Sejumlah Demonstran dari Aliansi Gerak Tutup TPL Gelar Aksi di Depan Gedung Uniland Medan

Oleh : Radar Medan | 29 Jul 2021, 09:09:14 WIB | 👁 1050 Lihat
Komunitas
Sejumlah Demonstran dari Aliansi Gerak Tutup TPL Gelar Aksi di Depan Gedung Uniland Medan

RADARMEDAN.COM - Aliansi Gerak Tutup TPL dengan beberapa perwakilan dari komunitas Masyarakat Adat dari sekitaran Danau Toba gelar aksi di depan kantor PT. TPL, Gedung Uniplaza,  Jl. Letjend. Haryono MT No.A-1 Rabu, 28/7/2021. Aksi yang dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan ini bertujuan untuk menyampaikan aspirasi tutup TPL.

Pimpinan aksi, Brema Sitepu mengatakan bahwa polemik PT. TPL (Toba Pulp Lestari), sejak awal kehadirannya perusahaan yang dahulu bernama PT. Inti Indorayon Utama tersebut sudah memunculkan beragam kontroversi, membawa persoalan bagi rakyat dan lingkungan hidup, hingga mendapat penolakan dari masyarakat.

"Selama 30 tahun lebih PT. Toba Pulp Lestari diduga telah menyebabkan banyak penderitaan terhadap masyarakat di Kawasan Danau Toba, antara lain merampas ruang hidup masyarakat, dugaan ketelibatan perusahaan ini merusak ekosistem Danau Toba dan kerap terjadi konflik kemanusiaan," ujarnya.

Menurut para demonstran PT. TPL sampai saat ini memiliki konsesi seluas 167.192 Hektar dan tersebar di 12 Kabupaten, Simalungun, Asahan, Toba, Samosir, Dairi, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Pakpak Barat, Padang Lawas Utara, Humbang Hasundutan, kota Padang Sidempuan. Melalui izin konsesi 493/Kpts-II/1992 tanggal 1 Juni 1992 jo SK.307/Menlhk/Setjen/HPL.0/7/2020 Tanggal 28 Juli 2020 dengan status permodalan PMA & Perusahaan Terbuka B-139/Pres/5/1990 Tanggal 11 Mei 1990 (Surat Pemberitahuan Tentang Keputusan Presiden RI No. 07/V/1990 dan Izin Usaha Industri SK Nomor 627/T/INDUSTRI/1995.

"Aktifitas PT. TPL berkontribusi terhadap deforestasi skala besar di Bentang Alam Tele. Aliansi Gerakan Rakyat Tutup TPL menemukan bahwa setidaknya 22.000 Ha kawasan hutan di Bentang Alam Tele diduga sudah dirusak oleh PT. TPL dan kemudian ditanami dengan eukaliptus dengan sistem Perkebunan Monokultur. Dari total 22.000 Ha hutan yang rusak, 4000 ha diantaranya berada di dalam kawasan Hutan Lindung. Tindakan pengerusakan kawasan hutan lindung yang diduga dilakukan oleh PT. TPL di Bentang Alam Tele menunjukkan bahwa PT. TPL telah melakukan perbuatan melanggar hukum dan menyebabkan besarnya potensi bencana ekologis serta kerusakan lingkungan hidup," ujar Brema.

Selain itu, perusahaan yang mengekspor bubur kertas ini diduga telah melakukan pelanggaran yang merugikan Negara. Di tahun 2020, dalam sebuah artikel yang termuat dalam Majalah Tempo dengan judul “Jurus Sulap Ekspor Kayu”, yang merupakan hasil investigasi dalam rentang setahun oleh sejumlah media dan organisasi masyarakat sipil yang tergabung dalam Indonesia Leaks terhadap PT, Toba Pulp Lestari Tbk. Perusahaan tersebut terindikasi telah melakukan manipulasi dokumen ekspor bubur kayu ke luar negeri untuk memindahkan keuntungan perusahaan ke luar negeri.

"Tak cukup hanya itu, perusahaan ini kerap melakukan kekerasan terhadap masyarakat, mulai dari intimidasi, kriminalisasi, penganiayaan hingga pelarangan petani untuk bertani di tanah sendiri. Haruslah diingat bahwa di masa lalu terjadi kekerasan bersenjata yang mengakibatkan setidaknya dua orang sipil wafat: Ir Panuju Manurung (26 November 1998) dan Hermanto Sitorus (21 Juni 2000). Lalu, tercatat selama kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir (2016-2021) PT TPL diduga telah melakukan kejahatan kemanusiaan terhadap masyarakat sebanyak 63 orang. Yang paling terakhir ketika PT TPL pada 18 Mei 2021 diduga melakukan kekerasan terhadap 12  warga Masyarakat Adat Marga Simanjuntak Huta (Desa) Natumingka. Kasus terakhir ini yang memicu rasa marah dan geram yang meluas di masyarakat luas, termasuk Togu Simorangkir, Anita Hutagalung dan Irwandi Sirait yang dengan spontan merencanakan aksi jalan kaki Toba-Jakarta untuk meminta Presiden Jokowi menutup perusahaan ini secara permanen," katanya saat berorasi.

Dalam aksinya para demonstran mengatakan tiga tuntutan utama  Aliansi Gerakan Tutup TPL diantaranya :

1. Mendesak Presiden untuk memiliki itikad baik untuk bertemu dengan TIM 11, Peserta Aksi Jalan Kaki (Ajak) Tutup TPL dan perwakilan Aliansi Gerak Tutup TPL serta mendengarkan tuntutan rakyat untuk Tutup TPL.

2. Meminta kepada Pemerintah Indonesia melalui Presiden Joko widodo serta Menteri KLHK untuk menutup PT. TPL karena dianggap menjadi akar masalah dari banyaknya konfllik struktural, bencana ekologis, dan deforestasi kawasan hutan yang berada di wilayah konsesinya.

3. Mengusut tuntas segala persoalan yang diakibatkan oleh PT. TPL. (ril/IR)/PE


TAG : samosir-toba-taput-humbahas,humbang-hasundutan,sumut,komunitas


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

supa.jpg

Terbukti Menyuap Penyidik KPK, Wali Kota Tanjungbalai Nonaktif Divonis 2 Tahun Penjara

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔22:07:23, 20 Sep 2021

RADARMEDAN.COM - Majelis hakim diketuai As'ad Rahim Lubis menghukum M Syahrial selama 2 tahun penjara. Wali Kota Tanjungbalai Nonaktif ini, terbukti bersalah menyuap penyidik KPK sebesar Rp1,6 miliar. Majelis hakim yang diketuai As'ad Rahim Lubis dalam amar putusannya menyatakan, terdakwa M Syahrial telah memenuhi unsur bersalah . . .

Berita Selengkapnya
optimis.jpg

Bobby Nasution Optimis PPKM di Medan Turun Level

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔22:02:01, 20 Sep 2021

RADARMEDAN.COM - Melihat turunnya trend kasus Covid-19, Wali Kota Medan, Bobby Nasution optimis Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kota Medan akan turun dari Level IV ke III.   "Insya Allah. Mudah-mudahan bisa turun. Namun kami tetap menunggu Inmendagri yang juga akan diteruskan oleh Gubsu. Prinsipnya kami menunggu. . . .

Berita Selengkapnya
sinergi.jpg

Gubsu Sinergi dengan Wali Kota, Begini Konsep Pembangunan Kota Medan

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:27:47, 20 Sep 2021

RADARMEDAN.COM -  Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menggelar rapat persiapan perencanaan pembangunan sejumlah proyek strategis di Kota Medan, sebagai ibu kota provinsi, serta yang terintegrasi di dalamnya. Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut rencana sebelumnya, sebagai proses singkronisasi antarkepala . . .

Berita Selengkapnya
panca.jpg

Kapolda Sumut Gelar Pasukan Operasi Patuh Toba 2021, Sebanyak 1295 Personil Akan Diturunkan

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔16:52:27, 20 Sep 2021

RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, memimpin apel gelar pasukan Operasi Patuh Toba 2021 di Lapangan KS Tubun Mapolda Sumut, Senin (20/ 09/ 2021). Turut hadir dalam apel gelar pasukan Operasi Patuh Toba 2021, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Pangdam I/ BB Mayjen TNI Hasanuddin, Waka Polda Sumut Brigjen Pol Dadang . . .

Berita Selengkapnya
korupsi1.jpg

Korupsi Fasilitas Kredit Fiktif, Mantan Supervisor BRI KCP Kabanjahe Diadili

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔13:43:57, 20 Sep 2021

RADARMEDAN.COM, KARO -  Mantan Supervisor Penunjang Bisnis (SPB) pada PT Bank BRI (Persero) Tbk Kantor Cabang Pembantu (KCP) Kabanjahe James Tarigan (52), Senin (20/9/2021) menjalani sidang perdana di Cakra 4 Pengadilan Tipikor Medan. James diadili dalam perkara korupsi senilai Rp8,1 miliar terkait pemberian fasilitas Kredit Modal . . .

Berita Selengkapnya
binjai8.jpg

Sosok Mayat Tanpa Identitas Tergeletak di Depan Ruko di Binjai

🔖 SEKITAR KITA 👤Radar Medan 🕔13:23:00, 19 Sep 2021

RADARMEDAN, BINJAI - Warga Kota Binjai dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat pria tua tanpa identitas tergeletak didepan sebuah ruko Jalan Husni Tamrin, Kelurahan Pekan Binjai, Kecamatan Binjai Kota, Sumatera Utara. Masyarakat Kota Binjai mengetahui adanya sesosok mayat laki-laki tergeletak didepan ruko dan diperkirakan berumur 70 . . .

Berita Selengkapnya
sampahmedan.jpg

Penetapan Lokasi Bebas Sampah Akan Tingkatkan Kinerja Penanganan Kebersihan di Medan

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔10:50:26, 18 Sep 2021

RADARMEDAN.COM - Tidak hanya mencanangkan Kawasan Pasar Bersih, Wali Kota Medan Bobby Nasution juga menjadikan enam lingkungan di tiga kecamatan menjadi kawasan percontohan bebas sampah. Ketiga lingkungan itu berada di Kecamatan Medan Labuhan, Medan Petisah, dan Medan Deli. Penetapan kawasan bebas sampah ini yang ditegaskan dalam SK Wali Kota . . .

Berita Selengkapnya
bobytegur.jpg

Presiden Jokowi Tegur Bobby Nasution, APBD Tertahan di Bank

🔖 POLITIK 👤Radar Medan 🕔23:20:55, 17 Sep 2021

RADARMEDAN.COM -  Wali Kota Medan Bobby Nasution menjelaskan soal realisasi APBD Kota Medan sebesar Rp1,6 Triliun yang masih berada di Bank. Awalnya, hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat kunjungan ke Medan Kamis (16/9/2021) lalu. Bobby pun memberi penjelasan mengapa anggaran Rp1,6 triliun APBD Medan masih di bank. "Sebenarnya . . .

Berita Selengkapnya
bobybumd.jpg

Umumkan 12 Direksi Baru, Bobby Minta Buktikan Kemampuan Majukan BUMD

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:40, 17 Sep 2021

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Bobby Nasution, meminta kepada seluruh Direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pada tiga Perusahaan Umum Daerah (PUD) yang lolos seleksi dapat menjalankan amanah dan menunjukkan kemampuannya untuk memajukan PUD Kota Medan. Demikian hal ini disampaikan Wali Kota Medan Bobby Nasution dalam pengumuman 12 nama . . .

Berita Selengkapnya
bas.jpg

Ketua DPRD SU Minta Kemenhub Keluarkan Larangan Truk Lintas di Hari Libur di Jalan Medan-Berastagi

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔18:06:03, 17 Sep 2021

RADARMEDAN.COM - Ketua DPRD Sumut Drs Baskami  Ginting meminta Kemenhub (Kementerian Perhubungan) RI untuk segera mengeluarkan  peraturan larangan truk melintas di hari libur, Sabtu dan Minggu di Jalan Medan-Berastagi dan sebaliknya, guna menghindari semakin parahnya kemacetan di jalur tersebut. "Akhir-akhir ini kemacetan di . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Anda Suka Smartphone Samsung atau OPPO?
  Samsung
  Oppo