Guru Sekolah Minggu GKPS dapat Pelatihan di Batam

Oleh : Radar Medan | 05 Mei 2020, 11:52:30 WIB | 👁 2783 Lihat
Komunitas
Guru Sekolah Minggu GKPS dapat Pelatihan di Batam

RADARMEDAN.COM, Batam - Untuk menambah wawasan dan pengetahuan dalam mendidik anak sekolah minggu, guru Sekolah Minggu Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) mendapat pelatihan selama tiga hari (22-24) di hotel Golden View, Batam, Kepulauan Riau, Sabtu(23/3/2019). Sekretaris Jenderal GKPS, Pdt.DR. Paul Ulrich Munthe sebelum acara menyampaikan kata sambutan, agar pelayanan terhadap anak senantiasa berkesunambungan, terarah dan semakin berkualitas .

Kemandirian para Guru Sekolah Minggu dalam bertheologia sangat dibutuhkan dalam kapasitasnya selaku ujung tombak pemberitaan injil kepada Anak Sekolah Minggu untuk menghasilkan generasi GKPS yang kokoh, teguh, berakar dan berbuah didalam pengetahuan akan Kristus yang pada gilirannya akan bisa menghasilkan, berkembang, bertumbuh degan baik dan tangguh dalam menghadapi perkembangan zaman. "Mari ikuti pembinaan ini agar semakin bertumbuh generasi kita yang takut akan firman Tuhan dan mampu menghadapi perkembangan zaman yang semakin maju," ujarnya.

Dalam acara tersebut narasumber, Heny Handjaya SE MTh dan Pdt Oklin Jovalina Tarigan memberikan pemaparan tentang teknik konseling anak di sekolah Minggu. Heny juga menyampaikan mendidik anak Sekolah Minggu bukan hanya sekedar bernyanyi dan mendengarkan pujian namun guru Sekolah Minggu juga harus bisa menjadi sahabat dari anak Sekolah Minggu. "Guru Sekolah Minggu harus mampu menjadi pendengar dan menjadi jembatan serta dapat membimbing anak melakukan hal yang terbaik dalam kehidupan sehari-hari," ujar narasumber. Mendengar anak, berarti guru Sekolah Minggu harus bisa memperhatikan apa yang disampaikan selama percakapan berlangsung mulai dari tingkahlaku anak dan sikapnya saat berbicara. Selain itu ada beberapa type anak yang sering dijumpai saat Sekolah Minggu berjalan, seperti anak yang pemalu, pendiam dan tidak suka menjadi anak yang diperhatikan. " Mendengar bukan hanya masalah percakapan namun dari ekspresi dan gaya bicara dan bahasa tubuh mereka.

Berhati-hatilah dalam memberikan respon, cukup dengan bahasa tubuh yang anda sampaikan maka si anak akan memahaminya," katanya. Heny juga membeberkan beberapa tips untuk mendapatkan informasi dari anak yang dilayani oleh guru Sekolah Minggu. Menjadi pendengar yang baik dan jangan menyela ketika anak ingin menyampaikan sesuatu, ketika anak ingin menyampaikan kekhawatirannya jangan langsung menyela dan memberikan saran. " Bagi anak lebih suka kita sebagai pendengar. Biarkan dia menyelesaikan apa yang akan disampaikan, jangan langsung menyela nanti apa yang akan disampaikannya tidak tercapai, ini hal yang penting bagi kita sebagai pelayan anak di sekolah minggu," ungkapnya. Dalam menjalankan aktifitas sebagai guru perlu memahami karakter dari anak Sekolah Minggu seperti, anak hanya menganggukkan kepala, sering memalingkan wajah kearah lain, anak menggigit bibir bawah gemetar, anak mengeluarkan suara keras dan kasar, berkata dengan suara monoton, anak menahan suara dengan ragu-ragu, anak hanya mengangkat bahu, anak meremas tangannya, anak memegang kursi erat-erat, anak menggoyangkan kakinya secara terus-menerus. "Ini adalah mengenali bahasa tubuh anak saat berbicara.

 

Sebagai guru Sekolah Minggu hal ini wajib kita perhatikan agar kita memahami karakter dari si anak tersebut," ujarnya. Selain sebagai pendengar, guru Sekolah Minggu juga harus bisa membimbing anak dengan pendekatan yang lembut, tidak marah ketika si anak tidak melaksanakan nasehat yang diberikan,kuasai apa yang dibicarakan, jadilah orang yang dipercayai oleh anak, dalam memberikan nasehat sedikit demi sedikit tidak langsung sekaligus seperti ceramah. "Hormati pendapat anak, dalam menyampaikan sesuatu jangan berbelit gunakan bahasa yang mudah dipahami oleh anak. Cara menyampaikan penuh kasih agar perilaku anak berubah mengarah kepada yang baik," katanya. Sementara, Pdt Oklin Jovalina Tarigan menyampaikan materi lagu pujian dan kreativitas guru Sekolah Minggu.

Guru Sekolah Minggu lebih jeli dan harus menguasai lagu pujian. Selain itu pelaksanaan ibadah bukan hanya saat kebaktian namun agar anak bisa menjadi totalitas sehari-hari. "Berikan kreasi saat menyanyikan lagu pujian dengan bentuk tepuk tangan, gerakan dan kreasi bersahut-sahutan. Jelaskan arti lagu dan perhatikan posisi anak saat menyanyi karena lagu pujian bukan dinyanyikan sesuka hati namun sesuai dengan thema dan firman Tuhan yang disampaikan," ujarnya. Salahsatu peserta guru sekolah minggu GKPS Maranatha Medan, Sorma Purba mengatakan, kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi guru sekolah minggu. Dimana banyak hal baru yang disampaikan oleh narasumber sebagai bekal dalam mendidik anak sekolah minggu kedepannya. " Banyak hal yang baru kami peroleh, memang selama ini sebagian sudah sering kita laksanakan namun teknis masih banyak yang perlu kami pelajari," katanya. Sorma juga menyampaikan, pembinaan yang dilakukan oleh GKPS dalam menyegarkan dalam tata cara mendidik anak sekolah minggu memang perlu diterapkan agar semakin dalamnya pengetahuan para guru sekolah minggu. "Semakin banyak hal yang kita pahami dalam pembinaan ini, semakin segar juga dalam memberikan pemahaman kepada anak sekolah minggu, semakin baik lagi kedepannya inilah harapan kami," ujarnya.


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas