Selisih Paham, Adik Kandung Bunuh Abang di Perkebunan Kelapa Sawit di STM Hilir
Oleh : Radar Medan | 07 Mei 2022, 12:21:53 WIB | 👁 3620 Lihat Hukum dan Kriminal
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG - Seorang pria bernama Eben Ezer Tarigan (35) tewas dibunuh adik kandungnya sendiri berinsial ST (32), usai memanen sawit di perkebunan sawit milik keluarga, di pinggir Jalan Kebun Karet Tenang Sinulingga Dusun III Situnggung, Desa Talapeta, Kecamatan STM Hilir Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Peristiwa pembunuhan tersebut, terjadi pada Kamis (5/5/2022), sekitar pukul 15.30 WIB. Petugas kepolisian Polres Deli Serdang yang menerima laporan kasus pembunuhan, langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi.
Selanjutnya, Satuan Reserse Kriminal Polresta Deli Serdang bersama Unit Reserse Kriminal Polsek Talun Kenas mengamankan pelaku, ST di rumahnya Dusun III, Desa Talapeta Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang, Jumat pagi, 6 Mei 2022, sekitar pukul 06.00 WIB.
"Telah terjadi pembunuhan atau penganiayaan menyebabkan korban meninggal dunia. Pelaku, ST merupakan adik pada korban," sebut Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Deli Serdang, Kompol. I Kadek Heri Cahyadi, Jumat (6/5/2022).
Kadek menjelaskan kronologi kejadian pembunuhan tersebut. Dimana, korban yang merupakan warga Dusun III, Desa Talapeta Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang, bersama pelaku dan seorang saksi sedang memanen sawit.
"Saat memanen terjadi salah paham. Saat itu, saksi melerai. Kemudian, meninggalkan mereka. Pada saat itu, kembali terjadi penganiayaan terhadap korban menyebabkan meninggal dunia," ucap Kadek.
Dengan menggunakan senjata tajam berupa tombak untuk memanen sawit pelaku membunuh abang kandungnya. Akibatnya, korban mengalami luka dibagian kepala, tangan dan tewas di lokasi kejadian. ST pergi begitu saja untuk pulang ke rumahnya.
"Awalnya melempar tombak mengenai korban. Selanjutnya, korban dikejar oleh pelaku terjadi pembacokan berulang kali ke arah kepala dan tubuh korban," jelas Kadek.
Untuk motif penganiayaan hingga tewas itu. Kadek mengungkapkan salah paham antara korban dan pelaku di dalam keluarganya. Namun, belum diselesaikan secara baik-baik oleh keduanya dan berunjung maut tewasnya Eben ditangan adiknya.
"Hasil pemeriksaan kami, antara korban dan pelaku sudah terjadi perselisihan paham keluarga. Orang tua korban dan pelaku sudah sakit-sakitan dan saling terjadi salah paham," kata Kadek.
Kadek membatah pembunuh tersebut, dilatarbelakangi oleh warisan keluarga. Karena hasil pemeriksaan dan penyelidikan, antara korban dan pelaku sudah mendapatkan lahan pertanian sawit yang diberikan kepada Eben dan ST.
"Kalau alih waris tidak ada arah ke sana. Korban sudah diberikan lahan sawit untuk dipanen, begitu juga pelaku. Namun, tidak ada kepuasan antara pelaku dan si korban sehingga terjadi kesalahpahaman," ucap Kadek.
Kini, pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Mako Polresta Deli Serdang. Atas perbuatannya, ST dijerat dengan pasal 338 KHUPidana subsidair pasal 351 KHUPidana.
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .