Ini 5 Mitos Salah Terkait Cas Handphone atau Merawat Baterai

Oleh : Radar Medan | 12 Sep 2021, 16:57:17 WIB | 👁 1036 Lihat
Teknologi
Ini 5 Mitos Salah Terkait Cas Handphone atau Merawat Baterai

RADARMEDAN.COM - Terdapat beberapa informasi yang ternyata merupakan mitos yang salah pada baterai ponsel yang selama ini dikira sebagai sesuatu yang benar.

Beberapa mitos tersebut misalnya terkait dengan masa pakai baterai dan cara pengisian daya pada ponsel. Mungkin Anda pernah mendengar beberapa mitos terkait kedua hal tersebut seperti baterai harus dipakai sampai habis untuk memperpanjang umur baterai.

Berikut sejumlah mitos dan miskonsepsi terkait cara untuk mengisi daya dan memelihara baterai ponsel.

1. Habiskan baterai ponsel sepenuhnya untuk perpanjang masa pakai
Mungkin hal itu menjadi salah satu mitos baterai yang tersebar di luar sana. Namun sayangnya hal itu hanya berlaku jika Anda menggunakan baterai dengan partikel nikel-kadmium pada tahun 80 hingga 90 an.

Baterai nikel kadmium digunakan untuk Sony camcoder atau Sega Game Gear pada 1993. Cara itu dinilai kuno, yakni menyarankan penggunanya harus menguras baterai hingga benar-benar habis, sebelum mengisi ulang.

Lalu, kini penggunaan baterai pada teknologi terbaru menggunakan Li-ion dinilai tidak terpengaruh oleh aturan tersebut. Namun disarankan untuk tidak menyelesaikan pengisian daya pada indikator baterai yang masih 30, 50 atau 97 persen.

2. Kuras baterai Anda hingga 0 persen untuk mengkalibrasi pengukur
Pada kasus ini diperuntukan untuk mengetahui muatan sebenarnya pada kapasitas baterai. Singkatnya, metode ini untuk mengukur seberapa akurat sistem indikator baterai memberikan informasi pengisian daya ponsel. Namun metode ini hanya dapat digunakan pada ponsel terkini yang menggunakan baterai Li-ion.

Biasanya perangkat seluler sedikit kehilangan muatan aslinya seiring berjalannya penggunaan, yang berarti sistem operasi tidak mengkomunikasikan pengisian baterai yang tepat kepada pengguna.

Untuk memastikannya, Anda harus benar-benar menguras baterai dan kemudian mengisi daya hingga penuh setiap 2-3 bulan sekali. Sistem operasi mencatat pengurasan daya itu, dan dapat merusak menampilkan informasi level baterai akurat dari 0 hingga 100 persen.

Mitos ini diklaim benar dan dapat bekerja dengan baik. Untuk membandingkan hasil indikator orisinal ponsel, Anda dapat menggunakan aplikasi pihak ketiga sebagai rujukan informasi daya ponsel. Salah satunya dengan menggunakan AVG Cleaner untuk pengguna Android.

3. Pengisian daya paling bagus pakai aksesori pabrikan resmi
Beberapa pengguna ponsel pintar mengklaim bahwa penggunaan aksesori pengisian daya pabrikan ponsel merupakan perangkat yang paling bagus untuk mengisi daya.
Sebagian pengguna beropini bahwa penggunaan aksesori tidak resmi membuat ponselnya dapat tidak mengisi daya dengan cepat hingga berakhir kerusakan pada masa baterai ponsel. Namun faktanya, pengisi daya aksesori pihak ketiga mampu mengisi daya ponsel Anda seperti aslinya.

Namun demikian, tak dipungkiri aksesori dengan nilai jual yang murah tak bisa bertahan lama dan berhenti berfungsi usai beberapa minggu pemakaian.

Jika Anda menginginkan aksesori yang andal, gunakan kabel asli yang sesuai dengan ponsel Anda atau dapat membelinya di toko resmi baik toko daring maupun luring. Jika hendak membeli di toko daring, disaranan untuk melihat ulasan serta pemberian bintang pada pasca pembelian.

4. Cabut ponsel saat daya terisi 100 persen
Beberapa pengguna beropini bahwa mencabut ponsel pada saat indikator sudah 100 persen diklaim dapat memperpanjang masa baterai, bahkan jika lebih dapat merusak baterai. Mitos tersebut mungkin sering dilontarkan pada sebagian pengguna.

Namun, saat ini teknologi AI pada ponsel dapat mengatur secara otomatis penerimaan daya ke baterai jika sudah terisi penuh. Jadi, mitos itu terpatahkan oleh sederet teknologi yang disematkan pada ponsel pintar terbaru.
 

5. Hindari suhu panas dan dingin yang ekstrim
Suhu ruangan atau udara memang menjadi hal yang dianggap menjadi ketakutan bagi sebagian pengguna ponsel pintar. Namun, jika ada mitos bahwa penggunaan ponsel di suhu yang relatif panas atau dingin dapat mempengaruhi usia baterai, bisa dipastikan itu benar.

Hal itu cukup mendasar, lantaran aliran ion dan stabilitas bahan kimia yang ada di baterai dipengaruhi oleh fluktuasi suhu yang parah dan ekstrim. Selain itu, kecepatan reaksi kimia dalam Li-ion dapat meningkat seiring terpengaruh suhu.

Berada di kondisi cuaca panas dan secara mendadak di bawa ke suhu udara yang dingin secara mendadak dianggap dapat mempengaruhi keadaan cairan kimia yang ada di dalam baterai, bahkan dapat berujung merusak ponsel.

Meski begitu, drastisnya suhu di luar ponsel dapat diredam dengan mekanisme bawaan ponsel yang mencegah perubahan suhu drastis itu dapat dihindarkan. Namun tetap disarankan untuk menjaga stabilitas suhu, untuk menjaga kondisi ponsel tetap baik, menurut laporan AVG. (cnn/PE)


TAG :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

IMG-20211016-WA0006_compress91.jpg

Pelaku Pembunuh IRT di Bilah Hilir Diringkus

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔20:42:39, 16 Okt 2021

RADARMEDAN.COM, LABUHANBATU- Polisi akhirnya berhasil mengungkap kasus pembunuhan sadis yang menewaskan seorang ibu rumah tangga (IRT) warga Perumahan FG - KNS PT Hari Sawit Jaya (HSJ), Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu. Plt Kapolsek Bilah Hilir, Iptu Sunitro Margolang, saat dikonfirmasi membenarkan petugas telah meringkus terduga . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20211016-WA0005_compress60.jpg

Daniel IP Silitonga Tersangka Penyalahgunaan Narkoba Meninggal Dunia

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔20:16:59, 16 Okt 2021

RADARMEDAN.COM, Tapanuli Utara - Salahsatu warga Sipahutar yang merupakan tersangka dan tahanan Narkoba di Polres Tapanuli Utara dinyatakan meninggal di Rumah Sakit Tarutung, Jumat (15710/2021). Dimana tersangka Daniel ditangkap dari kediaman nya pada hari Rabu 13 Oktober 2021, namun pada hari Jumat 15 Oktober 2021 Daniel dinyatakan meninggal . . .

Berita Selengkapnya
FB_IMG_1634368529864_compress67.jpg

Gubernur Sumut Terima Bendera Tuan Rumah PON 2024

🔖 OLAHRAGA 👤Radar Medan 🕔14:19:49, 16 Okt 2021

RADARMEDAN.COM, JAYAPURA – Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan Aceh menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024. Hal itu ditandai dengan penyerahan bendera PON oleh Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman kepada Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Taqwallah, pada acara penutupan PON XX . . .

Berita Selengkapnya
luut.jpg

Hari Ulos Nasional 2021, Bupati Eddy Harapkan Ada Regenerasi Petenun Ulos

🔖 SENI & BUDAYA 👤Radar Medan 🕔00:47:53, 16 Okt 2021

RADARMEDAN.COM, DAIRI - Menyambut Hari Ulos Nasional pada tanggal 17 Oktober, PT. Toba Tenun Sejahtera mengadakan konferensi pers virtual dengan tema Bangga Bertenun, Bangga Berbudaya, Jumat (15/10/2021). Konferensi pers tersebut diikuti Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu didampingi Ketua Dekranasda Kabupaten Dairi Ny. Romy Mariani Eddy . . .

Berita Selengkapnya
klb.jpg

Jelang KLB Bara JP, Daerah Sebut Dukung Program DPP

🔖 KOMUNITAS 👤Radar Medan 🕔13:51:03, 15 Okt 2021

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Kelompok relawan Jokowi yang bernama Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) akan menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) pasca meninggalnya ketum Bara JP Alm. Victor Sirait. Hal itu dibenarkan ketua panitia KLB, Lindung Nainggolan di kawasan Kayu Putih, Pulo Gadung Jakarta 15 Oktober 2021. "Ya undangan sudah kita . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20211013-WA0104_compress37.jpg

Bakal Dihadiri Sebagian Besar Pengurus DPD, Panitia KLB Bara JP Pastikan Siap

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔02:34:11, 14 Okt 2021

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Panitia pelaksana (panpel) Kongres Luar Biasa (KLB) Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP) memastikan kesiapan KLB sudah mencapai 100 persen. KLB sendiri bakal dilaksanakan selama dua hari, yakni Sabtu dan Minggu (16-17/10/2021), di Hotel Salak, Jalan H. Ir. Juanda Nomor 8, Bogor, Jawa Barat. Ketua Organizing . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20211014-WA0007_compress98.jpg

Fitur Makin Lengkap, Sekarang Bisa Beli Token Rp 5.000 di PLN Mobile

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔02:20:51, 14 Okt 2021

RADARMEDAN.COM, Jakarta, Rabu, 13 Oktober 2021 - PT PLN (Persero) memberikan kemudahan untuk peningkatan pelayanan pelanggan dalam mengakses kebutuhan dan informasi kelistrikan. Salah satunya dengan menghadirkan mini denominasi token Rp 5.000 melalui aplikasi PLN Mobile.  Terobosan ini, menjadi bagian dari program transformasi PLN. sebagai . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20211014-WA0002_compress18.jpg

Vaksinasi Covid-19 Batam Mencapai 83,88 Persen

🔖 KEPRI - BATAM 👤Radar Medan 🕔01:54:13, 14 Okt 2021

RADARMEDAN.COM, BATAM - Sebanyak 761.084 warga Batam sudah divaksin Covid-19 hingga Selasa (12/10/2021). Jumlah itu mencapai 83,88 persen dari total sasaran vaksinasi 907.317 warga. “Perintah Pak Wali (Wali Kota Batam Muhammad Rudi), vaksinasi harus mencapai 100 persen pada November nanti,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam . . .

Berita Selengkapnya
kebakaran6.jpg

8 Unit Kios di Jamin Ginting Kelurahan Beringin Habis Dilahap Si Jago Merah

🔖 SEKITAR KITA 👤Radar Medan 🕔20:22:57, 12 Okt 2021

RADARMEDAN.COM - Delapan unit kios yang berada di Jalan Jamin Ginting, Lingkungan IV, Kelurahan Beringin, Kecamatan Medan Selayang hangus terbakar, Selasa (12/10/2021) sekitar pukul 10.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini namun, kerugian material dialami para pemilik kios cukup banyak.. Menurut Kepala Dinas Pencegahan . . .

Berita Selengkapnya
emisimedan.jpg

Jaga Kualitas Udara Kota Medan, Wali Kota Minta DLH Rutin Uji Emisi Gas Buang Kenderaan

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:58:03, 12 Okt 2021

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan Bobby Nasution melakukan uji emisi gas buang kendaraan bermotor milik masyarakat di parkiran Makam Pahlawan, Jalan Sisingamangaraja, Selasa (12/10). Pengujian  tersebut dilakukan Bobby Nasution dengan memasukkan alat uji kedalam knalpot kendaraan. Setelah menunggu beberapa menit hasil uji emisi gas buang . . .

Berita Selengkapnya

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Anda Suka Smartphone Samsung atau OPPO?
  Samsung
  Oppo