Korban Diduga Perampokan di Banten Terungkap, Suami Habisi Istri, Lalu Berpura-pura Jadi Korban

Oleh : Radar Medan | 04 Jun 2025, 14:05:14 WIB | 👁 1226 Lihat
Hukum dan Kriminal
Korban Diduga Perampokan di Banten Terungkap, Suami Habisi Istri, Lalu Berpura-pura Jadi Korban

Keterangan Gambar : Polresta Serang Kota menangkap tersangka WP pada Selasa (3/6/2025) malam.


RADARMEDAN.COM, BANTEN - Petry Sihombing (35), ibu dua anak, ditemukan tewas di kamar rumahnya di Perumahan Puri Anggrek, Walantaka, Kota Serang, Banten, Minggu (1/6/2025) dini hari. Polisi menyebut dugaan perempuan itu dibunuh oleh suaminya sendiri, WP (37), yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Setelah penyelidikan berjalan, aparat Polresta Serang Kota menangkap tersangka WP pada Selasa (3/6/2025) malam. Informasi ini dibenarkan oleh Kapolresta Serang Kota Kombes Pol Yudha Satria.

“Benar, tersangka sudah diamankan tadi malam,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (4/6/2025).

Meski begitu, Yudha belum mengungkap detail motif maupun kronologi lengkapnya.

“Nanti akan kami rilis secara resmi,” singkatnya.

Penangkapan WP terjadi setelah pihak keluarga sendiri menyerahkannya ke polisi. Kakaknya, Toni Lembas Pasaribu, mengatakan bahwa sebelum diserahkan, tersangka sempat diinterogasi oleh keluarga besar karena muncul banyak kejanggalan sejak awal.

“Dia akhirnya mengaku sendiri, katanya pura-pura dirampok,” ungkap Toni. Kenyataannya, Petry dibunuh dengan cara dicekik hingga meninggal dunia.

Usai menghabisi nyawa istrinya, WP sempat mencoba mengakhiri hidup dengan cara menutup kepala menggunakan plastik dan membungkus diri dalam karung. Tujuannya diduga untuk menciptakan alibi seolah-olah rumah mereka dirampok.

BACA JUGA : Warga Asal Sumatera Utara di Puri Anggrek Banten Diduga Jadi Korban Pembunuhan

Fakta-fakta janggal mulai terungkap ketika anak korban yang berusia 7 tahun dimintai keterangan oleh polisi. Ketika ditanya siapa yang menyuruhnya meminta tolong keluar rumah, si anak dengan polos menjawab, “Bapak.”

Pernyataan anak tersebut mengejutkan warga, karena sebelumnya WP juga ditemukan dalam kondisi terikat di dalam karung, seolah ikut menjadi korban perampokan.

“Ternyata itu hanya rekayasa,” ujar tetangga korban, Siti.

Siti juga menyebut bahwa pasangan tersebut sempat tertutup pada lingkungan beberapa waktu terakhir, padahal sebelumnya cukup aktif bersosialisasi.

“Katanya sempat ribut karena suaminya selingkuh,” ujarnya.

Dugaan sementara, pertengkaran dipicu oleh kecurigaan Petry terhadap hubungan gelap suaminya. Usai cekcok, tersangka diduga mencekik leher korban menggunakan tali hingga meninggal. Setelah itu, ia menyusun skenario seolah-olah kejadian tersebut akibat perampokan.

Di mata warga, Petry dikenal sebagai pribadi yang ramah dan aktif dalam kegiatan lingkungan.

“Orangnya supel, gampang bergaul,” kata Jansen Pasaribu, tetangga korban. Sementara WP dikenal ramah namun jarang di rumah karena pekerjaannya sebagai petugas koperasi keliling di wilayah Lebak, Banten.

Peristiwa ini makin menyita perhatian publik saat video WP menangis di samping jenazah istrinya viral di media sosial. Dalam video tersebut, ia tampak mengenakan sarung dan kemeja hitam, duduk sambil memeluk baju sang istri dan menangis di depan jasadnya. Ia juga terlihat memeluk anak perempuannya sambil bergumam lirih.

Kedua anak mereka yang masih kecil tampak sedih. Dalam suasana duka itu, mereka mempersembahkan lagu “Cinta Untuk Mama” di hadapan jenazah ibunya sebagai penghormatan terakhir.

Namun kini, setelah semua fakta terungkap, polisi menetapkan WP sebagai tersangka utama pembunuhan tersebut.

Proses penyidikan masih berlangsung di Polresta Serang Kota.(*)/PE


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

Deli_Serdang.jpg

Bantah Antikritik Soal Akun Anonim, Pemkab Deli Serdang Buka Suara Terkait Anggaran Rp38,5 Miliar

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔11:27:41, 22 Okt 2026

RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat. Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tersangka_Karo1.jpg

Kasus Pembunuhan Dosen ITB Kabanjahe: Polisi Tangkap 2 Pelaku, Tim Masih Buru Pelaku Lainnya

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔16:35:35, 28 Sep 2026

RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .

Berita Selengkapnya ▸
IMG_20260827_113028_compress46.jpg

Klaim Profesor hingga Dokter Spesialis di TikTok Disorot, Rekam Jejak Akademik Dipertanyakan

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔17:40:04, 26 Agu 2026

RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik. Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .

Berita Selengkapnya ▸
dilaporkan1.jpg

Buntut Eksekusi Paksa Chapel, Pdt. Gloria Resmi Polisikan Rektor USU ke Polda Sumut, Ini Jawaban USU

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔08:32:11, 12 Agu 2026

RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .

Berita Selengkapnya ▸
pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya ▸
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya ▸
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya ▸
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya ▸
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya ▸

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas