Oleh : Radar Medan | 29 Mei 2020, 21:59:12 WIB | 👁 1670 Lihat Hukum dan Kriminal
RADARMEDAN.COM-Tim Polsek Delitua Polrestabes Medan dibawah kepemimpinan AKP Zulkifli Harahap telah menorehkan prestasi yang cukup gemilang dalam mengungkap kasus. Hal ini terbukti dari kesigapan personel Polsek Delitua dengan mengejar Tersangka RWS alias Gendut (35) yang pada akhirnya telah berhasil disergap personel Unit Reskrim Polsek Delitua dan Satreskrim Polrestabes Medan dari lokasi persembunyian di kawasan Kabupaten Batubara, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Jumat (29/05/2020) sekira pukul 03.00 WIB.
Tersangka yang berdomisili di Jalan Eka Surya Gang Eka Kencana, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Provinsi Sumut ini dibekuk polisi lantaran telah melakukan penikaman yang berujung dengan kematian pamannya sendiri, Ramadhan sesaat akan dibawa ke RS Mitra Sejati.
“Kronologis pembunuhan ini diawali terkait memperbaiki kendaraan Beca bermotor (Betor). Namun seiring dengan berjalan waktu hasilnya kurang sempurna. Sehingga korban yang berprofesi sebagai Pabetor inipun mendatangi tersangka yang masih keponakannya itu sendiri agar dilakukan perbaikan ulang,” kata Waka Polrestabes Medan, AKBP Irsan Sinuhaji didampingi Kasat Reskrim, AKBP Ronny Nicholas Sidabutar dan Kapolsek Delitua, AKP Zulkifli Harahap, Jumat (29/05/2020) sore.
Saat itu, Kamis (28/05/2020) siang, korban datang ke rumah tersangka dan komplain dengan kondisi Betornya, dijelaskan AKBP Irsan, membuat tersangka tersinggung sehingga duel antara paman dan keponakan inipun tak terhindarkan.
“Terjadi perkelahian, di mana korban membawa balok sedangkan tersangka sendiri membawa Senjata tajam (Sajam) jenis pisau yang kemudian ditusukannya ke bagian dada korban,” ujarnya.
Tikaman satu liang yang menyasar di bagian dada membuat seketika korban ambruk bersimbah darah. Melihat korbannya jatuh, tersangka ini masih sempat membawa pamannya tersebut ke rumah sakit terdekat.
Namun malang, nyawa korban yang merupakan warga Jalan Karya Jaya Gang Eka Lembah, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Provinsi Sumut inipun tidak dapat tertolong.
“Setelah mengetahui korbannya meninggal dunia, tersangka pulang ke rumahnya dan mengambil anak dan istrinya untuk dibawa kabur ke Kabupaten Batubara dengan mengendarai sepedamotor,” ujar Irsan.
Polisi yang menerima laporan kasus ini, dikatakan Waka Polrestabes Medan kemudian melakukan penyelidikan dan mengejar tersangka. Tak sampai 1×24 jam, tersangka pun akhirnya berhasil dibekuk di Kabupaten Batubara.
“Motif pembunuhan masalah perbaikan Betor ada ketersinggungan. Tersangka selain Penarik beca bermotor (Pabetor) juga memiliki bengkel, “terang Irsan.
Dari tangan tersangka polisi turut mengamankan barang bukti 1 buah pisau dapur, 1 kayu balok, pakaian dan lapis jok sepedamotor. Akibat perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 338 Subs Pasal 351 ayat 3 KUHPidana dengan ancaman hukuman 15 tahun kurungan penjara. (Rio-RM/PR)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .