Ratusan Anak Usia 12-17 Ikuti Vaksinasi Covid-19 di Pakpak Bharat
Oleh : Radar Medan | 11 Sep 2021, 21:18:01 WIB | 👁 3333 Lihat Kesehatan
RADAR MEDAN.COM, PAKPAK BHARAT - Ratusan anak usia 12-17 ikuti vaksinasi Covid-19 massal, yang diselenggarakan oleh Kodim 0206/DR bekerjasama dengan Pemkab Pakpak Bharat, pada Jumat (10/09),di Posko Pelayanan Terpadu Vaksin Covid -19, Balai Serba Guna Salak,Kab.Pakpak Bharat.
Dandim 0206/DR melalui Danramil 07/Salak,Kapt Inf. M.Tambunan, Jumat (10/09) menjelaskan, bahwa Kegiatan serbuan vaksinasi massal ini dilakukan dalam upaya TNI mendukung program vaksinasi yang dicanangkan pemerintah agar masyarakat sebanyak mungkin bisa divaksinasi.
“Serbuan Vaksinasi” TNI ini bertujuan untuk mendorong percepatan vaksinasi COVID-19 sehingga herd immunity bisa segera tercapai. Vaksin yang sudah teruji aman dan halal ini juga sebagai kunci agar kegiatan masyarakat kembali normal secara perlahan sehingga kesehatan pulih dan ekonomi pun bangkit," kata Dandim.
Lanjut Kapt Inf. M.Tambunan, dalam kegiatan ini, selain menyasar anak umur 12-17, juga disediakan vaksinasi dewasa baik dosis I maupun dosis II. Kepaa para peserta vaksinasi, meskipun sudah tervaksinasi dihimbau agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.
"Mari bersama-sama kita bahu membahu mencegah penyebaran Covid-19, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Beritahukan kepada anak usia12-17 serta warga masyarakat lainnya yang belum tervaksinasi untuk segera melakukan vaksinasi." pinta Kapt Inf. M.Tambunan
Sementara itu, Kepala Puskesmas Kecamatan Salak, Sudianto Bancin, Jumat (10/09) mengatakan, Kegiatan serbuan vaksinasi massal yang diselenggarakan oleh Kodim0206/DR yang bekerjasama dengan Pemkab Pakpak Bharat ini merupakan upaya dalam mencapai cakupan vaksinasi secara khusus anak-anak pada kelompok usia 12-17 sehingga mempercepat hard immuniti bagi anak usia 12-17 tersebut.
"Kami sampaikan kepada anak anak usia 12-17 agar sesegera mendaftarkan diri untuk mendapatkan vaksin dosis I maupun dosis II. Tak perlu takut karena efek samping dipastikan tidak ada. apalagi dalam waktu dekat ini anak sekolah melakukan pembelajaran tatap muka," katanya.
Bagi anak usia 12-17 yang ingin mendapatkan vaksinasi cukup mudah hanya dengan membawa Kartu keluar saja sudah bisa mendapatkan vaksinasi dosis I. Adapun tata cara yang digunakan adalah sama dengan vaksinasi Covid-19 umum, mulai dari pendataan, screening, penyuntikan vaksin sampai dengan tahap observasi.
Berdasarkan data terakhir yang diperoleh Dinas Kominfo dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pakpak Bharat, jumlah anak usia 12-17 yang sudah tervaksinasi di wilayah Kabupaten Pakpak Bharat adalah dosis I sebanyak 98,48% dan dosis II sebanyak 18,94 %. Sedangkan jumlah total keseluruhan persentase capaian vaksinasi di Kab.Pakpak Bharat adalah Dosis I 83,26% dan Dosis II 52,89 %.(MB)/PE
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .