Agar Indah, Disperakimtan Kota Batam Maksimalkan Pemeliharaan Pertamanan
Oleh : Radar Medan | 24 Jul 2020, 14:34:48 WIB | 👁 1444 Lihat Nasional
Keterangan Gambar : Kabid Pertamanan dan Pemakaman Irwan Saputra SP M Engg
RADAR MEDAN.COM, BATAM - Dinas Perumahan Permukiman dan Pertamanan (Disperakimtan) Kota Batam, saat ini berupaya melakukan pemeliharaan dan perawatan pertamanan di Kota Batam dengan maksimal. Hal itu perlu ditingkatkan, sehingga kondisi pertamanan itu dapat lebih memperindah Kota Batam dengan menciptakan suasana pemandangan yang asri.
Kepala Dinas Perumahan Permukiman dan Pertamanan Kota Batam Drs Eryudhi Apriadi melalui Kabid Pertamanan dan Pemakaman Irwan Saputra SP M Engg , Jumat (24/07/20) menyebut, pihaknya selalu berupaya melakukan pemeliharaan pertamanan di Kota Batam secara maksimal. Dengan tujuan supaya Kota Batam nampak terlihat lebih indah dan asri.
“Kita berupaya semaksimal mungkin untuk menata pertamanan demi keindahan Batam sehingga pemandangan lebih indah dan asri,” kata Irwan dengan optimis.
Namun agar lebih sinkron lagi lanjut Irwan, pihaknya perlu mendapat dukungan dari masyarakat.
“Kita berharap kepada seluruh elemen masyarakat Batam ikut perperan dan lebih peduli dalam segi perawatan taman. Kita butuh kerja sama yang baik. Kalau kita lihat selama ini pada sejumlah lokasi pertamanan, sering menempelkan pamplet promosi seperti, panti pijat dan lain sebagainnya, ditempel dengan sengaja memakukan kebatang kayu tanaman. Nah, contoh seperti ini kan dapat mengganggu pertumbuhan tanaman pohon tersebut. Hal seperti inilah yg sering kita temukan di lapangan pada berbagai lokasi pertamanan. Selain itu, faktor alam sehingga menimbulkan pohon atau tanaman layu dan mati,” papar Irwan.
Ketika disinggung menyangkut dana pemeliharaan taman tersebut, Irwan mengaku bahwa dana pemeliharaan taman di Kota Batam sebesar Rp 11 milliar per tahun. “Kalau dana pemeliharaan pertamanan sebesar Rp 11 milliar per tahun. Namun dari dana pemeliharaan taman tersebut, itu sudah termasuk gaji satgas buruh sebanyak 160 orang. Mereka kita gaji dibawah UMK Batam,” ungkapnya, namun tak menyebut berapa besar gaji buruh tersebut secara rinci.
Menurutnya, anggaran sebesar Rp 11 milliar itu sudah termasuk gaji buruh sebanyak 160 orang.
“Jadi 80 persen dari jumlah anggaran itu, kita pergunakan untuk pembayaran gaji parah buruh. Bukan semuanya anggaran itu kita pakai untuk perawatan maupun pemeliharaan taman. Sementara, jumlah lokasi pertamanan yang aktif saat ni di Kota Batam sebanyak 16 titik. Semua kita lakukan pemeliharaan secara maksimal, dengan tujuan untuk keindahan dan kemajuan Kota Batam ini. Kita berharap kepada masyarakat Batam supaya ikut berperan membantu perintah. Marilah kita kerja sama yang baik, demi keindahan dan kemajuan Kota Batam yang kita cintai ini,” ungkapnya berharap. (Manser/PR ).
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .