Rapatkan Barisan, Bara JP Gelar Pertemuan Bahas Sejumlah Persoalan di Sumut
Oleh : Radar Medan | 01 Agu 2022, 06:36:18 WIB | 👁 2370 Lihat Komunitas
Keterangan Gambar : Pengurus Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) DPD Sumatera Utara menggelar pertemuan di Coffe Town kawasan Ringroad Medan, Sabtu, 30 Juli 2022
RADARMEDAN.COM, Kelompok relawan Jokowi yang menamakan diri Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) Sumatera Utara menggelar pertemuan di Coffe Town kawasan Ringroad Medan, Sabtu, 30 Juli 2022.
Informasi yang diterima wartawan, pertemuan tersebut dibahas sejumlah persoalan yang ada di Sumatera Utara, pembenahan organisasi, aspirasi daerah, dan masalah urgen yang butuh pendampingan di Sumatera Utara.
Harlon Bagariang, salah seorang pengurus kepada wartawan mengatakan pertemuan tersebut bagian dari giat organisasi.
" Poin penting yang kita bahas utamanya adalah keberlanjutan organisasi ini, dengan meredanya pandemi Covid-19, kita merasa perlu melakukan konsolidasi organisasi, tentunya kita tetap mengedepankan musyawarah dengan mengundang pihak-pihak yang selama ini terlibat dalam kegiatan Bara JP di Sumatera Utara," papar Harlon.
Ia juga menjelaskan bahwa untuk membenahi organisasi pihaknya akan membentuk tim khusus konsolidasi. Hal tersebut dibenarkan Heryanson Munthe. Ketua DPD Bara JP Sumut.
"Beberapa waktu lalu kita diundang DPP terkait adanya aspirasi daerah yang menginginkan adanya konsolidasi. Intinya beberapa daerah menginginkan diadakan konferensi pertemuan daerah atau Konferda. Menindaklanjuti hal tersebut kita tentu tahap awal rapat di Sumut, kemudian jika nanti ada kesepakatan, akan kita bentuk kepanitiaan dan akan mengundang seluruh pengurus DPC Kabupaten Kota yang ada di Sumatera Utara," kata Heryanson.
Ia juga mengatakan konsolidasi ini sesuai dengan arahan DPP dan Pembina Bara JP Presiden Jokowi agar relawan tetap fokus membantu pemerintah dalam pemulihan ekonomi dan peka terhadap permasalahan masyarakat.
"Sesuai dengan arahan DPP dan dewan pembina, saat ini kita fokus membantu pemerintah dalam pemulihan ekonomi, kemudian peka terhadap aspirasi masyarakat. Kita ketahui saat ini ada banyak permasalahan di Sumut, sejak beberapa waktu lalu kita sudah sampaikan mahalnya pupuk dan obat-obatan pertanian, minyak goreng langka dan mahal, dan terakhir BBM jenis Solar dan Pertalite," kata Munthe.
Selain pupuk dan obat-obatan pertanian, ia mengaku saat ini fokus kepada masalah lahan pertanian masyarakat.
"Sejak beberapa waktu lalu kita fokus membantu permasalahan lahan masyarakat, kasus Sertipikat Tanah di Negeri Tongging juga sudah kita sampaikan ke pihak terkait, komunikasi terakhir dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ibu Menteri Siti Nurbaya mengatakan, jika lahan masyarakat bisa diutamakan," kata Munthe
Selain Negeri Tongging saat ini ia juga prihatin terhadap petani dari desa Partibi Lama, dimana konflik lahan pertanian desa Partibi Lama diduga bentrok dengan Lahan Usaha Tani (LUT) pengungsi erupsi Sinabung.
"Mengenai ini kita minta semua pihak menahan diri, baik masyarakat maupun Pemkab Karo agar tidak terjadi konflik, tetap berpegang pada aturan dan administrasi yang dimiliki semua pihak, kita sudah berkomuniksi dengan ketua Pattuhan Huta Partibi Lama, Kaberma Munthe bahwa mereka memiliki dokumen perjanjian dengan pemerintah, ini harus dicari dulu solusinya, kalau memangn lahan pertanian kurang, masih banyak daerah lainya yang bisa dikelola, jangan justru mengorbankan masyarakat petani," kata Heryanson.
Mendalami hal ini ia mengaku akan bertemu dengan pengurus Pattuhan Huta Partibilama, dan mempelajari dokumen yang dimiliki.
"Barisan Relawan Jokowi Presiden akan terus mendengar suara hati rakyat, ini amanah pembina kita, yaitu Presiden Jokowi," pungkasnya.(SP)/pe
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .
RADARMEDAN.COM – Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dalam temu pers memberi penjelaskan kepada wartawan bahwa kasus pembakaran rumah seorang Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan di Komplek Taman Harapan Indah, Blok D No. 25, dipastikan merupakan aksi pembakaran berencana oleh mantan sopir korban. Hal itu disampaikan dalam . . .
RADARMEDAN.COM - Dalam era informasi yang berkembang sangat cepat dan luas, pejabat negara maupun swasta diingatkan untuk lebih selektif dalam memilih media yang dijadikan sumber informasi. Penting bagi pejabat negara untuk mengenali media dan jurnalis yang kredibel agar informasi yang diterima maupun disebarkan dapat . . .
RADARMEDAN.COM - Persaingan media online di Sumatera Utara kian dinamis. Berdasarkan hasil penelusuran dan pemeringkatan yang dilakukan hari ini (3/11/2025), tercatat 30 media online berkantor di Provinsi Sumatera Utara menjadi yang paling banyak dikunjungi pembaca sepanjang tahun 2025.
Dalam daftar tersebut, Tribun-Medan.com masih menempati . . .
RADARMEDAN.COM, BINJAI – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menemui Sopian Daulai Nadeak, guru SMK Negeri 1 Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, yang dilaporkan orang tua siswa ke polisi. Pertemuan berlangsung di rumah Sopian, di Binjai, Jumat (31/10/2025). Dalam kesempatan itu, Bobby menyampaikan harapannya agar . . .