Lagi, Dua Warga Bilah Hilir Diciduk Sat Narkoba Polres Labuhanbatu
Oleh : Radar Medan | 12 Sep 2021, 16:43:56 WIB | 👁 7515 Lihat Hukum dan Kriminal
RADARMEDAN.COM, LABUHANBATU - Menindaklanjuti prioritas penindakan tindak pidana Narkotika di Wilkum Polsek Bilah Hilir, Satres Narkoba Polres Labuhanbatu dibawah kepemimpinan AKP Martualesi Sitepu, kembali mengamankan dua warga Negerilama, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Jumat (10/09/2021).
Kali ini petugas meringkus dua pria masing-masing berinisial AA (21) warga Titi Panjang, Negerilama, Kecamatan Bilah Hilir. Dengan barang bukti 1 bungkus plastik klip kecil diduga berisi narkotika jenis sabu 1,41 gram bruto, 2 handphone dan uang Rp 10.000.
Kemudian inisial AB (20) warga Titi Panjang, Negerilama, Kecamatan Bilah Hilir. Dengan barang bukti berupa 1 bungkus plastik berisikan narkotika jenis ganja seberat 0,94 gram bruto dan sepeda motor Supra X 125 warna biru nopol BK 6280 YAH
Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu AKP Martualesi Sitepu, mengatakan hal itu sebagai tindak lanjut dari laporan masyarakat pada Jumat (10/09/2021) pukul 15.00 WIB, bahwa ada seseorang yang diduga memiliki Narkotika jenis sabu akan melintas di Jalan Lintas Sennah, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu.
Berdasarkan informasi tersebut, Timsus Opsnal yang dipimpin Kanit 1 Ipda Sarwedi Manurung, langsung menuju ke lokasi yang disampaikan oleh informan untuk melakukan penyelidikan.
"Tidak berapa lama kemudian berdasarkan informasi yang akurat, akan melintas dua orang laki-laki berboncengan menggunakan sepeda motor Supra x 125 warna biru di Jalan Lintas Sennah. Kemudian terlihat lah ciri-ciri yang disampaikan oleh informan tersebut, " ungkap AKP Martualesi Sitepu.
Kemudian tim langsung melakukan penghadangan dan penangkapan terhadap dua orang pengendara sepeda motor dan selanjutnya dilakukan penggeledahan.
"Dari kantong celana sebelah kanan saudara AB, didapat 1 plastik kecil berisikan narkotika jenis ganja. Dan saudara AB mengakui bahwa ganja tersebut adalah miliknya. Yang mana ganja tersebut dibeli dari seorang laki-laki dengan nama panggilan inisial I dengan harga Rp 20 ribu," kata Kasat.
Selanjutnya dilakukan penggeledahan badan terhadap pelaku AA, tidak ditemukan narkotika jenis sabu. Namun saat dilakukan penyisiran disekitar lokasi penangkapan, petugas berhasil menemukan sabu yang dibalut uang Rp10 ribu dirumputan pinggir jalan.
Pelaku AA mengakui bahwa sabu yang didapat dirumputan adalah miliknya, diperoleh dari seorang laki-laki berinisial R, seharga Rp 900 ribu
Selanjutnya tim langsung melakukan pengembangan untuk mencari keberadaan saudara R di desa Sennah. Namun ketika tiba dilokasi, sekitar lima orang remaja langsung melarikan diri, diduga diantaranya adalah pelaku berinisial R.
Petugas juga melanjutkan pencarian terhadap inisial I di Desa Titi Panjang, namun tidak berhasil ditemukan. (BS)/PE
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .