Polres Labuhanbatu Ungkap Peredaran Narkoba Jaringan Lapas Kota Pinang
Oleh : Radar Medan | 18 Mei 2021, 16:54:00 WIB | 👁 2641 Lihat Hukum dan Kriminal
RADARMEDAN.COM, Labuhanbatu - Polres Labuhanbatu dibawah kepemimpinan Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan didampingi Kabag Ops, dan Kasat Narkoba melakukan Konferensi Pers terkait peredaran Narkoba jaringan Lapas Kota Pinang, Selasa (18/5/2021).
Dalam paparannya, AKBP Deni Kurniawan mengatakan dalam waktu 2 hari, Minggu 16 Mei hingga Senin 17 Mei 2021, Satres Narkoba Polres Labuhanbatu berhasil mengungkap peredaran narkoba jaringan Lapas Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) dengan menangkap tiga tersangka masing-masing berinisial, FD (25) warga Desa Pasir Tuntung Kota Pinang, H (37) warga Desa Aek Batu Torgamba dan EPS alias Tonggek (30) berstatus sebagai Tahanan Hakim di Lapas Kota Pinang, warga Desa Aek Batu Torgamba, yang sebelumnya ditangkap Sat Narkoba Polres Labuhanbatu pada 15 Oktober 2020 di Cikampak, Labusel.
"Dari ketiga tersangka diamankan barang bukti diantaranya, 5 bungkus plastik klip berisi butiran kristal diduga sabu dengan berat bruto 515,28 gram, 1 unit Hp Android, 1 sepeda motor RX King tanpa nopol, 1 ransel hitam dan 1 dompet warna coklat," papar Kapolres AKBP Deni Kurniawan.
Menurut Deni, awal pengungkapan kasus dimulai pada awal Mei 2021 mendapat informasi peredaran narkoba di Labusel yang dikendalikan seorang tahanan bernama Tonggek yang berstatus masih sebagai tahanan hakim. Selanjutnya Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu dan Kanit 1 IPDA Sarwedi Manurung langsung membentuk timsus.
Selanjutnya pada Minggu 16 Mei 2021 mulai pukul 08.00 WIB personil melakukan penyelidikan. Dan sekira pukul 18.00 WIB di Simpang Tiga Aek Nabara Desa Perbaungan Bilah Hulu melintas satu unit RX King warna hitam berboncengan. Kemudian personil melakukan pengejaran hingga RX King tersebut menabrak bagian belakang mobil Mitsubishi Expander dan seketika disergap dan berhasil ditangkap.
Dari hasil penggeledahan terhadap badan dan barang bawaan berupa ransel warna hitam, disita 5 bungkus plastik klip berisi kristal diduga sabu dengan berat bruto 515,28 gram.
Oleh tersangka FD yang berperan sebagai joki dan membawa ransel, didampingi tersangka H yang mengetahui rencana perjalanan dan penjemputan narkoba ke Medan, menerangkan mereka adalah suruhan dari Tonggek yang berstatus tahanan hakim di Lapas Kota Pinang.
Selanjutnya, pada Senin 17 Mei 2021 polisi melakukan koordinasi dengan Kalapas IIB Kota Pinang, Edison Tampubolon untuk mengamankan tersangka Tonggek.
"Dan tadi malam EPS alias Tonggek berhasil diamankan ke Polres Labuhanbatu setelah mengikuti persidangan yang sudah terjadwal sebelumnya tentang tindak pidana Narkotika," sebut Deni.
Dari keterangan Tonggek menyebutkan telah dua kali berhasil meloloskan sabu dengan kurir kedua tersangka FD dan H, yaitu pada April akhir sebanyak 1 ons dan di awal bulan Mei sebanyak 2 ons dengan imbalan setiap pengiriman Rp 3.000.000.
Terhadap ketiga tersangka saat ini masih secara intensif dilakukan pemeriksaan untuk mengungkap jaringan diatasnya dan ketiganya dijerat dengan pasal 114 Sub 112 YO 132 UU RI NO 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara. (BS)/pe
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .