Bupati Karo Sumbangkan Darahnya Bagi Yang Membutuhkan
Oleh : Radar Medan | 06 Des 2019, 15:59:26 WIB | 👁 1898 Lihat Kesehatan
Keterangan Gambar : Bupati Karo saat akan melakukan donor darah di RSU Kabanjahe (foto: R Tarigan)
RADARMEDAN.COM, KARO - Program Donor darah secara teratur diketahui dapat menurunkan kekentalan darah. Kekentalan darah merupakan salah satu faktor yang berperan dalam meningkatkan risiko terkena penyakit jantung.
Disamping itu, donor juga dapat menjaga kesehatan jantung dan sirkulasi darah, meningkatkan produksi sel darah merah, memperpanjang usia dan mendeteksi penyakit serius. Hal ini dikemukakan Bupati karo Terkelin Brahmana, disela sela mendonorkan darahnya di dampingi oleh kadis kesehatan Drg Irna safrina Meliala, dirut RSU dr Arjuna, dan kepala seksi keperawatan Irma Br Depari, Jumat (6/12) pukul 09.00 WIB di RSU Kabanjahe.
Menurut Terkelin Brahmana, donor ini bagian dari menjaga kesehatan diri kita sendiri, bahkan dirinya secara teratur melakukan donor 6 bulan sekali dengan tujuan utama untuk kesehatan. Kegiatan donor darah bisa dilakukan secara berkelanjutan. Kemudian masyarakat diajak rutin secara berkala melakukan donorsebaik mungkin guna menjaga kebugaran tubuh.
“ Agar badan kita sehat caranya mari ikuti program dinas kesehatan lebih mencegah dari pada mengobati,” kata Bupati.
Bupati berpesan agar darahnya yang sudah didonorkan dapat memberikan kepada pasien yang memerlukan darah sesuai dengan golongan darahnya, ini juga bagian dari bentuk kemanusiaan.
Sementara, Kadis Kesehatan, drg Irna safrina Meliala mengapresiasi sikap kepedulian Bupati Karo dalam menjaga kesehatan melalui donor darah ini, bagian dari program dinas kesehatan Kabupaten Karo. Sebelum donor darah dilakukan terlebih dahulu cek tensi tekanan darah bupati normal atau tidak.
“ Ini sebagai syarat calon pendonor tahapan awal sedangkan Hasil tekanan darahnya 120/80 mmHg layak untuk diambil darahnya,”ujarnya.
Lebih lanjut, Irna menilai donor yang seyogianya dilakukan bupati merupakan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bagaimana menerapkan pola hidup sehat. Sebab dengan donor darah yang dilakukan secara berkala akan berdampak pada meningkatnya daya tahan tubuh.
Pada kesempatan yang sama direktur RSU Kabanjahe, dr Arjuna membenarkan Bupati Karo, Terkelin Brahmana usai melakukan peninjauan RSU kabanjahe, menyempatkan diri mendonorkan darahnya dan darahnya diambil sebanyak 300 ml.
“Iya tadi pagi pak Bupati sempatkan diri untuk donor darah. Sekitar 300 ml darahnya disumbangkan bagi orang yang membutuhkan,”ujarnya.
Arjuna menyebut bukan yang pertama kali bupati mendonorkan darahnya, bahkan seperti sudah mebuat jadwal setiap 6 atau 7 bulan sekali pasti menyempatkan diri untuk melakukan donor darah ke RSU Kabanjahe.
“Pak Bupati sudah berulang kali dnor darah, kadang setiap 6-7 bulan. Dia sudah datang ke RSU Kabanjahe.,” ujarnya.(RT/RM/PR)
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .