Menaker Putuskan UMP 2021 Tak Naik, Serikat Pekerja Sebaliknya Ini Alasannya

Oleh : Radar Medan | 27 Okt 2020, 10:06:36 WIB | 👁 326 Lihat
Nasional
Menaker Putuskan UMP 2021 Tak Naik, Serikat Pekerja Sebaliknya Ini Alasannya

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah memutuskan untuk tidak menaikkan upah minimum tahun 2021 (UMP 2021). Hal tersebut tertuang dalam Surat edaran Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 11/HK04/X/2020 tentang Penetapan Upah Minimum tahun 2021 pada Masa Pandemi Covid-19.

Dikutip dari Surat Edaran Menaker tersebut, Selasa (27/10/2020), pandemi COvid-19 telah berdampak pada kondisi perekonomian dan kemampuan perusahaan dalam memenuhi hak pekerja dan buruh termasuk dalam membayar upah.

Dalam rangka memberikan perlindungan dan kelangsungan usaha, perlu dilakukan penyesuaian terhadap penetapan upah minimum pada situasi pemulihan ekonomi di masa pandemi COvid-19.

Atas dasar hal tersebut, Menteri Ida Fauziyah meminta kepad apara gubernur di seluruh Indonesia untuk melakukan penyesuaian penetapan nilai Upah Minimum Tahun 2020 sama dengan nilai Upah Minimum tahun 2020. Dengan kata lain tidak ada kenaikan UMP 2021.

Ida juga meminta kepada para gubernur untuk melaksanakan penetapan upah miniumum setelah tahun 2021 sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Dalam SE ini, para Gubernur wajib mengumumkan upah minimum provinsi tahun 2021 (UMP 2021) pada 31 Oktober 2020.

Direktur Pengupahan Kemnaker, Dinar Titus Jogaswitani menambahkan, dalam SE tersebut tidak ada kata kenaikan sehingga UMP 2021 sama dengan tahun ini.  

"Jadi nilai upah minimum 2021 sama dengan nilai upah minimum2020. Tidak ada kenaikan dan di SE tidak ada kata kenaikan," tegas Dinar Titus Jogaswitani.

Buruh Ngotot Upah Minimum 2021 Tetap Naik, Ini Alasannya

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan, buruh Indonesia meminta agar upah minimum tahun 2021 naik. Dia menolak permintaan kalangan pengusaha yang meminta agar di tahun depan tidak ada kenaikan upah minimum.

Menurutnya, kenaikan upah yang ideal adalah sebesar 8 persen. Hal ini didasarkan pada kenaikan upah rata-rata selama 3 tahun terakhir.

Jika upah minimum tidak naik, kata Said Iqbal, hal ini akan membuat situasi semakin panas. Apalagi saat ini para buruh masih memperjuangkan penolakan terhadap UU Cipta Kerja.

Di mana seiring dengan penolakan omnibus law, buruh juga akan menyuarakan agar upah minimum 2021 tetap naik. Sehingga aksi-aksi akan semakin besar.

Menurut Iqbal, alasan upah tidak naik karena saat ini pertumbuhan ekonomi minus tidak tepat. Bandingkan dengan apa yang terjadi pada tahun 1998, 1999, dan 2000.

"Sebagai contoh, di DKI Jakarta, kenaikan upah minimum dari tahun 1998 ke 1999 tetap naik sekitar 16 persen, padahal pertumbuhan ekonomi tahun 1998 minus 17,49 persen. Begitu juga dengan upah minimum tahun 1999 ke 2000, upah minimum tetap naik sekitar 23,8 persen, padahal pertumbuhan ekonomi tahun 1999 minus 0,29 persen," kata Said Iqbal.

Jadi tidak ada alasan upah minimum tahun 2020 ke 2021 tidak ada kenaikan karena pertumbuhan ekonomi sedang minus. Saat Indonesia mengalami krisis 1998, di mana pertumbuhan ekonomi minus di kisaran 17 persen tapi upah minimum di DKI Jakarta kala itu tetap naik bahkan mencapai 16 persen," ujarnya.

Menurut Said Iqbal, bila upah minimum tidak naik maka daya beli masyarakat akan semakin turun. Daya beli turun akan berakibat jatuhnya tingkat konsumsi juga akan jatuh. Ujung-ujungnya berdampak negatif buat perekonomian.

Pihaknya juga mengingatkan, tidak semua perusahaan kesulitan akibat pandemi COVID-19. Oleh karena itu, dia meminta kebijakan kenaikan upah dilakukan secara proporsional.

Dengan kata lain, bagi perusahaan yang masih mampu harus menaikkan upah minimum. Lalu untuk perusahaan yang memang tidak mampu, undang-undang sudah menyediakan jalan keluar dengan melakukan penangguhan upah minimum. (liputan6.com/PR) 


TAG : nasional


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

f1bfa41c-6b21-4f41-98d4-cfaaad340130.jpg

Pakar Ekonomi : Korupsi dan Lemahnya Perencanaan Bikin Anggaran Pusat Minim ke Medan

🔖 EKONOMI 👤Radar Medan 🕔11:42:11, 05 Des 2020

RADARMEDAN.COM, Medan - Pemerintah kabupaten/kota, tak terkecuali Medan, harus mampu menyelaraskan program dengan program pemerintah pusat. Ini menjadi jaminan agar penyerapan dana alokasi khusus (DAK) terbuka lebar. Sudah menjadi perbincangan publik, ketertinggalan Kota Medan di antaranya terjadi akibat kekurangan dana untuk membangun proyek . . .

Berita Selengkapnya
Screenshot_20201204_105117_compress61.jpg

Jalur Medan-Berastagi Terputus, Sekitar 20 Titik Longsor, Pengendara Diimbau Pakai Jalur Alternatif

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔11:16:07, 04 Des 2020

RADARMEDAN.COM, KARO - Beberapa titik jalan ruas jalan Medan-Berastagi longsor yang menyebabkan jalan terputus, bahkan disebutkan jika titik longsor sekitar 20 titik. Salahsatu petugas Lantas mengatakan, jumlah titik ruas yang longsor saat ini sedang didata namun kepada pengendara diminta untuk mencari jalur alternatif lain karena saat ini jalan . . .

Berita Selengkapnya
received_399952804536651_compress36.jpg

Hujan Lebat, Rumah Bantaran Jalan Palang Merah Meluap Hingga Atap Rumah

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔09:25:36, 04 Des 2020

RADARMEDAN.COM - Bantaran sungai di Jalan Palang Merah meluap hingga atap rumah, banjir tersebut karena terjadi curah hujan yang tinggi sehingga air tidak tertampung sungai lagi. Air sungai Deli tersebut diperkirakan meredam puluhan rumah tempat tinggal warga yang bermukim disekitar sungai itu.  Salahsatu warga, Supriadi mengatakan, air . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20201128-WA0017_compress45.jpg

Kopi LAPANG adalah Kopi Robusta Siap Seduh Olahan UMKM Pakpak Bharat yang Nikmat

🔖 KEDAI KOPI 👤Radar Medan 🕔22:56:22, 30 Nov 2020

RADARMEDAN.COM, PAKPAK BHARAT - Kopi Lapang asal Kecamatan STTU Julu Laembulan, Pakpak Bharat adalah salah satu produksi Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari Kabupaten Pakpak Bharat yang mengolah biji kopi Robusta menjadi bubuk kopi yang siap seduh. Dahulu kota ini bagian dari Kota Sidikalang, Dairi sebelum dimekarkan menjadi Kabupaten . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20201130-WA0000.jpg

Persoalan Ladang, Jasa Sembiring Tewas Ditembak Senapan Angin

🔖 LANGKAT 👤Radar Medan 🕔10:03:53, 30 Nov 2020

RADARMEDAN.COM, LANGKAT - Salah seorang warga Dusun Pamah Pideren, Desa Kutambaru Kecamatan Kutambaru Kabupaten Langkat Sumatera Utara, bernama Jasa Adilda Sembiring (39) telah tewas ditembak Rencana Surbakti (33) menggunakan senapan angin peluru kaliber 4,5 mm hingga tembus kedadanya, pada hari Minggu (29/11). Peristiwa tersebut bermula, saat . . .

Berita Selengkapnya
BlurImage_28-11-2020-6-41-51_compress69.jpg

Diduga Depresi, Seorang Wanita Akhiri Hidupnya Dipohon Jambu

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔06:47:48, 28 Nov 2020

RADARMEDAN.COM,KARO -Warga Desa Durin Gugun digegerkan atas penemuan seorang perempuan bernama Carles Beru Ginting (41) Kecamatan Lau Baleng, Kabupaten Karo. Korban ditemukan tewas dalam keadaan tergantung dipohon jambu diperladangan Paya Tuan miliknya Desa Durin Rugun, Jumat (27/11/2020) berkisar pukul 13:00 WIB. Penemuan wanita tergantung . . .

Berita Selengkapnya
20201125_170441_compress69.jpg

Ini Curhatan Guru Honor ke Bobby: dengan Gaji Rp 400 Ribu Tetap Bertahan Mengajar

🔖 PENDIDIKAN 👤Radar Medan 🕔09:56:39, 26 Nov 2020

RADARMEDAN.COM, Medan - Di momen hari guru Rabu 25 November 2020, calon Wali Kota Medan nomor urut 2, Bobby Nasution mendapati kisah pelik dari guru honorer di Kota Medan. Meski sudah 15 tahun mengabdi sebagai guru honor, dengan gaji Rp.400 ribu per bulan, namun dia tetap bertahan dengan harapan diangkat sebagai pegawai negeri. Juli Hica . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20201124-WA0012_compress57.jpg

Warga Aornakan II Laporkan Salah Satu Cabup Pakpak Bharat ke Bawaslu, Ini Sebabnya

🔖 POLITIK 👤Radar Medan 🕔19:24:44, 24 Nov 2020

RADARMEDAN.COM, PAKPAK BHARAT-Sejumlah masyarakat Desa Aornakan II, Kecamatan Pergetteng-getteng Sengkut melaporkan salah satu calon bupati Pakpak Bharat ke Bawaslu Pakpak Bharat, Senin (24/11/2020).  Dalam laporannya, masyarakat Desa Aornakan II yang didampingi kuasa hukumnya Aliando Boangmanalu, SH., MH soal beredarnya video di media . . .

Berita Selengkapnya
tabrakansiantar.jpg

Tragis, Kecelakaan Maut Renggut Tiga Nyawa Anak Kecil dan Dua Orangtua, Supir Truk Melarikan Diri

🔖 SEKITAR KITA 👤Radar Medan 🕔08:55:42, 20 Nov 2020

RADARMEDAN.COM, Simalungun - Bagaikan disambar petir disiang bolong, Ruliana br Gultom(30) penduduk Simpang Karang Anyer Kelurahan Dolok Marlawan Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun menjerit histeris saat mendengar ketiga anaknya yang disayanginya terkapar dijalanan akibat terlindas  Truk Fuso diduga bermuatan pulp kertas, Kamis . . .

Berita Selengkapnya
BlurImage_19-11-2020-11-15-1_compress32.jpg

Heboh, 3 Pria Ditemukan Tewas di Kawasan Wisata Penatapen Doulu Berastagi

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔11:19:58, 19 Nov 2020

RADARMEDAN.COM, KARO- Tiga (3) orang pria ditemukan tewas di kawasan wisata Penatapen Desa Doulu, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Rabu (18/11/2020) sore. Ketiganya meninggal di dalam kamar warung pembakaran jagung Arsenal. Kapolres Tanah Karo, AKBP. Yustinus Setyo Indriono SIK melalui Kapolsekta Berastagi, Kompol L. Marpaung kepada . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Siapa Calon Wali Kota Medan Pilihan Anda?
  Akhyar Nasution
  Bobby Afif Nasution

Video Terbaru

Lihat Semua Video