Tagihan Rp 37,5 Juta Usai Bayi Meninggal, RS Adam Malik Jelaskan Kendala UHC

Oleh : Radar Medan | 28 Jan 2026, 11:21:17 WIB | 👁 97 Lihat
Kesehatan
Tagihan Rp 37,5 Juta Usai Bayi Meninggal, RS Adam Malik Jelaskan Kendala UHC

Keterangan Gambar : RS. Adam Malik di Jl. Bunga Lau No.17, Kemenangan Tani, Kec. Medan Tuntungan, Kota Medan, Sumatera Utara (Ist)


RADARMEDAN.COM - Sebuah video yang beredar luas di media sosial menampilkan keluhan orang tua seorang bayi yang meninggal dunia setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik, Medan.

Dalam video tersebut, keluarga mengaku dibebani tagihan biaya perawatan rumah sakit sebesar Rp 37,5 juta, Selasa (27/1/2026).

Orang tua bayi itu menyampaikan kesedihannya karena harus menghadapi duka kehilangan anak sekaligus persoalan biaya rumah sakit yang dinilai memberatkan. Disebutkan, keluarga tersebut merupakan warga Kecamatan Medan Helvetia dengan kondisi ekonomi terbatas.

Dalam narasi video, orang tua bayi mengaku telah menyerahkan dokumen kependudukan berupa Kartu Keluarga dan KTP sesuai dengan program Universal Health Coverage (UHC) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Mereka menyebutkan bahwa kepesertaan UHC anaknya telah aktif. Namun, klaim tersebut ditolak pihak rumah sakit dengan alasan pasien telah meninggal dunia, sehingga keluarga tetap diminta melunasi seluruh biaya perawatan.

Menanggapi video yang viral tersebut, pihak RSUP H Adam Malik memberikan klarifikasi. Manajer Hukum dan Humas RS Adam Malik, Rosario Dorothy, S.Sos, M.I.Kom, membenarkan adanya pasien bayi yang meninggal dunia tersebut.

“Pasien bayi usia 1 tahun dengan inisial ANZ benar dirawat di RS Adam Malik sejak 14 Januari 2026,” kata Rosario kepada Radarmedan.com, Rabu (28/1/2026).

Ia menjelaskan, pasien masuk melalui Instalasi Gawat Darurat dalam kondisi berat dan langsung mendapatkan penanganan medis sesuai indikasi, meskipun saat itu belum memiliki jaminan kesehatan atau BPJS. Keluarga kemudian mengajukan permohonan penggunaan UHC, namun terkendala karena nama pasien belum tercantum dalam Kartu Keluarga.

“Pasien tetap kami layani dan dirawat di ruang ICU,” ujarnya.

Rosario menambahkan, pada 19 Januari 2026 pihak keluarga berhasil mengurus Kartu Keluarga pasien. Setelah itu, petugas rumah sakit langsung membantu proses pengurusan UHC ke dinas kesehatan terkait. Namun, pada malam harinya kondisi pasien memburuk dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 23.00 WIB.

“Sementara itu, UHC pasien baru aktif pada tanggal 20 Januari 2026,” jelasnya.

Menurut Rosario, pihak rumah sakit telah menjalankan kewajiban pelayanan kesehatan secara maksimal sesuai dengan kondisi medis pasien.

“Mohon dapat dipahami bersama bahwa kewajiban rumah sakit adalah melayani pasien sesuai indikasi medisnya, dan itu sudah kami lakukan semaksimal mungkin sampai pasien meninggal dunia,” ujarnya.(hm)


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya
jeanhakim.jpg

Dalam 10 Hari Polisi Tuntaskan Kasus Pembakaran Rumah Hakim PN Medan, Ini Kronologinya

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔15:13:13, 21 Nov 2025

RADARMEDAN.COM – Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dalam temu pers memberi penjelaskan kepada wartawan bahwa kasus pembakaran rumah seorang Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan di Komplek Taman Harapan Indah, Blok D No. 25, dipastikan merupakan aksi pembakaran berencana oleh mantan sopir korban. Hal itu disampaikan dalam . . .

Berita Selengkapnya
peran_media.jpg

Menjaga Profesionalisme: Saling Memahami Tupoksi Pejabat Negara dan Wartawan

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:54:55, 18 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Dalam era informasi yang berkembang sangat cepat dan luas, pejabat negara maupun swasta diingatkan untuk lebih selektif dalam memilih media yang dijadikan sumber informasi. Penting bagi pejabat negara untuk mengenali media dan jurnalis yang kredibel agar informasi yang diterima maupun disebarkan dapat . . .

Berita Selengkapnya
content.jpg

Inilah 30 Media Online Terpopuler di Sumatera Utara Versi Chat GPT

🔖 TEKNOLOGI 👤Radar Medan 🕔14:16:59, 03 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Persaingan media online di Sumatera Utara kian dinamis. Berdasarkan hasil penelusuran dan pemeringkatan yang dilakukan hari ini (3/11/2025), tercatat 30 media online berkantor di Provinsi Sumatera Utara menjadi yang paling banyak dikunjungi pembaca sepanjang tahun 2025. Dalam daftar tersebut, Tribun-Medan.com masih menempati . . .

Berita Selengkapnya
Gubsu_Menemui_Guru_03.jpg

Gubernur Sumut Bobby Nasution Temui Guru SMK 1 Kutalimbaru yang Dilaporkan Orang Tua Siswa

🔖 PENDIDIKAN 👤Radar Medan 🕔17:10:33, 31 Okt 2025

RADARMEDAN.COM, BINJAI – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menemui Sopian Daulai Nadeak, guru SMK Negeri 1 Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, yang dilaporkan orang tua siswa ke polisi. Pertemuan berlangsung di rumah Sopian, di Binjai, Jumat (31/10/2025). Dalam kesempatan itu, Bobby menyampaikan harapannya agar . . .

Berita Selengkapnya
max_1.jpg

Maxus Resmi Meluncur di Medan, Tampilkan MPV Listrik Premium MIFA 7 dan MIFA 9

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔16:47:36, 31 Okt 2025

RADARMEDAN.COM - Maxus Indonesia resmi meluncur di Medan melalui pameran dan konferensi pers yang digelar di Sun Plaza Mall, Jumat 31/10/2025. Pameran produk ini berlangsung hingga 2 November 2025 dan menjadi langkah perusahaan dalam memperluas jejaknya di wilayah Sumatera Utara, sekaligus menegaskan komitmen mendukung program kendaraan . . .

Berita Selengkapnya
531.jpg

Wali Kota Rico Waas Ambil Sumpah Janji dan Lantik 53 Pejabat Fungsional

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔21:47:17, 22 Okt 2025

RADARMEDAN.COM - Sebanyak 53 orang Pejabat Fungsional diambil sumpah janji dan dilantik oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas di ruang rapat III,  Balai Kota, Rabu (22/10/25). Para Pejabat Fungsional ini berasal dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan. Pelantikan dan pengambilan sumpah/ Janji Pejabat Fungsional . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas