Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
Oleh : Radar Medan | 17 Sep 2026, 20:06:44 WIB | 👁 229 Lihat Umum
Keterangan Gambar : Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut Kombes Pol Andy Arisandi (Ist)
RADARMEDAN.COM - Sudah hampir sebulan berlalu, dalang di balik penyelundupan 15 kilogram sabu di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, tak kunjung terungkap. Sejauh ini, polisi baru menahan dua kurir, sementara pemasok dan penerima barang haram tersebut masih bebas berkeliaran.
Pengungkapan kasus ini bermula dari operasi penangkapan di Kecamatan Besitang, Langkat, pada 20 Agustus 2026 lalu. Saat itu, petugas menghentikan sebuah mobil towing berpelat BG 8589 LN yang sedang mengangkut motor Harley-Davidson.
Dari kendaraan tersebut, polisi menyita 15 kg sabu dan mengamankan dua pria berinisial HWW (45) dan PK. Belakangan diketahui, keduanya hanya berstatus sebagai sopir dan kernet yang ditugaskan mengantar barang haram itu ke tujuan tertentu.
"Sopir dan kernet sudah ditetapkan sebagai tersangka," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Andy Arisandi, Rabu (16/9/2026).
Kedua kurir tersebut dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 UU Nomor 35 jo Pasal 20 huruf C UU Nomor 1 Tahun 2023. Namun, progres penyidikan tampak berhenti di level bawah.
Jejak Bandar Lewat HP Kurir
Tanda tanya besar kini mengarah pada perburuan sang pemasok. Padahal, saat penangkapan, polisi turut menyita alat komunikasi milik kedua kurir. Secara logika penyelidikan, ponsel tersebut seharusnya bisa menjadi petunjuk utama untuk melacak jejak percakapan antara kurir, pengirim, hingga penerima.
Sayangnya, hingga hari ini, Polda Sumut belum juga berhasil menembus jaringan atas kasus ini. Terkait hal tersebut, Kombes Andy hanya memberikan jawaban normatif dan menyebut kasusnya masih terus dikembangkan.
Saat dicecar lebih jauh mengenai apa kendala spesifik di lapangan yang membuat pemasok narkoba ini sulit ditangkap, Kombes Andy enggan memberikan jawaban.
Fakta menarik lainnya, motor Harley-Davidson yang turut diangkut oleh mobil towing bersamaan dengan belasan kilo sabu tersebut kini dikabarkan sudah diambil oleh pemiliknya. Sementara itu, siapa sosok pengirim dan bos besar di balik 15 kg sabu ini masih menjadi pekerjaan rumah yang belum diselesaikan Ditresnarkoba Polda Sumut.(HM)
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .