Ini Tips Jangan Sampai Tertipu, Pastikan Kita Lebih Cerdas Dari Sang Penipu
Oleh : Radar Medan | 03 Okt 2020, 11:36:12 WIB | 👁 4187 Lihat Gaya Hidup
RADARMEDAN COM - Sebagian orang rentan terhadap penipuan atau menjadi korban tindak pidana penipuan, sehingga setiap orang membutuhkan informasi tentang bagaimana mengidentifikasi dan menghindarinya.
Bagaimana cara melihat kepalsuannya?
Phising adalah upaya untuk mendapatkan informasi data seseorang dengan teknik pengelabuan. Data yang menjadi sasaran phising adalah data pribadi (nama, usia, alamat), data yang ada pada data akun (FB,WA,IG), dan data lainnya yang dicuri di sosmed.
Modus phising sendiri adalah ketika seseorang berpura-pura jadi orang lain dan berusaha mengelabui calon korban hingga korban menyerahkan informasi data pribadi. Seiring waktu perkembangan modus, pelaku Phising menggunakan data yang dicurinya untuk melakukan penipuan, pelaku phising sekaligus pelaku tindak pidana penipuan.
Beberapa pelaku Phising dalam melakukan penipuan, akan terlihat seperti aslinya tapi ada juga yang memiliki tanda peringatan, seperti:
1. Pemberian salam generik dan bukan salam pribadi menyebut nama organisasi/instansi yang salah atau tidak ada.
2. Sangat membutuhkan pertolongan Anda!
3. Tata bahasa dan ejaan berkualitas rendah, bila melalui pesan singkat.
4. Bahasa yang terlalu resmi atau sedikit memaksa.
5. Memuji anda sangat menawan. (ujung – ujung nya nipu!)
6. Mengaku saudara,rekan atau bahkan mengaku rekan yang sebenarnya adalah rekan dekat anda.
7. Penipu sering menggunakan foto palsu yang mereka curi (phasing) secara Online dari Media Sosial anda.
8. Menawarkan barang / sesuatu dengan harga rendah dalam waktu yang terbatas.(pemenang lelang,sitaan penegak hukum dll)
9. Jika penipu itu menghubungi anda untuk pertama kali melalui situs web, media sosial,WA, email atau telepon,dan timbul kecurigaan, hentikan komunikasi dan langsung konfirmasi kepada pemilik asli indentitas.
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .