Momentum HKG PKK ke-54, Kahiyang Ayu Ajak Masyarakat Lebih Peduli Kesehatan
Oleh : Radar Medan | 17 Apr 2026, 18:24:22 WIB | 👁 724 Lihat Daerah
Keterangan Gambar : Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Kahiyang Ayu bersama Staf Ahli I TP PKK Titiek Sugiharti saat meninjau kegiatan Bakti Sosial Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Donor Darah di Puskesmas Aek Kanopan, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Kamis (16/4/2026). (Foto Dok Kominfo Sumut)
RADARMEDAN.COM, LABUHANBATU UTARA – Dalam rangka menyambut Hari Kesatuan Gerak (HKG) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ke-54, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Kahiyang Ayu mendorong masyarakat untuk meningkatkan kesadaran kesehatan melalui berbagai program strategis PKK.
Hal tersebut disampaikan Kahiyang Ayu bersama Staf Ahli I TP PKK Titiek Sugiharti saat meninjau kegiatan bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah di Puskesmas Aek Kanopan, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Kamis (16/4/2026).
Menurutnya, tingkat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan keluarga saat ini semakin meningkat. Hal ini terlihat dari tingginya antusiasme masyarakat Labuhanbatu Utara dalam mengikuti pemeriksaan kesehatan. Kehadiran layanan kesehatan gratis menjadi bentuk nyata perhatian terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan komitmen TP PKK Sumut untuk terus menghadirkan program yang tidak hanya fokus pada pemberdayaan masyarakat, tetapi juga memperhatikan kesehatan sebagai penggerak utama pembangunan keluarga di Sumut,” ucapnya.
Diketahui, salah satu program strategis TP PKK dalam meningkatkan kesadaran masyarakat diwujudkan melalui penguatan program kerja (Pokja) IV yang mencakup bidang kesehatan, kelestarian lingkungan hidup, dan perencanaan sehat.
Program tersebut antara lain meliputi pencegahan stunting serta peningkatan kesehatan ibu dan anak. PKK juga aktif menggerakkan kader dasawisma melalui kunjungan rumah, penguatan pengelolaan Posyandu, serta edukasi kesehatan balita dan imunisasi.
Selain itu, PKK mendorong deteksi dini kesehatan melalui pemeriksaan gratis, seperti deteksi dini kanker serviks (IVA Test). Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) juga terus digalakkan dengan penerapan pola makan sehat, menjaga kebersihan lingkungan, serta membiasakan perilaku hidup sehat.
PKK turut memberikan edukasi mengenai risiko kesehatan guna meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap berbagai penyakit. Di sisi lain, masyarakat juga diajak untuk mengaktifkan Posyandu sebagai pusat layanan kesehatan dasar di tingkat desa dan kelurahan.
Pada kesempatan tersebut, Kahiyang Ayu juga meninjau langsung layanan kesehatan guna memastikan pelayanan berjalan optimal. Ia menyapa warga lanjut usia (lansia), ibu hamil, serta balita yang mengikuti pemeriksaan kesehatan, termasuk layanan pemeriksaan mata. (FS)/PE
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .