PSN Jadi Target, 1.500 Pekerja PLN di Proyek PLTA Asahan 3 Jalani Vaksinasi
Oleh : Radar Medan | 10 Sep 2021, 20:16:31 WIB | 👁 3093 Lihat Kesehatan
Keterangan Gambar : Situasi Proyek Strategis Nasional (PSN) PLTA Asahan 3, sejumlah peserta jalani vaksinasi, Kamis (9/9/2021).ÂÂ
RADARMEDAN.COM, ASAHAN - Komitmen dalam mendukung penanganan Covid-19 di Indonesia dan perlindungan bagi kesehatan pekerja dari bahaya virus corona, PT PLN (Persero) UPP Sumbagut 4 yang tengah melaksanakan Proyek PLTA Asahan 3, berkolaborasi dengan Kodim 0208/Asahan melaksanakan vaksinasi massal.
Kegiatan vaksinasi itu dilakukan secara bertahap kepada sekitar 1.500 pekerja di lingkungan proyek PLTA Asahan yang terdiri dari pegawai PT PLN (Persero), konsultan Nippon Koei and Associate, Shimizu-Adhi Karya Joint Operation, PT Andritz Hydro serta pekerja dari pelaksana pekerjaan yang lainnya.
Manager PT PLN (Persero) UPP Sumbagut 4 Proyek PLTA Asahan 3, Agil Darmawan mengatakan, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi seluruh pekerja proyek PLTA Asahan 3 kali ini merupakan lanjutan dari kegiatan vaksinasi sebelumnya yang sudah dilaksanakan berkolaborasi dengan Polres Toba sebanyak 300 dosis.
"Hal ini dilakukan sebagai upaya dukungan pencapaian target penyelesaian Proyek Strategis Nasional (PSN) PLTA Asahan 3, sekaligus percepatan program vaksinasi dalam mencapai herd immunity yang dicanangkan Pemerintah, saat ini dilakukan kembali tahapan vaksinasi berikutnya sebanyak 300 dosis bertempat di PT PLN (Persero) UPP Sumbagut 4 Proyek PLTA Asahan 3. Kami menyampaikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Kodim Asahan atas kolaborasi dan kerjasamanya dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 hari ini," ujar Agil disela kegiatan meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi, Kamis (9/9/2021).
Lebih lanjut Agil menyampaikan, melalui vaksinasi ini diharapkan dapat mencegah penyebaran Covid-19 di lokasi pekerjaan proyek serta desa-desa disekitar proyek PLTA Asahan 3 sehingga stabilitas operasional proyek tetap terjaga, sehingga pada akhirnya pembanguan PLTA ini dapat diselesaikan sesuai dengan target waktu yang diharapkan seluruh masyarakat Sumatera Utara.
Menimpali hal itu, Dandim/0208 Asahan, Letkol Inf Sri Marantika Beruh, S.Sos menegaskan, TNI berkomitmen dalam mendukung program pemerintah menyukseskan percepatan program vaksinasi.
"Dengan begitu diharapkan dapat mempercepat penanggulangan Covid-19 serta memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 tersebut. Pelaksanaan ini terus berlanjut dan akan kita kejar melalui kolaborasi dengan berbagai instansi agar herd immunity cepat terbentuk," ungkap Dandim.
Guna memastikan keamanan dan kenyamanan proses vaksinasi, kegiatan ini didukung oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Aek Songsongan. Selama kegiatan pelaksanaan vaksinasi seluruh pihak yang terlibat tetap memperhatikan Prokes. (ril/EP)/PE
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .