan, seharusnya manis ternyata. Tadi ternyata yang kami makan daging kulitnya, wkwkwk," tulisnya menutup cerita kocak tersebut.

Dari Mata Berkedip Goda Duda hingga Filosofi "Janji Buaya"

Postingan curhat Gadis ini tak pelak langsung diserbu komentar warganet yang tak kalah mengocok perut. Banyak yang ternyata menjadi "korban" dari buah berpenampilan menarik namun menyimpan rasa super asam ini.

Salah satu komentar paling kocak datang dari akun  Mustika yang mengaku sampai salah tingkah.

"Hahaha kupikir aku aja yang kena tipu. Karena aku juga beli 20 ribu, eh begitu dibuka rasanya asem banget, buatku kedip-kedip dikira goda duda tetangga," tulisnya yang sukses memancing tawa.

Korban lainnya, Maudy Pelawi, juga ikut menimpali penderitaan tersebut.

"Kita sama-sama korban, Kak. Langsat saja udah ngilu, apalagi si mata buaya," curhatnya.

Bahkan, ada warganet yang mendadak puitis dan mengaitkan rasa buah ini dengan filosofi nama "mata buaya".

"The real mata buaya, gak salah kasih nama. Janji manis malah meneteskan air mata, tapi masih ada harapan kecil yang membuat tergoda, itulah bijinya," sahut Rema.

Bagi sebagian warganet, postingan Gadis ini justru menyelamatkan mereka dari rasa penasaran yang bisa berujung petaka di lidah.

"Ternyata... rasa penasaranku menghilang saat baca postingan ini Kak. Daripada zonk... Tuhu kel mbiar aku (takut kali aku)," tulis Erika Sari Tampu.

Perdebatan Nama Buah

Di balik kekocakan cara makan dan rasa asamnya, kolom komentar juga dipenuhi "sidang paripurna" warganet yang berdebat soal nama asli buah tersebut.

Ada yang menyebutnya buah Kapundung atau Kemundung, seperti yang diungkapkan BungaMelati Tarihoran. Warga daerah Kampar mengenalnya dengan nama Tampoi yang rasanya manis tapi musiman. Sementara itu, warganet dari Kalimantan Selatan menyebutnya buah Kapul, dan beberapa lainnya menyamakannya dengan buah Rambai atau Sentul. Bahkan ada yang menyebut buah ini adalah bahan baku asinan atau permen somboy merah.

Terlepas dari apa pun nama aslinya, kisah Gadis ini sukses menjadi hiburan segar. Kejadian ini juga menjadi pengingat lucu bagi kita semua: jika membeli buah eksotis yang bentuknya asing, pastikan bertanya dengan detail bagian mana yang bisa ditelan, agar mata tidak berkedip-kedip hingga dikira menggoda tetangga!

(Dikutip dari Media Sosial/HM)


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

File_Kapolda.jpg

Apresiasi Kinerja Pers, Polda Sumut Beri Penghargaan kepada 5 Jurnalis dan Media

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔20:04:36, 30 Okt 2026

RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .

Berita Selengkapnya ▸
Deli_Serdang.jpg

Bantah Antikritik Soal Akun Anonim, Pemkab Deli Serdang Buka Suara Terkait Anggaran Rp38,5 Miliar

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔11:27:41, 22 Okt 2026

RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat. Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tersangka_Karo1.jpg

Kasus Pembunuhan Dosen ITB Kabanjahe: Polisi Tangkap 2 Pelaku, Tim Masih Buru Pelaku Lainnya

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔16:35:35, 28 Sep 2026

RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .

Berita Selengkapnya ▸
IMG_20260827_113028_compress46.jpg

Klaim Profesor hingga Dokter Spesialis di TikTok Disorot, Rekam Jejak Akademik Dipertanyakan

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔17:40:04, 26 Agu 2026

RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik. Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .

Berita Selengkapnya ▸
dilaporkan1.jpg

Buntut Eksekusi Paksa Chapel, Pdt. Gloria Resmi Polisikan Rektor USU ke Polda Sumut, Ini Jawaban USU

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔08:32:11, 12 Agu 2026

RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .

Berita Selengkapnya ▸
pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya ▸
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya ▸
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya ▸
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya ▸

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas