Pemkab Toba Perkuat Dekranasda, Posyandu dan PKK, Siapkan Program 2027
Oleh : Radar Medan | 19 Okt 2026, 19:28:20 WIB | 👁 69 Lihat Daerah
Keterangan Gambar : Pemerintah Kabupaten Toba memperkuat tata kelola kelembagaan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) di Balai Data Kantor Bupati Toba, Senin (19/10/2026)
RADARMEDAN.COM,TOBA - Pemerintah Kabupaten Toba memperkuat tata kelola kelembagaan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), Tim Pembina Posyandu, dan Tim Penggerak PKK guna mengoptimalkan pelaksanaan program pembangunan pada tahun 2027.
Penguatan tersebut dibahas dalam kegiatan yang digelar di Balai Data Kantor Bupati Toba, Senin (19/10/2026), dengan fokus pada peningkatan koordinasi, integrasi perencanaan, dan kesinambungan program untuk mendukung visi pembangunan Toba Mantap.
Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, mengatakan penguatan tata kelola ketiga lembaga tersebut penting agar program yang dijalankan selaras dengan arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Toba.
“Kesempatan kali ini adalah bagaimana supaya Dekranasda, Posyandu dan PKK bisa lebih kuat dalam tata kelolanya untuk mendukung program Pemerintah Kabupaten Toba sesuai visi Toba Mantap,” ujar Audi.
Ketua TP PKK Kabupaten Toba, Ny. Astita Effendi Napitupulu, didampingi Staf Ahli TP PKK Toba, Ny. Riama Audi Murphy Sitorus, berharap terjalin kerja sama yang lebih baik dalam penyusunan program dan penganggaran tahun 2027.
Ia menekankan pentingnya keterlibatan seluruh pihak, termasuk kepala bidang dan kelompok kerja (Pokja) PKK, dalam merancang serta melaksanakan program. Salah satu program yang menjadi perhatian ialah Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI) pada Pokja I.
“Saya berharap dalam penganggaran tahun 2027 kita bisa bekerja sama dengan baik, karena kepala bidang juga merupakan anggota PKK,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Toba, Maradu Napitupulu, menyebut TP PKK memiliki potensi besar sebagai mitra pemerintah dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat, khususnya dalam kehidupan keluarga.
Menurutnya, jumlah anggota PKK yang besar dapat menjadi kekuatan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga, memperkuat ekonomi, serta mendorong advokasi di tengah masyarakat.
Potensi serupa juga dimiliki TP Posyandu. Maradu menyebut sekitar 2.500 personel yang tergabung dalam kepengurusan dan kader Posyandu di Kabupaten Toba dapat menjadi ujung tombak penyampaian dan pelaksanaan program pemerintah daerah hingga ke masyarakat.
Ia mengajak seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) yang menangani enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) untuk memperkuat koordinasi. Pasalnya, SPM merupakan jenis pelayanan dasar yang wajib dipenuhi pemerintah daerah.
Terkait Dekranasda, Maradu menekankan pentingnya pengembangan industri kecil dan menengah (IKM) serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pemanfaatan potensi dan kearifan lokal.
Sejumlah tantangan yang perlu mendapat perhatian, katanya, meliputi hilirisasi produk, akses permodalan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pemangkasan rantai pemasaran agar hubungan antara produsen dan konsumen semakin efektif.
“Dalam penguatan ini, ada beberapa hal yang perlu kita fokuskan, di antaranya integrasi perencanaan dan penyelenggaraan program yang berkelanjutan. Kita harapkan tahun depan ada integrasi perencanaan dan penganggaran yang berkesinambungan,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut diikuti para pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Toba. Melalui penguatan tata kelola kelembagaan ini, Dekranasda, TP Posyandu, dan TP PKK diharapkan semakin optimal bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mendukung program pembangunan Kabupaten Toba pada tahun 2027. (Asa)/pe
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .