Diduga Oknum TNI Tembak Warga Simalungun Pasca Penggerebekan
Oleh : Radar Medan | 13 Mei 2023, 07:41:01 WIB | 👁 1368 Lihat Hukum dan Kriminal
RADARMEDAN.COM, SIMALUNGUN - Personil Detasemen Polisi Militer (Den POM) I/1 Siantar gelar rekontruksi dijalan Lapangan Bola, Lingkungan III, kelurahan Pamatang Tanah Jawa, kecamatan Tanah Jawa, kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Kamis (11/05/2023).
Rekontruksi dilakukan terkait peristiwa penembakan terhadap seorang warga berinisial SS. Warga ini diduga ditembak oleh oknum TNI.
SS alami luka tembak dibagian perut, dan sempat dibawa ke Rumah Sakit (RS) Vita Insani, Kota Siantar. Kemudian dirujuk ke RS Putri Hijau, Medan.
Penembakan diduga terkait masalah narkoba, dan saat sejumlah personil TNI diduga dari Tim Intel Kodam I/BB melakukan penggrebekan.
Kamis siang, sejumlah personil Den POM I/1 Siantar masih tampak berada di sekitar lokasi rekontruksi. Baik berpakaian dinas CPM (Corps Polisi Militer) maupun berpakaian sipil bahkan Wakil Komandan (Wadan) Den Pom I/1 Siantar, Mayor CPM Antonius Sembiring, juga ada di lokasi.
Hanya saja, Mayor CPM Antonius Sembiring tidak berkenan memberikan keterangan kepada jurnalis yang mewawancarainya. "Langsung sama komandanlah (Komandan Den POM I/1 Siantar)," katanya.
Sementara itu, Kepala Lingkungan (Kepling) III Kelurahan Pamatang Tanah Jawa, Ahmad Wahid Sinaga yang ikut menyaksikan rekontruksi mengatakan, Rabu malam (10/05/2023), sekira 6 personil TNI melakukan penggrebekan rumah/gudang milik JH.
Dari rekontruksi tersebut diketahui Ahmad Wahid, ketika penggrebekan berlangsung, warga berinisial GS (paman dari JH) melakukan aksi perlawanan. Dengan mengambil dan melemparkan batu ke arah personil TNI yang sedang menggrebek.
"Sempat dia (GS) dipiting," ucap Ahmad Wahid Sinaga.
Pada penggrebekan itu, lanjut Ahmad Wahid, sejumlah suara letusan senjata api terdengar. Hanya saja, ia tidak tahu seperti apa, tiba-tiba SS terkena tembakan.
"Kena bagian perutnya. Lalu seng tembus (terkena peluru), dan bambu juga kena," sebut Ahmad Wahid Sinaga.
Lebih lanjut Kepling ini menegaskan, saat penggrebekan dilakukan, ia tidak ada dilibatkan. Begitu pula dengan Lurah Pamatang Tanah Jawa K Sinaga, juga tidak dilibatkan. Sehingga, kedua unsur pemerintahan setempat ini, awalnya sama-sama tidak mengetahui ada penggrebekan dan penembakan terjadi di wilayahnya.
Informasi awal, sebelum tertembak, SS disebut pada siang harinya ditangkap oleh sejumlah oknum TNI.
Saat dikonfirmasi, Komandan Den POM I/1 Siantar Mayor CPM Junilham Sitorus mengatakan Den POM I/1 belum menangani perkara tersebut dan masih sebatas mengumpulkan barang bukti dan meminta keterangan saksi.
"Perkara ini belum kami tangani, belum ada yang melapor. Kami hanya mengumpulkan barang bukti saja atau saksi-saksi," ucap Mayor CPM Junilham Sitorus.
Komandan Den POM I/1 Siantar ini membenarkan pihaknya telah melakukan rekontruksi. Ia juga membenarkan ada warga yang terkena tembakan. Hanya saja, siapa yang melakukan penembakan, katanya masih dalam penyelidikan.
"Betul melakukan rekonstruksi di lokasi, dan ada warga yang terkena tembakan. Nah. Ini yang masih dilakukan pendalaman saksi saksinya," ujar Mayor CPM Junilham Sitorus.
Saat dipertanyakan SS terlebih dahulu ditangkap oleh anggota TNI dari Kodam I/BB, lalu beberapa lama kemudian terkena tembakan, kata Mayor CPM Junilham, penyelidikan Den POM I/1 Siantar belum sampai kesana.
"Belum sampai ke sana. Karena ini hanya saksi saksi ringan saja. Karena di situ ada tembakan, kita berkoordinasi dengan kepolisian. Di situ ada pak Kapolsek juga. Sehingga kita bersama sama, tembakan ini siapa yang melakukan. Kalau dia sipil, nanti pak polisi yang melakukan penyelidikan penyidikannya," tutur Mayor CPM Junilham Sitorus.
Selanjutnya, bila nantinya ada melibatkan oknum TNI, maka penyelidikan dan penyidikan perkara itu akan ditangani Den POM I/1 Siantar. "Kalau dia ada yang melibatkan anggota TNI, nanti kita yang melakukan penyelidikan penyidikannya. Ini penanganan awal saja," katanya. (Andrew Panjaitan/Tim)/PE
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .