Dubes India Ingin Kerjasama Perdagangan dan Bangun Peternakan di Sumut
Oleh : Radar Medan | 03 Okt 2019, 05:38:25 WIB | 👁 1468 Lihat Internasional
RADARMEDAN.COM – Hubungan kerja sama antara Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan India sudah terjalin sejak lama. Ke depan, diharapkan kerja sama tersebut semakin ditingkatkan, utamanya di bidang perdagangan dan peternakan.
Hal itu disampaikan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi saat menerima kunjungan Duta Besar India Pradeep Kumar Rawat, di ruang kerjanya, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Medan, Rabu (2/10).
“Kita ini penghasil ulos dan songket, tetapi benang kita impor dan salah satunya impor dari India. Sekarang kita ingin bagaimana agar bisa memproduksi benang sendiri, entah itu kita membeli mesin dari India dan mendidik masyarakat kita untuk bisa memproduksi benang, atau pihak India yang berinvestasi di sini untuk memproduksi benang. Ini akan kita dalam lagi,” kata Gubernur.
Diketahui, India merupakan negara tujuan ekspor ketiga Sumut setelah Amerika Serikat dan Tiongkok. Sejak bulan Januari hingga Mei 2019, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) ekspor Sumut ke India sebesar US$ 195,987 juta dengan impor sebesar US$ 96,807 juta (surplus). Sebagian besar kerja sama tersebut adalah kelapa sawit dan produk turunannya, batu bara, kelapa dan gambir.
Edy Rahmayadi juga mengharapkan, ke depan Sumut dapat mengurangi impor daging kerbau yang rata-rata setahun sebesar 1500 ton. Antara lain melalui investasi pengembangan peternakan di Sumut. Untuk itu, Pemprov Sumut memberikan kesempatan investor India untuk berinvestasi usaha peternakan kerbau di Sumut.
Hal tersebut, kata Edy, dapat memangkas ongkos pengiriman, karena selama ini impor daging kerbau harus terlebih dahulu melalui Jakarta. “Ini perlu kita dalami lagi. Kita akan coba mempermudah investor India yang ingin membuka peternakan kerbau di Sumut. Bila ada kita akan siapkan lahannya. Bila berhasil tentu ini sangat menguntungkan, memangkas ongkos dan memberdayakan masyarakat Sumut sendiri. Tetapi, ini perlu kajian lebih dalam lagi terutama soal regulasi,” tambah Edy.
Duta Besar India Pradeep Kumar Rawat menyambut baik apa yang disampaikan Gubernur. Pihaknya akan menindaklanjuti potensi kerja sama tersebut. Bidang lain yang punya potensi besar untuk dikerjasamakan, katanya, adalah kerja sama di bidang pariwisata.
Menurutnya, potensi kerja sama di bidang pariwisata sangat besar, hanya saja kendala saat ini adalah masalah promosi dan penerbangan. Untuk tahun ini, menurutnya, turis India mencapai 600 ribu orang dengan tujuan Jawa, Bali dan Lombok. Ke depan, akan diupayakan kunjungan turis India ke Sumut.
“Dengan kerja sama Sumut kita akan berupaya mengarahkan turis pada bulan November ke Sumut, untuk melihat Danau Toba, Brastagi dan daerah-daerah menarik lainnya. Sumut ini punya potensi besar di bidang pariwisata hanya saja karena kurang promosi di negara kami sedikit yang datang ke sini, ditambah lagi tidak ada penerbangan langsung dari India ke Sumut,” kata Pradeep, yang didampingi Konsulat Jenderal India Raghu Gururaj.
Selain itu, kerja sama bidang pendidikan juga akan dijajaki. Pertukaran pelajar, beasiswa dan pelatihan. “Kami punya program-program pendidikan di India dan itu sudah sering kita lakukan dengan ITB dan UI dan beberapa kampus di Jawa. Kita juga akan lakukan di Sumut,” tambahnya.
Pertemuan ini juga dihadiri Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, Pembangunan, Aset dan SDA Agus Tripriyono, Kadis Pendidikan Arsyad Lubis, Kadisperindag Zonny Waldi, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Ria Novida Telaumbanua dan OPD terkait.(Humas)PE/red
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .