Jalan Rusak, Warga Medan Utara Geruduk Kantor Walikota

Oleh : Radar Medan | 22 Sep 2020, 18:09:47 WIB | 👁 1773 Lihat
Berita Kota
Jalan Rusak, Warga Medan Utara Geruduk Kantor Walikota

Keterangan Gambar : Warga saat berada dilingkungan kantor Walikota Medan


RADARMEDAN.COM - Ratusan warga Martubung Medan utara memblokir jalan dan berteriak-teriak di depan Kantor Walikota Medan Jalan Kapten Maulana Lubis No 1 Medan, Sumatera Utara, Selasa (22/9/2020).

Ratusan massa yang menamakan dirinya Aliansi Masyarakat Medan Utara Berdaulat (AMMUB) mendesak Plt Walikota Medan Akhyar Nasution agar keluar dari gedung Pemko Medan dan menemui mereka.

Aksi ini dipicu jalan rusak di Jalan Pancing I, kawasan Martubung, Medan. Selama bertahun-tahun warga tidak nyaman dengan kondisi jalan rusak dan banjir.

Sepuluh menit beraksi menyampaikan orasinya, massa tampak mulai kesal lantaran tak seorang pun pejabat Pemko Medan hadir menerima mereka

Keluar! Keluar! Pak walikota keluar! Kalau tidak kami akan blokir jalan” teriak ratusan warga yang didominasi kaum emak-emak.

Surianto, kordinator massa mengkritik Pemko Medan yang seolah menganaktirikan warga Martubung selama bertahun- tahun. 

“Jika tak hadir, kami akan blokir jalan. Keluar teriak keluar. Kami adalah tuan, dan anda adalah pelayan. Sekarang tuan sudah datang, layani kami,” ujarnya lantang.

Sesaat massa hendak membubarkan diri setelah memberi pertambahan waktu 2 menit, dengan ancaman akan memblokir jalan.

Aksi massa juga menuntut dan menolak rencana kenaikan kelas jalan dan menuntut dikembalikannya ruang terbuka hijau (RTH).

Menurut massa ruas jalan yang mereka maksud adalah Jalan Pancing 1 Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan. Selain itu meminta mengembalikan fungsi Jalan Platina 3 Lingkungan 14 agar tidak digunakan untuk lintasan truk kepentingan industri.

“Tolak segala kajian, cabut segala izin, termasuk SK walikota, dan kembalikan zona industri di Kelurahan Titi Papan, Kelurahan Tangkahan, dan Kelurahan Besar menjadi kawasan permukiman penduduk atau ruang terbuka hijau, demi terjaganya lingkungan yang baik dan sehat,” ujar pimpinan aksi.

Para demonstran juga menuntut untuk mencabut SK walikota terkait izin industri di Lingkungan 15 karena melanggar regulasi dengan tidak melibatkan masyarakat yang terkena dampak dari aktivitas industri tersebut.

“Jadikan upaya penanggulangan banjir di Medan Utara menjadi skala prioritas,” tandasnya.

Dilokasi, Kabag Pembangunan Pemko Medan Suryono datang menghampiri massa dan menerima aspirasi warga.

“Aspirasi bapak dan ibu akan kami tampung dan sampaikan ke atasan, Saya bisa ambil keputusan,”tegas Suryono lewat pengeras suara.

Selanjutnya sekira pukul 10:45 WIB massa memblokir jalan sembari menunggu kedatangan Plt Walikota hingga memgalami macet yang luar biasa. Kemudian pukul 11:30 WIB massa melanjutkan aksinya ke kantor DPRD Medan dan pukul 11:43 WIB, 10 perwakilan massa diterima oleh DPRD Medan untuk melakukan diskusi atas tuntutan massa. (tribrata.tv /red/PR) .


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

Deli_Serdang.jpg

Bantah Antikritik Soal Akun Anonim, Pemkab Deli Serdang Buka Suara Terkait Anggaran Rp38,5 Miliar

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔11:27:41, 22 Okt 2026

RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat. Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tersangka_Karo1.jpg

Kasus Pembunuhan Dosen ITB Kabanjahe: Polisi Tangkap 2 Pelaku, Tim Masih Buru Pelaku Lainnya

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔16:35:35, 28 Sep 2026

RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .

Berita Selengkapnya ▸
IMG_20260827_113028_compress46.jpg

Klaim Profesor hingga Dokter Spesialis di TikTok Disorot, Rekam Jejak Akademik Dipertanyakan

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔17:40:04, 26 Agu 2026

RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik. Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .

Berita Selengkapnya ▸
dilaporkan1.jpg

Buntut Eksekusi Paksa Chapel, Pdt. Gloria Resmi Polisikan Rektor USU ke Polda Sumut, Ini Jawaban USU

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔08:32:11, 12 Agu 2026

RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .

Berita Selengkapnya ▸
pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya ▸
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya ▸
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya ▸
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya ▸
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya ▸

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas