Salut! Bobby Nasution Rela Beri Jerseynya demi Redakan Amarah Suporter
Oleh : Radar Medan | 01 Nov 2025, 12:17:00 WIB | 👁 2913 Lihat Olahraga
Keterangan Gambar : Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution melepaskan jersey PSMS yang dipakainya dan dilemparkan ke tengah-tengah suporter di Stadion Sumatera Utara, pada Jumat (31 /10/2025)(Ist)
RADARMEDAN.COM - Satu momen istimewa mewarnai akhir pertandingan PSMS Medan kontra Garudayaksa FC di Stadion Sumatera Utara, pada Jumat (31 /10/2025) malam lalu.
Saat itu, kekisruhan sempat terjadi saat PSMS Medan takluk 0-2 dari tamunya.
Ribuan suporter kecewa dengan keputusan wasit yang memberikan hadiah dua penalti untuk tim tamu.
Keputusan yang terkesan kontroversial dari wasit memicu teriakan kemarahan. Lemparan botol minuman kemasan ke tengah lapangan menambah panas suasana.
Melihat situasi mulai tak terkendali, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution yang menyaksikan jalannya pertandingan langsung berinisiatif.
Bobby turun ke tengah lapangan untuk ikut meredakan emosi ribuan suporter setia PSMS Medan.
Bahkan, Bobby tak khawatir jika dirinya harus merasakan bekapan udara dingin malam itu. Dengan spontan, Bobby melepaskan jersey PSMS yang dipakainya dan dilemparkan ke tengah-tengah suporter.
Bobby hanya ingin emosi suporter mereda dan kerusuhan besar bisa dihindarkan.
'Tragedi Kanjuruhan' setidaknya menjadi catatan kelam ketika ratusan suporter tewas akibat salah satu pendukung kecewa tim kesayangannya kalah.
Aksi Bobby malam itu pun mendapat apresiasi dari publik pecinta sepakbola Sumatera Utara. Salah satunya mantan ketua suporter PSMS, Nata Simangunsong.
Dirinya melihat aksi Gubernur Bobby Nasution bentuk teladan bagi seorang pemimpin.
"Apa yang dibuat pak Bobby contoh pemimpin bijak. Kita sangat apresiasi beliau, saat emosi suporter tak terbendung dan berpotensi konflik, pak Bobby rela turun langsung untuk ikut meredakan dan bahkan membuka bajunya (jersey PSMS) untuk diberikan ke suporter agar mereka sedikit terhibur dan melupakan sejenak kekecewaannya," kata Nata Sabtu pagi (1/11/2025)
Aksi ini memang terlihat sederhana, namun Nata melihat dampak besar jika emosi suporter tak bisa diredakan.
"Cukup Kanjuruhan sebagai kisah kelam sebagai pelajaran. LIB sebagai operator resmi harusnya lebih bijak memilih wasit agar keberadaanya justru tidak memicu konflik tapi mampu memimpin pertandingan secara adil, "katanya.
Dalam kesempatan itu, Nata juga turut menyarankan komposisi tim PSMS untuk segera berbenah jelang putaran kedua.
"Kita berharap manajemen lakukan perombakan tim di putaran kedua dengan banyak memasukkan pemain asal Medan, biar nampak PSMS nya dan mimpi bersama ke Liga 1 musim depan bisa terwujud, " ujar Nata. (HM/PE)
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .
RADARMEDAN.COM – Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dalam temu pers memberi penjelaskan kepada wartawan bahwa kasus pembakaran rumah seorang Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan di Komplek Taman Harapan Indah, Blok D No. 25, dipastikan merupakan aksi pembakaran berencana oleh mantan sopir korban. Hal itu disampaikan dalam . . .
RADARMEDAN.COM - Dalam era informasi yang berkembang sangat cepat dan luas, pejabat negara maupun swasta diingatkan untuk lebih selektif dalam memilih media yang dijadikan sumber informasi. Penting bagi pejabat negara untuk mengenali media dan jurnalis yang kredibel agar informasi yang diterima maupun disebarkan dapat . . .
RADARMEDAN.COM - Persaingan media online di Sumatera Utara kian dinamis. Berdasarkan hasil penelusuran dan pemeringkatan yang dilakukan hari ini (3/11/2025), tercatat 30 media online berkantor di Provinsi Sumatera Utara menjadi yang paling banyak dikunjungi pembaca sepanjang tahun 2025.
Dalam daftar tersebut, Tribun-Medan.com masih menempati . . .