Melawan Polisi, Perampok Toko Mas Pajak Sore Pematang Cengkering Tewas Ditembak
Oleh : Radar Medan | 11 Des 2019, 21:29:36 WIB | 👁 1816 Lihat Hukum dan Kriminal
RADARMEDAN.COM, BATUBARA - Personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Batubara, menembak mati RL als Muslim als Nyak warga Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras, salah satu tersangka perampok toko mas di Pajak Sore, Desa Pematang Cengkering, Kecamatan Medang Deras, Batubara, beberapa waktu lalu.
"Tersangka Muslim terpaksa kita tembak karena melawan dan melukai personel," kata Kapolres Batubara AKBP Robin Simatupang didampingi Kasat Reskrim AKP Pandu Winata saat siaran pers di halaman Mapolres Batubara, Kecamatan Lima Puluh, Rabu, (11/12/2019).
Ia mengatakan, Saat dilakukan pengembangan, tersangka Muslim minta buang air kecil. Lalu mereka berhenti dipinggir jalan. Saat personel membuka pintu, tersangka Muslim melompat dan merampas sanjata api personel dengan posisi tangan terborgol. Kemudian tersangka menembak personil dan mengenai lengan sebelah kiri. Selanjutnya tersangka Muslim melarikan diri kearah belakang mobil. Kemudian dengan sigap, personel lain mengejar dan langsung menembak tersangka.
Dikatakannya, pengungkapan kasus perampokan toko mas itu bermula dari pengungkapan kasus pencurian baterai tower selular milik PT Telkomsel. Dimana pada hari Selasa (3/12/2019) Polisi berhasil mengamankan Iwan als Bacok di sekitar wilayah Desa Kuala Tanjung, Kecamatan Sei Suka, Batubara. Dari hasil interogasi terhadap tersangka Iwan, dirinya mengetahui pelaku perampokan Toko Mas Ginting Suka atas nama korban Tarzan Ginting. Dimana tersangka Iwan mengaku pelakunya bernama RL als Muslim als Nyak dan seorang rekannya bernama Hendra.
"Pengungkapan kasus perampokan Toko Mas ini bermula saat penangkapan tersangka Iwan, dalam kasus pencurian baterai tower selular. Saat diinterogasi, tersangka Iwan mengetahui siapa pelaku perampokan Toko Mas," katanya.
Selanjutnya, dari keterangan tersangka Iwan, pada haris Kamis, (5/12/2019), Polisi melakukan pencarian terhadap RL als Muslim als Nyak. Tak berapa lama, Polisi melihat keberadaan tersangka Muslim saat melintas di Jalinsum Desa Tanjung Gading, Kecamatan Sei Suka, Batubara, dengan mengendarai sebuah mobil pick up grand max dan dilakukan pengejaran sampai tersangka Muslin berhasil diamankan Polisi.
Setelah tertangkap, Polisi melakukan pengembangan hingga ke wilayah Kabupaten Simalungun guna mencari barang bukti berupa emas dan senjata api yang digunakan tersangka dalam menjalankan aksinya. Saat dilakukan pengembangan, tepatnya di Jalan Lintas Lima Puluh, Kabupaten Batubara menuju Perdagangan, kabupaten Simalungun, tersangka Muslim melawan dengan melukai petugas dan mencoba melarikan diri, sehingga petugas menembak tersangka.
"Menurut keterangan Iwan, tersangka perampokan toko emas ada 2 orang. 1 tersangka sudah tewas, Terhadap 1 tersangka lagi, kita masih melakukan pengejaran termasuk mencari barang bukti emas dan senjata api yang digunakan," ujarnya(humas/PR)
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .