Terkait Viralnya Video Pengerusakan Warung, Ini kata Bupati Tapanuli Tengah
Oleh : Radar Medan | 27 Mei 2020, 14:58:26 WIB | 👁 2234 Lihat Daerah
Keterangan Gambar : Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani saat memberikan keterangan pers
RADARMEDAN.COM, TAPTENG - Terkait beredarnya pemberitaan dan video singkat mengenai sekelompok pemuda yang melakukan pengrusakan pada sebuah warung yang berada di Jalan AR. Surbakti, Kelurahan Sibuluan Nauli, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah pada Selasa (26/05/2020) pukul 02.00 dini hari, Bupati Tapanuli Tengah mengungkapkan kepada awak media berdasarkan informasi yang diterima dari masyarakat sekitar pukul 10.00 WIB paginya , bahwa ada masyarakat yang datang ke sebuah warung cafe bermoduskan berjualan tuak namun masyarakat melihat ada wanita disana.
"Setelah kami cek bahwa ini orang sudah berapa kali tempatnya dibongkar, kedua dia pernah bermasalah dengan SAT POL PP beberapa tahun lalu, " ungkap Bakhtiar Ahmad Sibarani, Rabu (27/5/2020).
Bakhtiar Ahmad Sibarani juga mengatakan pemilik warung telah diberikan modal untuk berusaha yang halal, tetapi tetap juga seperti itu.
"Jadi jangan salahkan masyarakat, mereka telah diingatkan masyarakat jam 02.00 sampai jam 03.00 dini hari musik jalan, " katanya.
Bakhtiar Ahmad Sibarani menuturkan jadi terus dihimbau jangan menjadi contoh bagi masyarakat yang begini. Dirinya meminta agar masyarakat juga jangan main hakim sendiri.
"Kami meminta kepada masyarakat jangan main hakim sendiri, silahkan laporkan kepada pihak yang berwajib atau kepada pemerintah setempat, " tuturnya.
Bakhtiar Ahmad Sibarani juga meminta kepada pihak polisi untuk memproses, apabila perempuan - perempuan yang ada didalam video tersebut berasal dari luar kota, apalagi seperti situasi sekarang ini kita lagi dilanda pandemi COVID - 19.
"Ini juga akan kita proses kenapa dia membawa orang seperti ini, kita akan cek KTP mereka semua. Saya telah panggil Lurah dan Sat Pol PP untuk razia kos - kosan yang ada di daerah ini. Jikalau dia menjual perempuan - perempuan, maka dia harus ditangkap, " minta Bakhtiar Ahmad Sibarani.
Bakhtiar Ahmad Sibarani kembali mengatakan tidak boleh ada tempat maksiat di wilayah Tapanuli Tengah, mau siapapun akan dihadapinya.
"Masyarakat mungkin sudah jenuh, sudah diingatkan namun masih juga melawan, masih ada juga musik jam 02.00 sampai jam 03.00 dan ada juga wanita, sudah barang tentu masyarakat keberatan. Cara masyarakat yang salah tidak boleh main hakim sendiri," katanya.
Bakhtiar Ahmad Sibarani juga menerangkan pemilik warung sering melawan saat dilakukan pembubaran di warungnya.
"Pernah kejadian dulu Sat Pol PP dikejar sampai terjadi pukul - pukulan, Sat Pol PP membalas. Saya yakin polisi bijak dalam menyikapi masalah ini, kalau masyarakat yang salah, cek dimana kesalahannya. Saya juga yakin surat izin usahanya tidak ada, karena warung tersebut sudah ditutup, " ungkapnya.
Bakhtiar Ahmad Sibarani menghimbau kepada masyarakat tolong diperhatikan suaminya masing - masing agar tidak pergi ketempat yang dinilai negatif ditengah masyarakat.
"Saya menghimbau kepada istri - istri tolong diperhatikan suaminya mana tau ada di dalam video tersebut, jangan nanti alasan mereka ke laut rupanya mereka ke warung yang begini, "ujarnya. (Hery Manalu /PR).
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .