Pemko Batam Ajukan Dana Insentif Daerah Untuk Nelayan
Oleh : Radar Medan | 26 Agu 2020, 12:53:44 WIB | 👁 1827 Lihat Nasional
Keterangan Gambar : Sekretaris Dinas Perikanan Kota Batam M Pane
RADARMEDAN.COM, BATAM Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Perikanan Kota Batam, saat ini sedang membahas untuk pengajuan Dana Insentif Daerah (DID) bagi nelayan. Pengajuan dana tersebut dilakukan sesuai dengan adanya program pemerintah pusat untuk menggelontorkan dana, guna meningkatkan taraf hidup ekonomi masyarakat, sehingga cepat pulih kembali perekonomian masyarakat akibat kena dampak Covid 19.
Hal itu dikatakan Kepala Dinas Perikanan Kota Batam Ir Husnaina, melalui Sekretaris Dinas Perikanan Kota Batam Drs Rinaldi M Pane, di ruang kerjanya Selasa, (25/08/20). Menurutnya, adapun nantinya bantuan DID tersebut berasal dari pemerintah pusat, diturunkan melalui Pemko Batam.
“Dana insentif daerah itu berasal dari pemerintah pusat diturunkan melalui Pemko Batam. Sedangkan masalah besar jumlahnya kita belum tahu secara pasti. Karena kegiatan masih sedang kita susun,” kata Pane.
Selanjunya mantan Camat Batu Aji ini menyebut, dana tersebut nantinya diberi pada bidang tangkap, bidang budi daya serta bidang daya saing. “Kriteria nelayan yang mendapatkan bantuan dana itu untuk kelompok nelayan yang sudah mengajukan proposal dan terdaftar serta mereka yang punya prestasi,” ujarnya.
Ketika ditanya berapa jumlah nelayan yang mendapat dana bantuan itu? Rinaldi menyebut, menyangkut jumlah nelayan yang mendapat bantuan itu, saat ini sedang diverifikasi. Sedangkan jumlah kelompok nelayan di seluruh wilayah Batam mencapai ratusan lebih kelompoknya.
“Setiap kelompok akan kita verifikasi sesuai dengan kriteria masing-masing yang mana nantinya kelompok nelayan itu memenuhi syarat, untuk mendapat bantuan itu,” jelasnya.
Selanjutnya Rinaldi menjelaskan, adapun bentuk bantuan itu, bukan diberi berupa uang cash, melainkan barang alat tangkap, seperti, jaring dan jenis alat tangkap lainnya. Sedangkan kalau di bidang budi daya akan diberi bibit ikan. Begitu juga di bidang daya saing diberi berupa alat-alat pengolahan misalnya, mesin potong bakso dan lain sebagainnya.
Saat disinggung berapa besar dana insentif daerah itu? Pane mengaku belum mengetahui secara pasti, karena sedang tahap pengajuan dan belum diputuskan.
“Kita belum tahu secara pasti berapa besar dana bantuan itu. Namun kita ajukan sebesar Rp 6 miliar lebih. Jadi tujuannya untuk meningkatkan taraf hidup ekonomi masyarakat, supaya cepat pulih kembali sehingga pemerintah pusat menggelontorkan dana tersebut,” paparnya. (manser/PR )
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .