Oleh : Radar Medan | 12 Mar 2020, 20:42:42 WIB | 👁 1690 Lihat Hukum dan Kriminal
Keterangan Gambar : Kapolres Asahan, AKBP Nugroho Dwi Karyanto saat menggelar konferensi pers di halaman Polres Asahan, Kamis (12/3/2020) (Foto H Pane)
RADARMEDAN.COM, ASAHAN - Polres Asahan berhasil meringkus 3 orang terduga pembunuh Novita Sari (14) warga Dusun XIII, Desa Perbangunan, Kecamatan Sei Kepayang, Asahan, Sumatera Utara. Gadis malang itupun akhirnya meregang nyawa ditangan para tersangka dikarenakan korban mengambil berondolan buah sawit di areal perkebunan milil PT. CSIL.
Mayat korban didapati oleh pihak keluarga sudah tak bernyawa disekitar areal perkebunan sawit milik PT. CSIL atau berjarak 200 meter dari sepeda motor yang ditungganginya, pada Senin (9/3/2020) lalu.
Atas peristiwa tersebut, pihak keluarga kemudian melaporkannya ke pihak Kepolisian. Tak mau menunggu lama, setelah menerima laporan tersebut Unit Jahtanras Polres Asahan langsung bertindak. Esok harinya Selasa (10/3/2020) atau 1 hari pasca ditemukannya mayat korban, Unit Jahtanras berhasil meringkus ketiga tersangka.
" Ketiga tersangka yang diamankan merupakan petugas keamanan (Security) yang bekerja pada perusahaan perkebunan swasta PT. CSIL, " kata Kapolres Asahan, AKBP Nugroho Dwi Karyanto saat menggelar konferensi pers di halaman Polres Asahan, Kamis (12/3/2020).
Nugroho mengungkapkan, berdasarkan pengakuan para tersangka motif pembunuhan dikarenakan sakit hati. Dan peristiwa itu bermula ketika korban melawan dan mengeluarkan kata-kata yang kurang pantas saat dilarang mengambil berondolan buah sawit di areal perkebunan PT. CSIL tempat para tersangka bekerja.
Merasa disepelekan lanjut Nugroho, salah seorang dari tersangka (RS) langsung berang kemudian mencekik leher dan menjatuhkan korban ke tanah dan tersangka lainnya DA mengambil batu lalu memukulkannya ke dagu korban. Tak sampai disitu, tersangka lainnya (SH) juga ikut menganiaya gadis malang itu, memukul korban menggunakan pelepah sawit lalu diseret dan dimasukkan kedalam parit.
Sedangkan para tersangka itu masing-masing RS (44) warga Dusun III, Desa Sei Paham Kecamatan Sei Kepayang, DA (38) warga Dusun II, Desa Sei Lama, Kecamatan Simpang Empat dan SH (54) warga Desa Perbangunan, Kecamatan Sei Kepayang, Asahan.
"Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, saat ini ketiga tersangka dan beserta barang bukti berupa 1 pasang sandal korban, batu yang digunakan untuk memukul korban, 3 unit handphone, 1 unit sepedamotor milik korban dan 3 unit sepedamotor milik para tersangka ditahan di Polres Asahan guna penyidikan lebih lanjut, " tandas Nugroho. (HP/PR)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .