Wakil Walikota Medan Ingatkan Lurah Agar Hati-hati Gunakan Anggaran
Oleh : Radar Medan | 12 Apr 2019, 12:15:27 WIB | 👁 3604 Lihat Metropolitan
RADARMEDAN.COM - Pemerintah Pusat telah menyetujui disalurkanya dana Kelurahan. Meskipun jumlahnya tidak sebesar dana desa, namun dana Kelurahan ini diharapkan dapat membantu Kelurahan menjadi lebih mandiri membangun wilayahnya. Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Medan, H T Dzulmi Eldin yang dihadiri Wakil Wali Kota Medan, Ir. H. Akhyar Nasution saat menghadiri sosialisasi tentang pengamanan dan pengawalan penggunaan dana kelurahan di wilayah hukum Kejaksaan Negeri Belawan, di aula kantor Kejari Belawan, Kamis, (11/4).
"Dana Kelurahan ini awalnya merupakan usulan dari Bapak Wali Kota Medan kepada Presiden, alhamdulillah usulan tersebut dipenuhi oleh Presiden. Dengan adanya dana kelurahan ini diharapkan mampu menjadikan para Lurah lebih mandiri dalam membangun wilayahnya sesuai dengan yang dibutuhkan oleh masyarakat,"kata Wakil Wali Kota dihadapan para Lurah yang hadir.
Mengenai penggunaan nya sendiri, sebut Wakil Wali Kota, dana Kelurahan ini telah diatur dalam Permendagri no 30 tahun 2018. Namun sayangnya dalam Permendagri tersebut hanya mengatur hal-hal pokok nya saja sehingga Wakil Wali Kota menilai perlu adanya peraturan tambahan.
"Jadi hal-hal yang belum diatur dalam Permendagri, maka nantinya akan diatur dalam Perwal Kota Medan sehingga penggunaan dana Kelurahan ini dapat terarah dan tepat sasaran."sebut Wakil Wali Kota.
Wakil Wali Kota Medan juga berpesan kepada para Lurah agar berhati-hati dalam menggunakan dana Kelurahan ini jangan sampai bertindak diluar batas kewenangan nya.
"Saya tidak berharap Lurah melakukan hal-hal diluar batas kemampuannya karena nanti akan menjadi masalah, jadi saya berharap dengan adanya Perwal Kota Medan yang mengatur tentang teknis penggunaan dana Kelurahan ini maka lurah akan semakin percaya diri dalam menggunakan dana Kelurahan tersebut."pesannya.
Sementara itu, Kejari Belawan Hj.Yusnani, SH.MH mengatakan, kegiatan sosialisasi ini merupakan perpanjangan tangan dari Kejagung RI agar penggunaan dana Kelurahan bermanfaat guna mewujudkan Kelurahan yang mandiri.
Kedepannya diharapkan penggunaan dana kelurahan ini dapat digunakan dengan sebaik-baiknya, dan pelaksanaannya berjalan baik tanpa ada penyelewengan, sehingga Kelurahan yang ada di wilayah hukum Kejari Belawan menjadi contoh yang baik.
“Jangan segan untuk terus bekordinasi pada pihak Kejari Belawan sehingga pada pelaksanaan kegiatan nantinya terhindar dari penyalahgunaan,”ujar Yusnani.
Sosialisasi ini turut dihadir oleh Asisten Pemerintahan dan Sosial Setda Kota Medan, Musaddad, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Perkim dan Penataan Ruang Kota Medan, Benny Iskandar, Camat Medan Belawan, Ahmad , Camat Medan Labuhan, Arrahman Pane, Camat Medan Marelan, Afrizal dan Camat Medan Deli, Ferry Suher.(kominfo Medan/red)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .