Peternak Babi Bakal Gelar Aksi Damai Jelang Ultah ke 2

Oleh : Radar Medan | 27 Jan 2022, 11:55:54 WIB | 👁 1544 Lihat
Komunitas
Peternak Babi Bakal Gelar Aksi Damai Jelang Ultah ke 2

Keterangan Gambar : Sutrisnon Pangaribuan, bersama sejumlah pengurus GPBI, Medan 26/1/2022 (Foto Istimewa)


RADARMEDAN.COM - Sejumlah warga yang tergabung dalam Gerakan Peternak Babi Indonesia (GPBI) mendatangi Polda Sumut, Rabu 26/01/2022.

Kedatangan Gerakan Peternak Babi Indonesia (GPBI)  ke Markas Komando (Mako) Polda Sumut, merupakan persiapan gelar aksi mendatang, dengan menyerahkan surat pemberitahuan yang diserahkan melalui Staff Direktur Intelkam Polda Sumut.

"Sebagai peternak hewan babi, kami akan menggelar kembali Demo Aksi Damai dan secara bersamaan 10 Februari mendatang, juga akan menggelar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) SAVE BABI yang ke dua,” demikian dikatakan Ketua Gerakan Peternak Babi Indonesia (GPBI) Toman Purba, diwakilkan Heri Ginting, Sekretaris dan  didampingi Edy Alson Purba, SPt, Bendahara, saat ditemui wartawan, di halaman Mako Polda Sumut, Jl. SM Raja no 60 Medan, Rabu (26/01/2022)

Heri lebih lanjut mengatakan, hal ini merupakan aksi yang serupa, seperti yang pernah kami lakukan tahun lalu.
 
"Kami juga rencana akan melakukan aksi damai ke DPRD TK 1 Sumut, dengan meminta prtanggungjawaban dari DPRD Tk I Sumut, dimana dalam Notulen Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada waktu itu, ada pemulihan ekonomi para peternak hewan babi, yang terdampak adanya virus demam hewan babi African Swine Fever (ASF) dan kolera babi (hog cholera), saat itu ribuan hewan babi di Sumut mati mendadak,” ucapnya.

Ia mengatakan pihaknya telah mengajukan permohonan, agar Kapolda Sumut Bapak Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak M.Si., mau menjambatani pertemuannya dengan Gubsu.

"Untuk dapat melakukan audensi kepada Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Bapak Edy Rahmayadi, yang sebelumnya sudah beberapa kali kami telah melayangkan surat kepada Gubsu, namun sampai saat ini, kami belum ada pertemuan, untuk membicarakan bagaimana mencari solusi menghilangkan, bahwa ada wabah pandemi ASF menimpa hewan babi milik kami para peternak,” pungkas Heri Ginting.

Sementara Pembina Gerakan Peternak Babi Indonesia Sutrisno Pangaribuan, di Cafe Literacy Coffee Jl Jati 2 Medan Kota, didampingi unsur Pengurus Inti PMKRI, GMNI, mengatakan, dalam hal ini, ia juga ingin agar Gubsu Edy Rahmayadi mau memberikan sikap.

"Sebelumnya telah diungkap oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia, yang telah mengeluarkan Keputusan Nomor : 820/KPTS/PK.320/M/12/2019 Tentang Pernyataan Wabah Penyakit Demam Babi Afrika di Provinsi Sumatera Utara (Sumut),” ucapnya.

Sutrisno lebih lanjut mengatakan, sejumlah warga yang tergabung dalam GPBI sebagai peternak babi yang terkena dampak, kita telah melakukan berbagai upaya, agar Pemerintah,  maupun Pemerintah Daerah, melakukan tindakan konkrit dalam rangka pemulihan ekonomi masyarakat,” ucapnya.

Sutrisno menambahkan. adapun,  upaya yang telah kami lakukan sebelumnya dalah sebagai berikut,
Melakukan aksi Damai “SAVE BABI” pada 10 Februari 2020 di depan Gedung DPRD Pemprovsu, 
tidak ada hasil. Mengirimkan surat permohonan audiensi dan pertemuan ke berbagai Instansi Pemerintah dan 
Pemerintah Daerah. Namun tidak mendapat respon yang baik. Audiensi ke Balai Veteriner Medan, Kementerian Pertanian RI dan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Pemerintah Provsu, pada 23 Maret 2021, tidak ada hasil. Menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi B DPRD Provsu, pada 19 Oktober 
2021, namun tidak ada hasil. Melakukan pertemuan dengan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Pemerintah Provsu pada 21 Oktober 2021, tidak ada hasil. Pertemuan di Diretkrimsus Polda Sumut, pada 10 Desember 2021, belum ada hasil. Kembali menyurati Pemerintah dan Pemerintah Daerah, tentang permohonan tindakan pemulihan ekonomi peternak babi, juga belum ada hasilnya.

"Kami sebagai warga Negara yang taat hukum, telah melakukan berbagai upaya untuk meminta perhatian 
Pemerintah dalam memulihkan ekonomi masyarakat peternak khusus beternak hewan babi. Dengan harapan, agar pemerintah berkenan memberikan solusi terbaik, bagaimana mencari cara membasmi Pandemi Virus ASF, sehingga kami dapat merasakan sebutir beras (Sutrisno mengumpamakan), agar para peternak hewan babi, dapat kehidupan dengan layak dan sejahtera, untuk menghidupi Istri dan anak-anak,” pungkas Sutrisno Pangaribuan. (TS)/Hanson Munthe/PE


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya
jeanhakim.jpg

Dalam 10 Hari Polisi Tuntaskan Kasus Pembakaran Rumah Hakim PN Medan, Ini Kronologinya

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔15:13:13, 21 Nov 2025

RADARMEDAN.COM – Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dalam temu pers memberi penjelaskan kepada wartawan bahwa kasus pembakaran rumah seorang Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan di Komplek Taman Harapan Indah, Blok D No. 25, dipastikan merupakan aksi pembakaran berencana oleh mantan sopir korban. Hal itu disampaikan dalam . . .

Berita Selengkapnya
peran_media.jpg

Menjaga Profesionalisme: Saling Memahami Tupoksi Pejabat Negara dan Wartawan

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:54:55, 18 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Dalam era informasi yang berkembang sangat cepat dan luas, pejabat negara maupun swasta diingatkan untuk lebih selektif dalam memilih media yang dijadikan sumber informasi. Penting bagi pejabat negara untuk mengenali media dan jurnalis yang kredibel agar informasi yang diterima maupun disebarkan dapat . . .

Berita Selengkapnya
content.jpg

Inilah 30 Media Online Terpopuler di Sumatera Utara Versi Chat GPT

🔖 TEKNOLOGI 👤Radar Medan 🕔14:16:59, 03 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Persaingan media online di Sumatera Utara kian dinamis. Berdasarkan hasil penelusuran dan pemeringkatan yang dilakukan hari ini (3/11/2025), tercatat 30 media online berkantor di Provinsi Sumatera Utara menjadi yang paling banyak dikunjungi pembaca sepanjang tahun 2025. Dalam daftar tersebut, Tribun-Medan.com masih menempati . . .

Berita Selengkapnya
Gubsu_Menemui_Guru_03.jpg

Gubernur Sumut Bobby Nasution Temui Guru SMK 1 Kutalimbaru yang Dilaporkan Orang Tua Siswa

🔖 PENDIDIKAN 👤Radar Medan 🕔17:10:33, 31 Okt 2025

RADARMEDAN.COM, BINJAI – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menemui Sopian Daulai Nadeak, guru SMK Negeri 1 Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, yang dilaporkan orang tua siswa ke polisi. Pertemuan berlangsung di rumah Sopian, di Binjai, Jumat (31/10/2025). Dalam kesempatan itu, Bobby menyampaikan harapannya agar . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas