Sebut Pemerkosa dan Binatang, Jupri Perangin Nangin Tewas Dibacok Dua Pemuda
Oleh : Radar Medan | 21 Apr 2020, 19:11:08 WIB | 👁 3890 Lihat Hukum dan Kriminal
Keterangan Gambar : Kedua pelaku saat diamankan oleh Sat Reskrim Polres Tanah Karo
RADARMEDAN.COM,KARO- Pada hari Senin tanggal 20 April 2020, sekira pukul 20.00 WIB telah terjadi tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan yang mengakibatkan tewasnya Jupri Perangin Nangin(35) petani di desa Ajinembah Kec. Merek Kab. Karo, tepat nya di sebuah kedai kopi milik Julkifli Ginting.
Kasat reskrim Polres Tanah Karo, AKP Sastrawan Tarigan kepada wartawan, Selasa(21/04/2020) pukul 17.15 WIB menjelaskan bahwa, usai menerima laporan kejadian, langsung terjun kelapangan untuk memeriksa para saksi dan menciduk tersangka, Moranta Sinuraya (27) tani, alamat desa Ajinembah Kecamatan Merek Kabupaten Karo dan Roy Imanuel Sinuraya (31) petani, desa Ajinembah kec. Mere? Kabupaten Karo.
Sebelum tersangka ditangkap, Reskrim Polres Tanah Karo memeriksa para saksi-saksi dianataranya
1. Julkifli Ginting, umur 26 Tahun, wiraswasta, desa Ajinembah kec. Merek kab. Karo.
2. Cipta Ginting, umur 24 tahun, tani, desa Ajinembah kec. Merek Kab.Karo.
3. Pepalemta Sembiring umir 19 tahun, mahasiswa, desa Ajinembah kec.Merek Kab. Karo.
Kasat Reskrim menjelaskan, kronologis kejadian, pada hari Senin, tanggal 20 April 2020 sekira pukul 20.00 WIB, terlapor Moranta Sinuraya yang saat itu sedang berada di Kedai kopi milik Julkifli Ginting, saat itu korban Jupri Perangin-angin masuk kedalam kedai kopi tersebut dan menyindir terlapor dengan mengatakan " Ngapai Kau berbicara dengan nya, nanti diperkosa nya pulak anak mu, Dia bukan manusia tapi Binatang".
Selanjutnya terlapor kembali kerumahnya dan saksi Pepalemta Sembiring memberitahukan perkataan korban kepada terlapor Roy Imanuel Sinuraya yang mengakibatkan Roy emosi dan mengajak terlapor Moranta Sinuraya kembali ke kedai kopi untuk menemui Korban Jupri Perangin Nangin sambil membawa sebilah pisau bergagang kayu yang diselipkan di pinggangnya.
Setiba dikedai kopi tersebut, korban Jupri mengacungkan sebilah pisau miliknya kepada Roy Imanuel Sinuraya dan oleh terlapor Roy Imanuel Sinuraya langsung memegang pergelangan tangan korban dan terlapor Moranta Sinuraya mengambil pisau milik korban. Setelah itu langsung menusukkan pisau tersebut kearah perut dan punggung korban masing-masing satu kali, selanjutnya terlapor Roy Imanuel Sinuraya mengambil pisau yang dibawanya dari rumah dan menusuk perut korban secara berulang-ulang sehingga korban terjatuh dilantai kedai. Selanjutnya kedua terlapor melarikan diri.
Terhadap kedua terlapor telah dilakukan penangkapan pada hari Selasa tanggal 21 April 2020 sekira pukul 01.30 WIB dan pukul 09.00 WIB di desa Gajah Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo.
Lanjut Kasat, barang bukti telah diamankan diantaranya, 1(satu) bilah pisau bergagang kayu dgn panjang +_ 40 cm, 2. Baju dan celana milik korban yang berlumuran darah beserta kedua terlapor telah kita amankan di Mapolres Tanah Karo, "jelas Sastrawan Tarigan(RT/RM/PR )
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .