Putra Mantan Sekda Tidak Puas Reka Ulang Pembunuhan Ibunya, Duga Pelaku Tidak Sendirian
Oleh : Radar Medan | 08 Apr 2021, 18:13:20 WIB | 👁 2518 Lihat Hukum dan Kriminal
RADARMEDAN.COM, Pematangsiantar – Polres Pematangsiantar menggelar rekontruksi kasus pembunuhan Riamsa Nainggolan alias RN (72), istri mantan Sekda Pemko Pematangsiantar di Jalan Medan Area Kelurahan Proklamasi Kecamatan Siantar Barat, Kamis (8/4/2021).
Reka ulang yang dilaksanakan, sebanyak 15 adegan ditampilkan pelaku RP alias Gea (33), yang merupakan anak kos korban.
Usai Reka Ulang, putra almarhum Riamsah Nainggolan alias RN (72), Lamhot Darma Batubara mengatakan tidak puas dengan hasil rekonstruksi yang dilakukan oleh Pihak kepolisian.
Lamhot merasa rekonstruksi tersebut tidak sesuai, dan menilai banyak sekali kejanggalan yang dilihat dan diketahui olehnya.
“Saya kurang berkenan dan terima hasil rekonstruksi tadi, kerena terdapat banyak kejanggalan-kejanggalan sesuai dengan apa yang saya alami sewaktu saya menunggu mama saya dari jam 09.30 WIB hingga jam 20.00 WIB, ketika mama saya ditemukan di gudang dalam keadaan meninggal dunia,” katanya Kamis (8/4/2021).
Diteruskannya, bagaimana dengan secepat itu wanita membersihkan serapih mungkin tanpa disertai pihak orang lain, saya menduga pembunuhan itu tidak dilakukan seorang diri dan itu sudah matang direncanakan.
“Dia sudah beberapa kali datang ke rumah, karena ada unsur dendam makanya dia membunuh mama seperti pernyataan yang disampaikannya dulu, yang mengatakan sakit hati dan dendam kepada mama saya karena dipermalukan karena tidak bayar uang kos,” ucapnya.
Disinggung soal apa saja kejanggalan-kejanggalan yang terjadi, Lamhot tidak memberitahukan, karena masih akan disimpan untuk di pengadilan nanti.
Sebelumnya, Jenazah korban yang merupakan Istri mantan Sekda Pematangsiantar ditemukan tewas di gudang rumahnya malam hari pada 27 Februari 2021 lalu. Temuan ini pertama kali diketahui oleh anak korban yang mendatangi rumah korban.
Berdasarkan adegan rekonstruksi, awalnya tersangka mendatangi rumah korban sekira pukul 09.00 WIB. Keduanya berbincang di ruang tengah dan ketika itu pelaku meminta korban memberikan pakaiannya yang disimpan oleh korban. Tetapi gegara belum bayar tunggakan uang kos, permintaan pelaku tidak dituruti oleh korban.
Setelah itu, korban menyuruh pelaku mengambil pisau dan nenas untuk dikupas sambil keduanya berangkat dari kursi menuju lantai bawah dapur.
Ketika berada di anak tangga korban yang masih memarahi membuat pelaku jengkel sehingga Pelaku mendorong korban yang sudah tua dan rentah, hingga terjatuh.
Ketika pelaku mendorong korban, Pisau yang dipegang pelaku terjatuh. Dan pisau tersebut sempat diperebutkan oleh pelaku dan korban hingga akhirnya melukai bagian tubuh korban.
Korban pun menjerit minta tolong namun pelaku menutup/membekap wajah korban dengan bantal kursi.
Akibatnya, korban tidak berdaya dan tidak sadarkan diri. Pelaku kemudian menarik korban ke ruangan yang digunakan sebagai gudang.
Di dalam gudang korban sempat sadarkan diri namun pelaku tak menghiraukannya dengan menutup pintu gudang.
Lalu Pelaku membuang bantal kursi yang berserakan ke sungai lewat jendela belakang rumah korban.
Berusaha tinggalkan jejak, pelaku membersihkan percikan darah yang bercecer dilantai dengan mengepel/ membersihkan lantai.
Usai membersihkan bercak darah di lantai, lalu Pelaku mengganti pakaian dengan pakaian miliknya yang sempat disimpan korban dan pakai yang dipakai sebelumnya dibuang ke sungai.
Adegan terakhir, pelaku sebelum keluar meninggalkan rumah, mengambil handphone korban di ruang tamu tengah beserta dompet berisi uang dan kunci milik korban. (JS/Jait)/PE
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .