Petani Sumut Keluhkan Tingginya Harga Pupuk Kimia

Oleh : Radar Medan | 15 Jul 2022, 13:19:20 WIB | 👁 3974 Lihat
Ekonomi
Petani Sumut Keluhkan Tingginya Harga Pupuk Kimia

RADARMEDAN.COM, LANGKAT - Masih tingginya harga komoditas pupuk kimia non subsidi di kalangan petani saat ini, sangat berdampak pada biaya produksi tanaman. Termasuk di sejumlah daerah di Sumatera Utara, tingginya biaya produksi tanaman membuat petani mengurangi pemakaian pupuk kimia non subsidi.

Seorang petani semangka di Kabupaten Langkat, Dani mengaku saat ini harga pupuk kimia masih sangat tinggi. Harga satu sak karung pupuk jenis Npk Mutiara dengan berat 50 kilogram, rata – rata dijual Rp 800 ribu. Harga ini naik seratus persen dibanding sebelumnya yang dijual rata – rata Rp 400 ribu.

“Biasa kadang pakai Perfect dan Npk mutiara. Kalau di sini jelas mahal. Kalau di Kota Stabat sekitar Rp 830 ribu untuk 50 kilogram. Sebelum naik harganya sekitar 400 ribuan. Sekarang memang naik melonjak. Naiknya bahkan seratus dan dua ratus persen gitu,” kata Dani dilansir dari RRI, Jumat (15/7/2022).

Meski harga pupuk non subsidi mengalami kenaikan namun sejumlah petani masih terus memproduksi demi keberlangsungan masa tanam. Mereka terpaksa mengurangi areal tanam dan pemakaian pupuk untuk membantu pengeluaran produksi. “Tetap di beli lah mau cemana lagi. Tapi, kadang – kadang agak dkurangi pemakaian. Biasanya pakai 10 sak, dikurangi jadi 7 sampai 8 sak. Kalau pupuk organik belum pernah tes. Sekarang ini pohon juga lagi bermasalah. Sebagian petani juga mundur sementara. Selain pupuk mahal, masa tanam sekarang ini juga kurang bagus. Tadinya disini ada hampir 30 hektar tanaman semangka, tapi karena pohon susah ya break dulu mereka,” kata Dani.

Tingginya harga pupuk kimia di Indonesia, membuat pemerintah berencana mensubsidi pupuk yang menyasar ke kalangan petani. Pengamat Ekonomi Universitas Islam Sumatera Utara, Gunawan Benyamin menilai kebijakan pupuk subsidi bisa meminimalisir biaya produksi di kalangan petani.

“Kebijakan subsidi di tengah mahalnya harga pupuk ini beban subsidi BBM itu mengalami peningkatan. Jadi alokasi pupuk subsidi secara kuantitas bisa disesuaikan dengan sebelum COVID -19. Mahalnya harga pupuk non subsidi juga membuat sejumlah petani mengurangi areal tanamannya untuk jenis holtikultura tertentu,” ujar Gunawan.

Meski ada himbauan dari pemerintah untuk mencoba pemanfaatan pupuk organik yang lebih murah dan ramah lingkungan, namun tidak menjamin kuantitas produksi akan sama dibanding dengan pemakaian pupuk kimia. Gunawan juga mengingatkan pemerintah untuk ketat melakukan pengawasan terhadap distribusi pupuk bersubsidi, termasuk meningkatkan kuantitas pupuk subsidi.

“Mereka sebagian menggunakan pupuk organik yang pada dasarnya ini dampak terhadap tumbuh kembang tanaman tidak secara instan. Jadi, kita khwatirkan bakal ada penurunan produksi jika kuantitas pupuk bersubsidi menurun. Petani padi juga mengeluhkan penurunan pupuk bersubsidi. Kita harapkan nantinya alokasi yang diberikan pemerintah bisa meng cover kebutuhan pupuk bagi petani,” kata Gunawan.

Dikatakan Gunawan, dari hasil peninjauan ke sejumlah petani padi rata – rata mereka membutuhkan 250 kilogram jenis pupuk urea untuk satu hektar. Sedangkan alokasi pupuk yang disubsidi oleh pemerintah hanya di angka 150 kilogram per hektar sehingga masih ada defisit  100 kilogram. Sementara harga pupuk non subsidi di sejumlah sentral distributor hingga pertengahan Juli ini masih tinggi di kisaran Rp 650 ribu per karung (sak). Seperti harga Pupuk SP yang biasa dijual dengan harga Rp 150 ribu an, saat ini sudah naik hingga Rp 600 ribu an untuk satu sak karung.(kbrn)/pe


TAG : langkat-binjai-aceh,ekonomi


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

forensik.jpg

Dokter Forensik: Sempurna Pasaribu Masih Hidup saat Rumah Dibakar

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔10:35:04, 09 Jul 2024

RADARMEDAN.COM - Teka-teki apakah korban Rico Sempurna Pasaribu beserta istrinya, Efprida Boru Ginting, anaknya SP (13), dan cucu LS (3), dibunuh baru dibakar rumahnya, Kamis dinihari (27/6/2024) di Jalan Nibung Surbakti, Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara (Sumut), terungkap.  Dokter Forensik RS Bhayangkara TK II Medan, dr Ismurizal SpF, . . .

Berita Selengkapnya
kkj.jpg

Diduga Pembunuhan Berencana, Keluarga Rico Pasaribu Jurnalis dari Karo Lapor ke Polda Sumut

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔10:23:44, 09 Jul 2024

RADARMEDAN.COM - Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) mengecam dugaan aksi pembakaran rumah jurnalis Tribrata TV, Rico Sempurna Pasaribu, di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Kamis (27/6/2024) lalu. Kebakaran itu menewaskan Rico dan tiga anggota keluarganya. Anak korban yang berinisial EP meyakini, kebakaran itu tidak wajar. EP yang didampingi KKJ . . .

Berita Selengkapnya
sci.jpg

Inilah SCI, Metode Digunakan Polda Sumut Ungkap Tersangka Pembakaran Rumah Sempurna Pasaribu

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔18:45:53, 08 Jul 2024

RADARMEDAN.COM, KARO - Tak butuh lama, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) berhasil menangkap tersangka pembakaran rumah Rico Sempurna Pasaribu yang terjadi pada Kamis dinihari (27/6/2024), di Jalan Nabung Surbakti, Kabanjahe, Karo. Keberhasilan pengungkapan kasus tersebut tak terlepas dari penggunaan metode modern Scientific Crime . . .

Berita Selengkapnya
pembunuhan.jpg

Kematian Wartawan Tibrata di Karo Mengarah ke Pembunuhan, 2 Tersangka Diciduk Bersama Barang Bukti

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔14:54:26, 08 Jul 2024

RADARMEDAN.COM, KARO - Dua tersangka pembunuh wartawan Tribrata TV, dan satu keluarga terjadi pada Kamis (27/6/24) dinihari, berhasil diciduk Polres Tanah Karo. Kapoldasu Komjen Pol. Agung Setya Imam Effendi, didampingi Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Mochammad Hasan, Kapolres Tanah Karo, AKBP Wahyudi Rahman, dalam keterangan konferensi . . .

Berita Selengkapnya
Screenshot_20240707-104933_WhatsApp_compress52.jpg

Ratusan Orang Casis Bintara dan Tamtama Kecewa, Ombudsman Bantah Dilibatkan Pengawas Eksternal

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔10:25:45, 13 Jul 2024

RADARMEDAN.COM - Ratusan calon pelamar atau calon siswa Bintara dan Tamtama Polri 2024 kecewa usai menerima pengumuman seleksi di Gedung Auditorium USU, Sabtu 6/7/2024. Ratusan orang yang sebagian besar dari keluarga calon siswa menyoraki Kapolda Sumatra Utara Komjen Pol Agung Setya Imam Effendi, saat menuju mobilnya di Gedung . . .

Berita Selengkapnya
dprd8.jpg

Hari Pertama Ngantor di Sumut, Pj Gubernur Agus Fatoni Kunjungi Kantor DPRD

🔖 POLITIK 👤Radar Medan 🕔23:20:01, 27 Jun 2024

RADARMEDAN.COM - Hari ini merupakan pertama kalinya Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Agus Fatoni resmi berkantor di Sumut, dan langsung mengunjungi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), salah satunya Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut Sutarto, guna perkuat sinergitas. Kegiatan ini berlangsung di . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20240627-WA0188_compress2.jpg

4 Orang Tewas, Polres Tanah Karo Lakukan Penyelidikan Terkait Terbakarnya Rumah Wartawan Online

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔17:57:15, 27 Jun 2024

RADARMEDAN.COM,KARO - Sempurna Pasaribu Wartawan Media Online dan keluarganya tewas terbakar di sebuah kios di Jalan Nabung Surbakti, Kelurahan Padang Mas, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo Kamis (27/6/2024) dinihari sekira pukul 02.30 WIB. PLH. Kapolres Tanah Karo AKBP Oloan Siahaan, S.I.K, M.H, membenarkan terjadinya peristiwa . . .

Berita Selengkapnya
20240621_152452_compress27.jpg

Kasus Pelajar SMP Tewas Mandek, Didampingi LBH Medan Ibu Ini Minta Perhatian Presiden Jokowi

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔12:42:24, 22 Jun 2024

RADARMEDAN.COM - Seorang pelajar SMP inisial MHS (15) diduga tewas usai dianiaya oknum TNI saat menertibkan tawuran. Didampingi Direktur LBH Medan Irvan Saputra, SH. MH, dan Richard D Hutapea (PBH) Sipil Politik LBH Medan selaku Kuasa Hukum Lenny Damanik, mengatakan penganiayaan itu diduga terjadi di dekat rel kereta api di Jalan Pelikan Ujung, . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20240622-WA0042.jpg

Ratusan Bangunan Mewah di CBD Disoroti DPRD dan Lembaga Swadaya Masyarakat

🔖 METROPOLITAN 👤Radar Medan 🕔10:41:02, 22 Jun 2024

RADARMEDAN.COM - Lembaga Swadaya Masyarakat yang bernama Barisan Rakyat Peduli Negara (Barapena) Sumatera Utara, menyoroti ratusan  bangunan perumahan mewah diduga berdiri tanpa plang IMB/PBG di Jalan Lapangan Golf (Komplek CBD) Polonia  Kelurahan Suka Damai,  Kecamatan Medan Polonia, Sabtu  (22/6/2024). Kepada . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20240614-WA0101_compress58.jpg

Bareskrim Polri Ungkap Laboratorium Ekstasi Clandestine di Medan Area

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔12:51:34, 14 Jun 2024

RADARMEDAN.COM  - Dalam menindak tegas jaringan peredaran narkoba, Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri dan didukung oleh Polda Sumut serta Bea dan Cukai berhasil mengungkap laboratorium ekstasi clandestine. Operasi ini, dilaksanakan pada Selasa, 11 Juni 2024, berakhir dengan pembongkaran fasilitas pembuatan obat terlarang . . .

Berita Selengkapnya

Berita Terbaik

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Anda Suka Smartphone Samsung atau OPPO?
  Samsung
  Oppo