Pembangunan Box Culvert dan Revitalisasi Drainase Atasi Banjir Kabanjahe
Oleh : Radar Medan | 23 Des 2019, 14:27:59 WIB | 👁 2047 Lihat Daerah
Keterangan Gambar : Bupati Karo, Terkelin Brahmana saat meninjau pembangunan Box Culvert, Senin (foto: R Tarigan)
RADARMEDAN.COM, KARO - Musim hujan di bulan Desember 2019 diwilayah Kabupaten Karo khususnya di daerah Kabanjahe dan Berastagi membuat saluran air parit dan gorong gorong tidak mampu menampung air hujan. Dampaknya sangat terpengaruh kepada kondisi jalan yang sering mengalami kebanjiran bahkan melubernya air kerumah warga sehingga masyarakat terganggu melakukan aktivitas.
Hal ini tentu sering membuat banyak kalangan ditengah masyarakat berasumsi dranaise yang ada dianggap sistemnya buruk, namun sebenarnya meningkatnya volume air akibat curah hujan deras menyebabkan salah satu drainase tidak berfungsi ditambah animo kesadaran masyarakat dalam pembersihan sampah di sekitar depan rumahnya masih rendah.
Hal ini disampaikan Bupati Karo Terkelin Brahmana didampingi Kepala Bappeda, Nasib Sianturi dan Plt PUPR Paksa Tarigan saat meninjau pekerjaan Box Culvert dalam Revitalisasi Drainase Simpang 3 mesjid Agung Jln. Mariam Ginting Kabanjahe, Senen (23/12) pukul 10.00 WIB.
Bupati Kabupaten Karo, Terkelin Brahmana akan membuat terobosan agar setiap hujan turun masyarakat tidak lagi resah dan terganggu akibat sistem drainase yang belum memadai, maka pihaknya telah membuat pembangunan Box Culvert untuk keperluan saluran air.
Tujuan ini, untuk membagi air yang selama ini satu Muara di simpang 3 Mesjid Kabanjahe, sebab selama ini kita tahu asal hujan turun semua air kiriman dari seputaran Berastagi kerarah Kabanjahe bertumpu di saluran air disimpang Tiga Mesjid Kabanjahe.
"Nah, inilah penyebab karena belum sistem pembagian air dan masih satu muara membuat sering banjir menimpa Kabanjahe," kata Terkelin.
Dia berharap dengan adanya pembangunan Box Culvert ini dapat mengurai air kiriman dari berastagi menuju Kabanjahe dan tidak ada lagi kebanjiran di sekitar kabanjahe maupun Rumah warga.
Pelaksana tugas PUPR Paksa Tarigan, ST membenarkan bahwa pekerjaan box culvert ini sedang berlangsung pekerjaannya dan anggaran dari APBD Karo.Pekerjaan ini dipastikan sudah seharusnya siap Diakhir bulan desember 2019 ini sesuai dengan kontraknya.
"Akhir tahun ini box culvert ini tahun 2020 sudah dapat difungsikan, sehingga Kabanjahe akan kurang titik titik kebanjiran,"ucapnya.
Sementara salahsatu warga Katepul, Seth Tarigan mengapreisasi kinerja Pemkab Karo ini, sebab dengan terbangunnya box culvert ini tidak mengalami kebanjiran lagi di tempat tinggalnya di Gg Pelita dan di Gg Mariam Ginting.
Seth mengaku, saat ditinjau barusan tadi oleh bupati Karo bersama rombongannya telah menjelaskan bahwa banjir salah satu keluhan warga dan menyebabkan rumah warga sering masuk air karena dranaise belum maksimal,tentu dengan adanya pembangunan box culvert itu.
"Kami merasa senang dan harapan kami tidak ada lagi air meluber kerumah kami,"ujarnya(RT/RM/PR)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .