LSL Penyumbang Kasus HIV/AIDS di Jawa Barat Bukan Laki-laki Gay
LSL yang diindonesiakan dari MSM (Men Who Have Sex with Men) tidak otomatis gay

Oleh : Syaiful W Harahap | 05 Agu 2026, 16:04:41 WIB | 👁 103 Lihat
Opini
LSL Penyumbang Kasus HIV/AIDS di Jawa Barat Bukan Laki-laki Gay

Keterangan Gambar : Ilustrasi. (Sumber: harborlighthospice.com)


Oleh: Syaiful W Harahap*

RADARMEDAN.com - “Kasus penularan HIV di Jawa Barat menunjukkan tren mengkhawatirkan. Data Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Jabar mengungkapkan bahwa kelompok lelaki seks lelaki (LSL) atau gay menjadi penyumbang tertinggi kasus baru sepanjang tahun 2024.” Ini lead pada berita “Gay Jadi Penyumbang Tertinggi Kasus HIV di Jawa Barat” Ini judul berita di jurnalislam.com, 4/10/2025.

Ada yang tidak akurat pada lead dan judul berita ini, yaitu:

Pertama, frasa ‘lelaki seks lelaki (LSL) atau gay’ tidak akurat karena Lelaki Suka Seks Lelaki (LSL) yang diindonesiakan dari MSM (Men Who Have Sex with Men) tidak otomatis gay.

Gay adalah laki-laki homoseksual yang secara seksual hanya tertarik kepada sejenis, dalam hal ini laki-laki.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC-Centers for Disease Control and Prevention) AS menyebut LSL merupakan kelompok yang beragam dalam hal perilaku, identitas, dan kebutuhan perawatan kesehatan. Istilah “LSL” sering digunakan secara klinis untuk merujuk pada perilaku seksual semata, tanpa memandang orientasi seksual (misalnya, seseorang mungkin mengidentifikasi dirinya sebagai heteroseksual tetapi masih diklasifikasikan sebagai LSL). (cdc.gov/2021).

Itu artinya yang disebut-sebut oleh dinas-dinas kesehatan, pengelola program KPA, serta aktivis dan penjangkau laki-laki yang terdeteksi HIV/AIDS dan mengaku-ngaku sebagai LSL bukan gay. Soalnya, tidak ada kaitan antara perilaku seksual sebagai LSL dengan gay karena yang bukan gay juga melakukan perilaku seksual seperti LSL.

Dalam berita disebutkan: “Kalau melihat grafik, penularan HIV paling banyak memang melalui hubungan seksual, khususnya pada kelompok laki-laki seks dengan laki-laki,” ujar Pengelola Program KPA Jabar, Landry Kusmono,

Apakah Landry bisa membuktikan bahwa mereka, yang mengaku LSL, memang tertular melalui seks anal dengan sesama LSL?

Apakah para laki-laki pengidap HIV/AIDS yang mengaku-ngaku sebagai LSL itu bisa dijamin tidak pernah melakukan perilaku seksual berisiko dengan perempuan?

Baca juga: Kaitkan LSL dengan HIV/AIDS Menggagalkan Program Penanggulangan HIV/AIDS di Indonesia

Ini juga: Lebih mengkhawatirkan, lanjut Landry, banyak dari LSL tersebut juga memiliki pasangan lawan jenis. Kondisi ini menyebabkan risiko penularan HIV tidak hanya terbatas di komunitas mereka, namun berpotensi meluas ke masyarakat umum. “Banyak LSL di Jawa Barat itu juga punya pasangan. Jadi penularan bisa terjadi lintas kelompok,” tambahnya.

Secara empiris gay tidak mempunyai pasangan perempuan sebagai istri karena secara seksual mereka tidak tertarik kepada perempuan.

Maka, dengan keterangan Landry terbukti sudah bahwa yang disebut-sebut LSL itu bukan gay karena mereka punya pasangan lawan jenis (perempuan), sementara gay tidak tertarik secara seksual dengan perempuan.

Itu artinya peringatan yang disampaikan CDC jadi penting, tapi dinas-kesehatan, pengelola KPA, aktivis dan penjangkau dengan ‘ringan lidah’ mengait-ngaitkan LSL dengan gay. Ini ngawur bin ngaco.

Kedua, laki-laki gay hanya punya satu pasangan laki-laki sehingga tidak mungkin bisa menyebarkan HIV/AIDS ke populasi.

Ketiga, kasus HIV/AIDS pada gay ada di terminal terakhir pada epidemi HIV/AIDS karena mereka tidak mempunyai istri dan tidak membeli seks ke pekerja seks.

Sebuah tudi di Surabaya, Jawa Timur, tahun 1990-an menunjukan pelanggan Waria justru laki-laki yang mempunyai istri. Mereka jadi ‘perempuan’ (ditempong) oleh Waria (menempong). Alasan para suami itu adalah: mereka tidak mengingkari cinta karena mereka tidak melakukan seks vaginal (dengan perempuan).

Tapi, dengan melakukan seks anal tanpa kondom merupakan perilaku seksual yang berisiko tinggi tertular HIV/AIDS atau PIMS (penyakit infeksi menular seksual, seperti kencing nanah/GO, sifilis/raja singa, virus hepatitis B, virus kanker serviks dan lain-lain) atau keduanya sekaligus.

Landry tidak objektif dalam memberikan keterangan karena tidak menyebutkan jumlah ibu rumah tangga dan ibu hamil (Bumil) yang terdeteksi HIV/AIDS. Juga tida ada data bayi yang lahir dengan HIV atau sifilis.

Padahal, 1 bayi yang lahir dengan HIV-positif sudah ada tiga kasus HIV/AIDS, yaitu: 1 bayi + 1 ibu yang melahirkan + 1 ayah yang menularkan HIV/AIDS ke ibu yang melahirkan.

Agaknya, dinas-dinas kesehatan, pengelola program KPA, aktif dan penjangkau menerapkan pola informasi yang keblinger yang menyesatkan dan merusak program penanggulangan HIV/AIDS di Indonesia. [*]

*Syaiful W Harahap adalah penulis buku: (1) PERS meliput AIDS, Pustaka Sinar Harapan dan The Ford Foundation, Jakarta, 2000 (ISBN 979-416-627-8); (2) Kapan Anda Harus Tes HIV?, LSM InfoKespro, Jakarta, 2002 (ISBN 979-96905-0-1); (3) AIDS dan Kita, Mengasah Nurani, Menumbuhkan Empati, tim editor, BPK Gunung Mulia, Jakarta, 2014 (ISBN 978-602-231-192-8); (4) Menggugat Peran Media dalam Penanggulangan HIV/AIDS di Indonesia, YPTD, Jakarta, 2022 (ISBN 978-623-5631-25-7); (5) 70 Tahun Syaiful W. Harahap Sepanjang Karir Menggeluti Berita HIV/AIDS (IWP MEDIA PUBLISHING, Jakarta, 2025 – QRCBN 62-6099-2529-730). (Kontak via e-mail: infokespro@yahoo.com).


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas