Pakar Ekonomi : Korupsi dan Lemahnya Perencanaan Bikin Anggaran Pusat Minim ke Medan

Oleh : Radar Medan | 05 Des 2020, 11:42:11 WIB | 👁 1713 Lihat
Ekonomi
Pakar Ekonomi : Korupsi dan Lemahnya Perencanaan Bikin Anggaran Pusat Minim ke Medan

Keterangan Gambar : Pakar Ekonomi asal USU Wahyu Pratomo


RADARMEDAN.COM, Medan - Pemerintah kabupaten/kota, tak terkecuali Medan, harus mampu menyelaraskan program dengan program pemerintah pusat. Ini menjadi jaminan agar penyerapan dana alokasi khusus (DAK) terbuka lebar.

Sudah menjadi perbincangan publik, ketertinggalan Kota Medan di antaranya terjadi akibat kekurangan dana untuk membangun proyek strategis. Misalnya, infrastruktur pencegah banjir di kawasan Medan Bagian Utara dan pusat kota tentunya.

Mengandalkan APBD Kota Medan tentu saja tak cukup. Maka, salah satu harapan bantuan dana adalah dari DAK yang digelontorkan pemerintah pusat.

"Kalau DAU itu sudah ada rumusannya seperti jumlah penduduk, jumlah PNS, luas wilayah dan lainnya. Karena umumnya DAU itu untuk membayar belanja operasional pemerintah daerah. Sedangkan DAK  diberikan berdasarkan tujuan khusus, misalnya pembangunan infrastruktur pendukung, penugasan, daerah pinggiran dan tertinggal," terang Pakar Ekonomi asal USU Wahyu Pratomo Sabtu (5/12/2020).

Kata Wahyu, DAK biasanya bersaing antardaerah tergantung dari tujuan pembangunan nasional. Kalau daerah itu tidak match perencanaanannya dengan pusat maka tidak ada celah untuk mendapatkan DAK.

"Selain itu mana yang lebih mendesak untuk diberikan karena ada kompetisi antar daerah serta pertimbangan khusus. Jika proposalnya disiapkan dengan bagus dan lengkap akan berpeluang untuk mendapatkannya," lanjut Wahyu.

Integritas kepemimpinan dan faktor kepercayaan tentu saja jadi indikator yang memuluskan pencairan DAK. Sayang sekali pemerintahan sebelumnya tak punya legetimasi untuk menyedot anggaran dari pusat. Hal itu diperparah dengan korupsi yang merajalela di Pemko Medan. 

"Di samping itu walaupun tidak tertulis, kinerja tata kelola pemerintahan secara tepat dan bertanggung jawab dapat menjadi faktor stimulus pencairan DAK," tambah Wahyu.

Dan ada celah lain untuk menyerap dana bantuan dari pemerintah pusat. Namanya dana insentif daerah (DID). 

"Bagi daerah yang memiliki SAKIP atau sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah akan dapat insentif. Daerah yang masih di bawah B ya sulit mendapatkan DID. Dan, Medan SAKIP-nya di bawah B," papar Wahyu.

Dengan reputasi Pemko Medan yang buruk ini, bukan tak mungkin pembangunan yang telah dicanangkan akan dibatalkan akibat ketidakpercayaan pusat. 

Apalagi saat ini dan ke depan pemerintah pusat sudah merancang pembangunan sistem transportasi massal seperti LRT dan BRT. 

Skema belanjanya dari Pemerintah pusat dan pemerintah daerah serta badan usaha yang dikenal dengan istilah KPBU atau Kerja sama pemerintah dan badan usaha.

"Kalau daerah tidak menyiapkan anggaran pendamping bisa jadi pemerintah pusat membatalkan rencana pembangunan sistem transportasi massal di Medan. Alasannya daerah tidak sanggup," kata Wahyu.

Harap Wahyu, wali kota Medan ke depan harus dapat menyiapkan anggaran untuk pendampingan proyek yang bermanfaat untuk masyarakat. 

Seluruh pemaparan ekonom tersebut agaknya bisa dilaksanakan dengan baik jika Pemko Medan kelak dipimpin wali kota muda yang punya akses luas ke pemerintah pusat.

Adalah Bobby Nasution, pasangan nomor urut 2 yang merupakan Menantu Presiden Jokowi itu. Program yang dicanangkan Bobby Nasution selalu dikatakannya harus berkolaborasi dengan pusat, juga kabupaten kota lainnya.

"Jadi pemimpin harus sampai ke atas dan cecah ke bawah. Di tingkat pusat didengar di masyarakat pun didengar. Insya Allah saya bertekad maju untuk wujudkan hal itu. Semua demi keberkahan masyarakat Medan," kata Bobby. (MC/SP)/PE


TAG : pilkada,ekonomi


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

Screenshot_20210126_122317_compress42.jpg

Ngasil Tarigan Tewas Bukan Karena Kebakaran Rumahnya, Polisi Ungkap Penyebabnya

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔13:01:52, 26 Jan 2021

RADARMEDAN.COM, Deli Serdang - Kasus tewasnya Ngasil Tarigan (69), seorang petani yang ditemukan tewas dalam kondisi tubuh gosong di rumahnya di Desa Simempar, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Deli Serdang, 10 Oktober 2020 lalu, akhirnya terungkap. Wakapolresta Deli Serdang, AKBP Julianto Sirait mengatakan, Ngasil Tarigan bukan tewas karena . . .

Berita Selengkapnya
tempe.jpg

Ini Resep Membuat Tempe Crispy Praktis dan Mudah

🔖 KULINER 👤Radar Medan 🕔09:39:28, 25 Jan 2021

RADARMEDAN.COM - Menjadi makanan khas Indonesia favorit, tempe seperti diketahui sangat lezat diolah menjadi aneka hidangan. Bukan hanya rasanya yang gurih, tempe juga mudah diolah sehingga memudahkan proses memasak. Bukan cuma nikmat disantap dan mudah diolah, tempe meski murah meriah, memiliki kandungan gizi yang baik. Lantaran dibuat dari . . .

Berita Selengkapnya
FB_IMG_1611408608188_crop_551.jpg

Terkait Jilbab, Jangan Paksakan Pada Wanita Apalagi Non Muslim

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔20:44:57, 23 Jan 2021

RADARMEDAN.COM - Sampai hari ini masalah jilbab juga tidak kunjung selesai padahal, jilbab merupakan pakaian suatu tradisi di jazirah Arabia, bahkan Yahudi dan Nasrani tempo dulu memakainya. Jilbab sendiri bukanlah busana muslim karena agama lainpun juga memakainya hingga kini. Bagi wanita muslimah sendiri memakai jilbab atau tidak memakai . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20210122-WA0007_compress32.jpg

SKPD Membandel, Ini Langkah Bupati Karo yang Didukung Forkopimda

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔20:29:21, 22 Jan 2021

RADARMEDAN.COM, KARO -- Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH, MH menyesalkan minimnya unsur SKPD dan Kepala OPD hadir dalam rapat lanjutan pembahasan pembatasan COVID – 19 dalam hal kegiatan masyarakat di Kabupaten Karo, Jumat (22/1). Peserta rapat dari SKPD yang diundangan sebagian tidak hadir. Seyogianya rapat dijadwalkan diruang asisten . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20210122-WA0001_compress7.jpg

Calon Kapolri akan Pecat Polisi Terlibat Narkoba, DPAC Granat Namorambe : Jangan Hanya Lips Service

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔11:14:13, 22 Jan 2021

RADARMEDAN.COM, Namorambe -Dewan Pimpinan Anak Cabang Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) kecamatan Namorambe merespons ucapan calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo. Kasus peredaran narkoba disebut-sebut menjadi salah fokus calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo dalam penegakan hukum. Tidak hanya kepada bandar, anggota Polri yang . . .

Berita Selengkapnya
IMG_20210121_180343.jpg

Proyek Bernilai Rp 3,8 M Terkesan Asal Jadi, Pagar Pembatas Waduk Sei Harapan Rusak Parah

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔18:04:13, 21 Jan 2021

RADARMEDAN.COM, BATAM – Proyek pembangunan pembatas pagar waduk Sei Harapan, Sekupang -  Batam, kini kondisinya rusak parah. Kerusakan pagar pembatas waduk tersebut, diduga karena pengerjaan asal jadi. Sehingga, sebagian tiang pagar itu roboh. Hal itu diperparah lagi dengan curah hujan yang berkepanjangan beberapa waktu lalu, . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20210121-WA0010.jpg

Hati-hati Jalan Lintas Berastagi - Medan Terancam Putus, Lalulintas Buka Tutup

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔16:10:58, 21 Jan 2021

RADARMEDAN. COM, Deliserdang- Tingginya intensitas curah hujan beberapa hari belakangan ini di Kecamatan Pancur Batu, mengakibatkan bahu Jalan Jamin Ginting Km 23, Desa Tiang Layar, Kecamatan Pancur Batu, Senin ( 18/01/2021 ) malam semakin menyempit. Bahu jalan yang longsor selebar satu ( 1 ) meter, sehingga pengaturan arus lalulintas dilakukan . . .

Berita Selengkapnya
Screenshot_20210120_165743_compress93.jpg

KPUD Simalungun Tetapkan Paslon Nomor Urut 1 Pemenang Pilkada Simalungun

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔17:03:14, 20 Jan 2021

RADARMEDAN.COM, SIMALUNGUN - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Simalungun, Rabu (20/1/2021) menetapkan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Simalungun periode 2020-2024 terpilih hasil Pelaksanaan Pilkada serentak 9 Desember lalu di Hotel Sing A Song, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun. Seperti diketahui pada rapat pleno penetapan . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20210117-WA0004_compress91.jpg

Sering Dipanggil Hendra Pakpahan, Tewas di Kamar Kos

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔17:19:03, 17 Jan 2021

RADARMEDAN.COM,KARO -- Warga kampung Asam Lingkungan II, Kel. Tambak Lau Mulgap I Kecamatan Berastagi Kabupaten Karo digegerken atas penemuan se sosok mayat, Minggu (17/01) pukul 08.00 WIB. Mendapat informasi tersebut, Kapolsekta Berastagi Kompol L. Marpaung didampingi Wakapolsekta Berastagi AKP Jokner Malau, Kanit Reskrim Polsekta Berastagi . . .

Berita Selengkapnya
inCollage_20210116_194140535_compress20.jpg

Siringoringo Tewas Terinjak Kerbaunya Sendiri di Perladangan Sungai Mandin

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔19:45:45, 16 Jan 2021

RADARMEDAN.COM, KARO ---Seorang warga Dusun Simpang Empat Desa Lau Pakam Kecamatan Mardingding Kabupaten Karo Hotlan Siringoringo (60) tewas terinjak kerbau miliknya, Jumat (15/1/2021) sore di perladangan sungai Mandin Desa Lau Pakam. Hal ini dibenarkan Kapolsek Mardingding Iptu Donal Tambunan didampingi Kanit Reskrim Iptu Mastergun Surbakti . . .

Berita Selengkapnya

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Anda Suka Smartphone Samsung atau OPPO?
  Samsung
  Oppo

Video Terbaru

Lihat Semua Video