Lima Kepala Daerah Paparkan Usulan Kampung Kreatif, Bobby Nasution Tekankan Penguatan Ekonomi & SDM

Oleh : Radar Medan | 27 Okt 2026, 23:47:14 WIB | 👁 55 Lihat
Umum
Lima Kepala Daerah Paparkan Usulan Kampung Kreatif, Bobby Nasution Tekankan Penguatan Ekonomi & SDM

Keterangan Gambar : Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mendengarkan Paparan dan Persentasi Kepala Daerah terkait sebagai Calon Nominasi Pemenang Kampung Kreatif Sumut Berkah (KKSB) di Ruang Rapat Gubernur, Lantai 10, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Selasa (27/10/2026).


RADARMEDAN.COM – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menerima pemaparan usulan program Kampung Kreatif Sumut Berkah (KKSB) 2026 dari lima kepala daerah yang berhasil masuk nominasi. Bobby menekankan pentingnya inovasi berbasis potensi lokal yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga mampu meningkatkan perekonomian dan kualitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat.

Pemaparan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Gubernur, Lantai 10, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Selasa (27/10/2026).

Kelima kepala daerah yang memaparkan usulan tersebut yakni Bupati Karo Antonius Ginting, Bupati Dairi Vickner Sinaga, Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom, Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu, dan Bupati Toba Effendi Sintong Panangian Napitupulu.

Dalam kesempatan tersebut, Bobby mengapresiasi kelima daerah yang berhasil masuk nominasi KKSB 2026. Ia berharap usulan yang disampaikan dapat memperoleh dukungan untuk direalisasikan pada 2027.

“Selamat karena usulan ini berhasil masuk nominasi. Meskipun sejumlah daerah mengajukan proposal, tidak seluruhnya mendapatkan kesempatan untuk mempresentasikan usulan. Mudah-mudahan ada peluang bagi kami untuk mendukung kegiatan yang diusulkan pada tahun 2027,” ujar Bobby.

Bobby menjelaskan, penilaian KKSB tidak semata-mata didasarkan pada pembangunan infrastruktur, melainkan juga pada kemampuan daerah menghadirkan gagasan inovatif untuk menjawab persoalan masyarakat sekaligus mengoptimalkan potensi ekonomi lokal.

“Yang ingin kita lihat adalah ide dan gagasan yang ditawarkan, baik dalam menyelesaikan persoalan maupun mengembangkan potensi yang sudah ada,” jelasnya.

Menurut Bobby, terdapat dua aspek utama dalam penilaian program tersebut. Pertama, kemampuan daerah mengatasi persoalan krusial di desa atau kampung, seperti masalah kesehatan, ekonomi, dan berbagai tantangan lainnya, sehingga dapat menjadi peluang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kualitas SDM.

Kedua, bagi daerah yang tidak memiliki persoalan krusial yang mendesak, penilaian diarahkan pada upaya pengembangan potensi unggulan yang telah dimiliki agar semakin produktif dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Bobby juga mengingatkan agar setiap usulan pengembangan kawasan disertai strategi peningkatan kapasitas masyarakat, khususnya pihak yang nantinya bertanggung jawab mengelola dan mengembangkan program tersebut.

“Jangan sampai hanya bangunan yang berubah, sementara kemampuan sumber daya manusia yang mengelolanya tidak ikut berkembang,” tegas Bobby.

Adapun dalam pemaparan tersebut, masing-masing kepala daerah menyampaikan rencana pengembangan kawasan berdasarkan karakteristik dan potensi unggulan wilayahnya. Usulan mencakup pengembangan infrastruktur, destinasi wisata, komoditas unggulan, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan tata kelola kawasan agar mampu memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan.

Kabupaten Karo mengusulkan pengembangan Kawasan Terpadu Pasar Buah Modern dan Taman Menjuah-Juah Berastagi. Pengembangan kawasan Pasar Buah Berastagi mencakup penataan sarana dan prasarana, peningkatan aksesibilitas, penguatan kapasitas SDM, perluasan akses pasar, serta peningkatan kemampuan manajerial.

Sementara itu, Kabupaten Dairi mengusulkan pengembangan Wisata Sungai Raya. Usulan ini diarahkan untuk mengoptimalkan potensi infrastruktur dan akses yang telah tersedia guna mendorong pertumbuhan destinasi wisata, usaha kuliner, serta berbagai kegiatan ekonomi masyarakat.

Dalam pembahasannya, penataan kawasan dan penetapan pihak pengelola menjadi perhatian penting agar pengembangan Wisata Sungai Raya tidak hanya menghasilkan pembangunan fisik, tetapi juga menciptakan aktivitas ekonomi yang produktif dan berkelanjutan.

Kabupaten Tapanuli Selatan mengajukan Program Kampung Kreatif Rianiate, yang mencakup peningkatan kualitas SDM, pembangunan infrastruktur, serta pengembangan destinasi wisata. Pembahasan usulan tersebut menekankan pentingnya kejelasan mekanisme pelaksanaan, kelompok masyarakat yang akan diberdayakan, serta tanggung jawab pengelolaan dan pemeliharaan fasilitas setelah pembangunan selesai.

Selanjutnya, Kabupaten Toba mengusulkan pengembangan Kampung Kreatif Parparean III. Kawasan ini dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan melalui optimalisasi potensi sungai, destinasi wisata, dan jalur lintasan. Pengembangan tersebut diharapkan mampu menghadirkan daya tarik wisata baru sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat sekitar.

Adapun Kabupaten Samosir mengusulkan pengembangan Desa Sabulan, Kecamatan Sitio-tio, yang memiliki potensi unggulan di bidang budaya, legenda dan seni lokal, pariwisata, produk kerajinan, serta kelembagaan dan SDM.

Desa Sabulan berada pada ketinggian 905–1.600 meter di atas permukaan laut (mdpl), dengan luas wilayah 16,52 km². Desa ini juga berada di lintasan jalan provinsi yang menjadi bagian dari Outer Ring Road Danau Toba. Usulan pengembangannya meliputi penataan pelabuhan, situs-situs peninggalan sejarah, serta peningkatan infrastruktur pariwisata.

Secara keseluruhan, Program Kampung Kreatif Sumut Berkah diarahkan untuk mengembangkan potensi unggulan daerah melalui kegiatan produktif, inovatif, mandiri, berbudaya, dan berkelanjutan. Program ini diharapkan mampu menjawab berbagai persoalan di tingkat desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi potensi lokal.

Bobby berharap setiap daerah mampu menghadirkan inovasi yang tidak hanya memperbaiki kondisi lingkungan dan kawasan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta meningkatkan kualitas SDM secara berkelanjutan.

"Melalui program Kampung Kreatif Sumut Berkah, Pemprov Sumut mendorong pengembangan kawasan berbasis potensi lokal yang inovatif, mandiri, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat pemberdayaan masyarakat serta meningkatkan perekonomian daerah," harapnya. (FS)/PE


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

Deli_Serdang.jpg

Bantah Antikritik Soal Akun Anonim, Pemkab Deli Serdang Buka Suara Terkait Anggaran Rp38,5 Miliar

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔11:27:41, 22 Okt 2026

RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat. Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tersangka_Karo1.jpg

Kasus Pembunuhan Dosen ITB Kabanjahe: Polisi Tangkap 2 Pelaku, Tim Masih Buru Pelaku Lainnya

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔16:35:35, 28 Sep 2026

RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .

Berita Selengkapnya ▸
IMG_20260827_113028_compress46.jpg

Klaim Profesor hingga Dokter Spesialis di TikTok Disorot, Rekam Jejak Akademik Dipertanyakan

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔17:40:04, 26 Agu 2026

RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik. Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .

Berita Selengkapnya ▸
dilaporkan1.jpg

Buntut Eksekusi Paksa Chapel, Pdt. Gloria Resmi Polisikan Rektor USU ke Polda Sumut, Ini Jawaban USU

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔08:32:11, 12 Agu 2026

RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .

Berita Selengkapnya ▸
pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya ▸
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya ▸
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya ▸
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya ▸
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya ▸

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas